LOVE ME THE SAME, MINI-SERIES

LOVE ME THE SAME (3)

2016101121581859144

Tittle                : LOVE ME THE SAME

Cast                 : Im Yoona

Krystal Jung

Tiffany Hwang

Choi Sooyoung

Jessica Jung

Kwon Yuri

Im Nayeon

Kim Taeyeon

Genre              : Gender Bender, Family, Drama, BitterSweet, Romance

Mini-Series

Copyright © royalfams418.2016. Allright Reserved

This is just my imagination & don’t copy paste without permission

—————————————————————-

.

.

Part 3

.

.

“Kau baru pulang Yoong”

.

Krystal turun dari tempat tidurnya dan melihat ke arah jam dinding. Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam dan suaminya baru saja datang tanpa memberikan kabar sedikitpun hari ini. Yoong yang melihat tatapan Krystal, balas menatap dengan pandangan bersalah.

.

“Maaf sayang, urusan di kantor benar-benar sangat padat”, sesal Yoong.

.

“Sampai tidak sempat mengabariku? Apa sekretarismu juga sibuk?”

.

Yoong mengerti jika istrinya terlihat kecewa. “Aku lupa sayang, urusan itu benar-benar menyitaku. Semua harus selesai sebelum acara anniversary perusahaan. Kau tahu kan, Appa dan Umma akan datang sehari sebelum acara. Aku ingin mempunyai waktu bersama dengan keluarga kita dan orangtua hmmm”

.

Dengan lembut Yoong memeluk istrinya dan mendekap Krystal penuh kehangatan. Setelah Krystal mengerti, ia pun melepaskan pelukannya. Seperti biasa, Krystal akan membantunya melepaskan jas dan kemeja lalu menyiapkan air hangat.

.

Selama Yoong berada di dalam kamar mandi, Krystal berdebat dengan pikirannya. Tatapannya tak lepas dari amplop yang dipegangnya. Ia mendapatkannya sore ini saat bersantai di teras rumah.

.

Mendengar suara air berhenti. Krystal dengan cepat menyembunyikan kertas itu dengan terburu-buru. Ia tersenyum begitu melihat Yoong keluar dari kamar mandi dan mendekat ke arah suaminya sembari memberikan pakaian ganti Yoong.

.

“Kau sudah makan?”

.

“Hmmm. Sebelum pulang, aku singgah di restoran bersama beberapa karyawan yang ikut lembur”

.

Krystal menganggukkan kepalanya dan tersenyum lega. Yoong tak lupa merangkul istrinya saat berjalan menuju tempat tidur. Keduanya mengobrol tentang perkembangan Sooyeon dan Nayeon terlebih Yoong yang ingin mengetahuinya karena waktunya bersama kedua putrinya tidak sesering Krystal.

.

“Kau membeli dress untuk mereka?”, Yoong terdengar senang. “Aku yakin putri-putriku akan terlihat sangat cantik”, Krystal setuju dengan pernyataan suaminya.

.

“Khaa~~ ini sudah malam. Aku ingin tidur dan memelukmu sepanjang malam ini”, lanjut Yoong lagi dan membuat Krystal mencubit pinggangnya.

.

“Kau terdengar seperti anak muda. Ingat umur, Yoong”

.

“Hahahhahah, i know sayang. Tapi aku tidak bisa menahan perasaanku yang jatuh cinta kepadamu setiap harinya”

.

Krystal terkekeh mendengar jawaban gombal dari pria kurus itu.

.

“Dasar, tukang gombal”

.

.

.

.

——————————

.

Cuaca yang mendung menyambut suasana seoul pagi ini. Udara pun sedikit lebih dingin dari pagi biasanya. Terdengar rintihan dari kamar putri bungsunya. Krystal yang cepat tanggap, segera berlari kecil menuju kamar sang putri. Ternyata disana ada Sooyeon yang sudah rapi mengenakan pakaian sekolahnya.

.

“Kenapa sayang?”, tanya Krystal dengan wajah khawatir.

.

“Nayeon mengeluh sakit di bagian perutnya”

.

Krystal menoleh sejenak ke arah Sooyeon sebelum beralih ke Nayeon dan mengusap bagian perutnya dengan lembut. “Mom akan panggil dokter. Hari ini beristirahatlah di rumah”, jelas Krystal pada putri bungsunya.

.

Sambil menunggu dokter pribadi keluarga Im datang, Krystal memberikan pertolongan pertama. Tak lama kemudian pintu kamar terbuka dan muncullah Yoong yang sudah siap dengan pakaian kerjanya.

.

Yoong mendekat ke arah ranjang dan memeluk putri bungsunya. “Apa dia baik-baik saja?”, tanya Yoong pada istrinya.

.

“Sepertinya masa pubertas. Mungkin ini sudah saatnya Nayeon mengalami tamu bulanan”

.

Yoong tampak bingung namun detik selanjutnya ia membulatkan mulutnya tanda mengerti. Karena Sooyeon harus pergi ke sekolah, Yoong pun turun dan sarapan bersama dengan putri sulungnya itu sedangkan Krystal sibuk mengurus Nayeon.

.

“Akhir-akhir ini kau sibuk, sayang. Apa tugas sekolah sangat banyak?”

.

Sooyeon menghentikan suapannya dan menoleh ke arah Daddynya sebelum mengangguk dan kembali menikmati sarapan.

.

“Bagaimana dengan latihan Orchestra? Apa berjalan lancar?”

.

Lagi-lagi Sooyeon mengangguk. Ia tampak sibuk dengan makanannya, tapi Yoong sangat tahu bahwa putrinya itu sedang menghindarinya. Tentu saja Sooyeon masih belum melupakan kejadian sebelumnya di rumah keluarga Choi.

.

Yoong menghela nafasnya pelan. Ia pun memilih berpindah kursi dan duduk di sebelah Sooyeon. Lalu mengangkat satu tangannya dan mengusap rambut Sooyeon. “Apa kau masih belum memaafkan Daddy, hmmm? Kalo begitu Daddy minta maaf”, ujarnya dengan tatapan tulus.

.

Sooyeon selalu benci situasi seperti ini. Ia bukan tipikal gadis yang gampang menangis. Tapi setiap berhubungan dengan keluarganya, ada bagian kecil dalam dirinya yang merasakan perasaan secara emosional. Tanpa berkata apapun, ia menitikkan airmatanya dan Yoong langsung mendekap putrinya cukup erat.

.

“Maafkan Daddy yang tak mengerti perasaanmu, hmmm. Kau dan Nayeon adalah harta Daddy yang paling berharga”

.

Sooyeon mengangguk pelan dan menghapus airmatanya. Keduanya berbagi pelukan. Tanpa Ayah dan Anak itu sadar, Krystal melihatnya dari lantai atas. Ia hendak turun mengambilkan sarapan untuk putri bungsunya tapi justru mendapat pemandangan seperti itu.

.

Krystal menutup matanya sejenak dan membukanya kembali sembari memegang dadanya. Bibirnya mengulum senyum tapi ada sebersit luka di hatinya. Semoga semuanya tetap baik-baik saja.

.

.

.

.

.

***

.

.

Tepat 10 menit sebelum bel sekolah berbunyi, audi yang dikendarai Tiffany tiba tak jauh dari gerbang sekolah. Ia turun mengikuti Taeyeon. Tapi mata namja itu langsung terlihat memohon kepada Tiffany.

.

“Tidak Mom, tidak untuk saat ini”, Taeyeon sedikit kesal dengan Tiffany yang hendak memeluknya sebelum pergi. Hal yang biasa dilakukan Tiffany, tapi situasi kali ini berbeda. Taeyeon bukan lagi siswa homeschooling melainkan berada di public school.

.

“Why TaeTae?”

.

“Pokoknya tidak”, Taeyeon menghentakkan kakinya kesal lalu dengan cepat berpamitan dengan Tiffany sebelum akhirnya melarikan diri masuk ke dalam gerbang Hanlim.

.

Tiffany yang melihat kelakuan putranya hanya terkekeh namun dalam hati ia merasakan sedikit kesedihan. Menyadari bahwa TaeTae nya kini bukan lagi jagoan kecilnya melainkan jagoannya yang sudah beranjak remaja.

.

Begitu masuk ke dalam sekolah, Taeyeon tidak langsung menuju kelas. Ia pergi ke perpustakaan dan meminjam beberapa komik yang memang disediakan untuk siswa-siswi setiap mengisi waktu luangnya. Setidaknya ada bagian dari Hanlim yang Taeyeon sukai untuk saat ini.

.

Saat keluar dari perpustakaan, ia mendengar suara dari area arah koridor yang terletak tak jauh dari ruang seni lukis. Karena penasaran, Taeyeon pun mendekat dengan pelan. Tak lama, ia melihat sosok gadis dengan seragam Hanlimnya tengah terbatuk. Setelah cukup tenang, gadis itu mengeluarkan sesuatu dari saku blazernya.

.

Lagi-lagi Taeyeon harus menyaksikan kejadian itu. Ia menghela nafasnya pelan lalu memilih berbalik badan dan mulai menjauh dari sana tanpa menimbulkan kecurigaan. Belum sempat ia merasa lega, tatapannya tak sengaja melihat seseorang yang dikenalnya baru saja memasuki sekolah. Tapi karena ia tak ambil pusing, Taeyeon pun segera menuju ke arah kelasnya.

.

.

.

.

——————————–

.

“Terima kasih, Nyonya sudah bersedia datang”, ujar pria paruh baya yang menyambutnya. “Hmm apa Tuan Im tidak bisa ikut?”, tanyanya sopan.

.

“Dia sedang memiliki banyak urusan di perusahaan. Apa anda keberatan jika hanya saya saja yang datang?”

.

“Tidak masalah Nyonya. Tapi saya rasa akan lebih baik jika kedua orangtua yang datang”

.

Krystal mengulum senyumnya dan memahami maksud kepala sekolah yang berada dihadapannya ini. “Saya akan menyampaikannya kepada suami saya. Berbicara mengenai putriku, apa yang terjadi padanya?”

.

Mendengar Krystal yang langsung to the point, kepsek itu pun segera mengambil beberapa berkas yang tersusun rapi dalam sebuah map dan memberikannya pada Krystal sebelum dia menjelaskan tujuannya ingin bertemu dengan kedua orangtua Sooyeon.

.

“Sudah satu bulan ini Sooyeon sering izin setelah jam istirahat pertama. Tidak ada masalah dengan nilai pelajarannya. Dia tetap mendapatkan nilai baik seperti biasa. Hanya semakin kesini, saya ingin mengetahui alasannya”

.

Penjelasan kepsek tentu membuat Krystal terkejut dengan kenyataan ini. Selama ini Sooyeon bersikap seperti biasanya dan tidak menimbulkan kecurigaan apapun. Ia pun segera membaca berkas yang diberikan kepsek. Disana tertulis berbagai macam alasan yang dibuat Sooyeon ketika melakukan izin meninggalkan kelas.

.

“Saya minta maaf sebelumnya”, sesal Krystal. “Bisakah anda memberi saya waktu? Saya ingin mencari tahu apa yang membuat putriku melakukan itu”

.

“Sure. Anda bisa melakukannya. Tapi saya mohon maaf. Komite disiplin sudah memutuskan skorsing untuk Sooyeon selama dua minggu terhitung lusa. Mereka sudah memberikan surat peringatan tiga kali sebelumnya tapi anda ataupun Tuan Im tidak kunjung datang”

.

“Apa?” Krystal menutup mulutnya tak percaya. “Tiga kali? Bahkan saya tidak menerima satupun surat peringatan itu”

.

“Itulah mengapa saya langsung mengirimkannya ke rumah anda melalui salah satu petugas. Karena saya juga berpikir demikian, Sooyeon tidak memberikan surat itu”

.

Krystal tertegun mendengarnya. Entah kenapa, seolah dunia kini menyalahkan dirinya atas ketidaktahuannya selama ini. Ia selalu memperhatikan kedua putrinya dengan baik tapi ternyata semua belum cukup untuk menjadi orangtua yang baik.

.

Merasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, Krystal pun pamit dari ruangan itu dan menuju mobilnya. Ahjussi Jang menyapanya dan membukakan pintu dengan sebuah senyuman tanpa tahu bahwa hati Krystal kini sedang berduka.

.

“Jangan jalan dulu Ahjussi. Kita akan menunggu disini hingga jam istirahat pertama berakhir”

.

Ahjussi Jang mengerutkan keningnya begitu mendengar perintah Krystal. Tapi melihat raut wajah Krystal dari spion tengah akhirnya membuat Ahjussi Jang menganggukkan kepalanya.

.

.

.

.

—————————–

.

“Arrrgghhh”

.

Yuri meremas rambutnya kesal setelah melihat kertas yang Sooyeon tunjukkan padanya. Rasa bersalah memenuhi perasaan Yuri. Tapi Sooyeon yang berada disampingnya hanya tersenyum biasa.

.

“Kau sudah membantuku dengan baik, Yul. Kau tidak perlu khawatir. Aku masih tetap bisa pergi ke sekolah meskipun dua minggu ini aku mungkin akan menunggu di suatu tempat. Sehingga kedua orangtuaku tidak tahu soal ini”

.

“Tapi Sooyeon-ah, aku sudah membuat alasan yang tepat. Kenapa mereka mempersalahkan tentangmu dan tidak denganku juga?”

.

Sooyeon terkekeh. “Karena kau murid beasiswa yang teladan dan juga ketua kelas. Mana mungkin mereka mencurigaimu? Sudahlah Yul, aku baik-baik saja. Ini kan sudah resikonya”

.

Yuri mendengus. Ia tak percaya Sooyeon dengan mudah mengatakan itu. Jelas-jelas gadis ini mendapatkan masalah.

.

“Kau tahu Yul?”, Sooyeon memandangnya penuh arti. Yuri menggeleng pelan.

.

Senyum gadis itu mengembang sebelum ia mengatakannya pada Yuri. Kabar itu sontak membuat Yuri tersenyum dan memeluk Sooyeon dengan bahagia. “Benarkah? Aku senang untukmu, Sooyeon-ah.”

.

“Setelah istirahat, mau kan kau menemaniku?”

.

“What? Kau sudah mendapatkan surat skorsing”, Yuri mengingatkannya.

.

“Sudah tidak berguna lagi Yul. Bukankah aku akan tetap diskorsing?”, jawab Sooyeon tenang. “Jadi, kau mau menemaniku atau aku pergi sendiri?”

.

Yuri berdiri dan membenarkan seragamnnya. “Tunggu disini, aku akan mengambil tasku”, ucapan Yuri membuat Sooyeon tersenyum senang.

.

Setelah Yuri mengambil tasnya mereka pergi dari sekolah melalui tempat seperti biasanya. Keduanya segera menyetop taksi dan pergi meninggalkan lingkungan sekolah. Tidak membutuhkan waktu lama, taksi itu berhenti di sebuah supermarket yang berada di jantung kota Seoul.

.

“Aku masuk dulu”

.

Yuri mengangguk dan membiarkan Sooyeon masuk seorang diri. Tak lama berselang, gadis itu sudah keluar dengan pakaian casualnya. Mengganti seragam Hanlim yang dikenakannya tadi. Sedangkan Yuri sudah melepas seragam bagian atasnya dan kini hanya mengenakan kaos putih dengan gambar mickey mouse favoritnya.

.

Keduanya menyebrang jalan dan langkahnya menuju sebuah gedung bertingkat lima. Tanpa mereka sadari, sebuah mobil sedari tadi mengikuti mereka. Siapa lagi jika bukan Krystal. Ia terhenyak begitu melihat gedung yang dituju oleh putrinya. Airmata kini menetes dari mata indahnya.

.

“Nyonya—”
.

Krystal menggeleng. Ia paham apa yang ingin dikatakan Ahjussi Jang. Pria itu juga menyaksikan apa yang diperbuat putri pertama keluarga Im.

.

“Kita pulang Ahjussi. Tapi sebelumnya aku harap Ahjussi tidak pernah memberitahu soal ini pada Yoong”

.

“Baik Nyonya, jika itu yang anda minta”

.

Mobil itu pun meninggalkan lokasi gedung yang dituju Sooyeon dan Yuri. Sepanjang perjalanan Krystal hanya diam dan tak berhenti mengusap tangannya yang terasa dingin dan berkeringat.

.

.

“Ya Tuhan, bagaimana ini bisa terjadi begitu saja?”

.

.

.

.

***

.

.

Tok….tok….tok…..

.

“Masuk”

.

Pintu terbuka dan muncullah sesosok wanita berpakaian formal. Ia membungkuk sejenak sebelum berjalan mendekat ke arah dua orang pria yang sedang berbincang-bincang.

.

“Maaf Tuan Im. Ada kiriman berkas untuk anda”, jelas wanita itu yang merupakan sekretaris Yoong.

.

Yoong menerimanya dan mempersilahkan sekretarisnya keluar. Ia membaca sekilas sampul depan amplop cokelat yang baru diterimanya. Raut wajahnya sedikit berubah setelah melihat berkas tersebut.

.

“Ada apa Yoong?”, Suara Sooyoung membuatnya menoleh. Yoong menghela nafasnya kasar sembari memberikan amplop cokelat itu pada Sooyoung.

.

“Dia sudah memulainya”, ada nada kesedihan disana sedangkan Sooyoung segera melihat apa yang dimaksud oleh Yoong. “Apa yang harus aku lakukan, Hyung?”

.

Sooyoung terdiam sejenak. Ia masih melihat isi dari amplop cokelat itu karena Yoong tidak berniat membacanya. Keheningan tercipta di dalam ruangan ini beberapa menit lamanya, sebelum akhirnya Sooyoung bersuara.

.

“Sudah waktunya Yoong. Kalian harus bicarakan ini baik-baik. Aku tahu, ini pasti sulit mengingat apa yang sudah terjadi. Tapi cepat atau lambat semuanya akan terbongkar”

.

“Aku masih menimbangnya Hyung”, ujar Yoong lalu menghela nafasnya. “Mungkin setelah acara perusahaan aku akan menyelesaikannya. Saat ini aku ingin fokus pada acara tersebut dan lagi kedua orangtuaku akan datang. Setidaknya mereka jangan sampai tahu, cukup sudah mereka ikut campur tentang masalah ini”

.

“Jika itu yang kau rencanakan, aku mendukungmu. Lebih cepat lebih baik, Yoong. Mau tidak mau kau harus menghargai keputusan yang sudah disepakati”

.

“Aku tahu Hyung. Ini sudah kesepakatan, sejujurnya aku harus siap menerima meskipun perasaanku berkata tidak”.

.

Sooyoung menatap iba sahabatnya itu. Ia cukup tahu apa yang sudah terjadi pada kehidupan Yoong. Tak ada lagi nasehat atau saran yang ingin dia berikan pada Yoong. “Anytime Yoong. Kapanpun kau butuh, aku siap membantu. Hmmm”

.

Yoong mengangguk. “Gomawo Hyung”

.

.

“Khaaa~~”

.

Helaan nafas Sooyoung terdengar. Pria itu mengendurkan dasinya dan melepas jas yang ia kenakan. “Aku merasa tiba-tiba kita terdengar melankolis”, jelas Sooyoung seraya membuat suasana mulai mencair.

.

“Yeah. Sepertinya begitu”

.

.

.

.

——————————-

.

“Ini semua berkas yang sudah diseleksi, Nyonya”, ujar Hyejeong pada Tiffany dengan formal mengingat 4 orang lainnya yang berada di ruangan ini adalah orang penting.

.

Setelah memberikannya pada Tiffany, Hyejeong lalu membagikannya pada 4 orang tersebut. Meeting pun di mulai dan Tiffany mulai mendengar pendapat para tim produksi yang akan memilih model yang mereka inginkan.

.

Satu per satu file yang dinyatakan lolos, kembali diseleksi lagi. Pada tahapan ini hanya membutuhkan 10 orang yang terpilih dan berpotensi melakukan interview dan menunjukkan kemampuan mereka.

.

“Tunggu”, suara Tiffany menginterupsi para tim produksi. “Bisa anda ulangi nama terakhir yang anda sebutkan tadi?”, ucap Tiffany sembari mencari file yang diinginkannya.

.

“Maksud anda, Im Sooyeon?”

.

Tepat saat itu juga Tiffany menemukan file tersebut. Ia mengangguk sebagai tanggapan atas ucapan salah satu staff tim produksi. Dengan cepat ia membuka lembar demi lembar dan membaca profile Im Sooyeon. Ia juga bisa melihat jelas foto yang terpampang di sisi kanan.

.

“Ada apa Nyonya Choi? Apa kandidat terakhir tidak sesuai dengan kriteria?”, salah satu staff bertanya.

.

Tiffany masih diam hingga dia selesai membaca keseluruhan dari profil yang ada di tangannya. Tak lama berselang, ia mengangkat kepalanya dan melihat ke arah tim produksi. “Sepertinya saya melewatkan file ini sehingga tidak terbaca. Kalian bisa melanjutkannya”, jelas Tiffany.

.

Selesai memberi saran dan beberapa ide masukan, Tiffany keluar dari ruangan bersama Hyejeong. Keduanya menuju tempat dimana 10 para calon model yang terpilih sudah dikumpulkan dalam satu ruangan.

.

Tiffany memperhatikan satu per satu hingga ia melihat seorang gadis yang duduk di pojokan menundukkan kepalanya begitu keduanya saling bertatapan. Tiffany membisikkan sesuatu pada Hyejeong sebelum dia keluar dari ruangan menuju ruangan miliknya.

.

Butuh 10 menit hingga pintu ruangan Tiffany terbuka dan masuklah Hyejeong bersama seorang gadis.

.

“Terima kasih Hyejeong-ah. Kau bisa keluar sebentar. Aku ingin bicara dengannya”, Hyejeong mengangguk mengerti dan meninggalkan Tiffany dan gads itu.

.

“Duduklah, Sooyeon-ah”, ujarnya pada gadis itu dan Sooyeon pun melakukan apa yang Tiffany katakan.

.

Raut wajah Sooyeon jelas terkejut karena ia tidak pernah menyangka bahwa akan bertemu sesorang yang dia kenal terlebih orang itu adalah sahabat dari kedua orangtuanya.

.

“Apa kau serius mendaftar audisi ini?’, tanya Tiffany hati-hati.

.

Masih dengan kepala menunduk, Sooyeon menjawab pelan namun Tiffany bisa mendengarnya. “Ya. Karena aku tertarik ingin menggunakan konsep rancangan milik designer yang terlibat”

.

Tiffany menatap Sooyeon dengan berbagai pertanyaan dibenaknya. Tidak ada yang salah dengan jawabannya, hanya saja Tiffany benar-benar terkejut. Seingatnya, Yoong dan Krystal mengatakan bahwa Sooyeon akan menjadi salah satu Violinist di SPO (Seoul Pilharmonic Orchestra). Dan melihat Sooyeon sekarang sebagai salah satu kandidat model membuatnya bertanya-tanya.

.

“Apa orangtuamu mengetahuinya?”

.

Sooyeon menggigit bibir bawahnya dan tanpa Tiffany tahu ia mengepalkan kedua tangannya yang berada di pangkuannya. Gadis itu terlihat gugup dan belum mengeluarkan suaranya lagi. Hingga Tiffany berulang kali memanggil namanya.

.

“Sooyeon-ah, apa—”

.

“Please aunty…aku mohon. Jangan katakan apapun pada Mommy dan Daddy”, Sooyeon langsung bereaksi tanpa menunggu Tiffany menyelesaikan kalimatnya.

.

Melihat reaksi Sooyeon semakin menambah kebingungan Tiffany. Bagaimana bisa anak 15 tahun melakukan hal sejauh ini tanpa orangtuanya tahu? Bahkan seleksi di HEX sangat ketat dan memakan waktu. Atau?

.

Tiffany menutup mulutnya tak percaya. Ia juga baru menyadari bahwa saat ini bahkan belum jam makan siang. “Apa kau membolos, Sooyeon-ah?”

.

Detik itu juga Sooyeon terdiam dan tak berkata apa-apa lagi.

.

.

.

.

***

.

.

Seorang pria berjalan menuju sebuah ruangan dengan tulisan besar yang tertera pada pintu “CEO’s ROOM”. Ia membuka pintu dengan perlahan dan mendapati seorang wanita duduk dengan menyandarkan punggungnya di kursi kebesarannya sembari memejamkan mata.

.

Mendengar langkah kaki, wanita itu membuka matanya dan tersenyum melihat sekretaris  pribadinya.

.

“Kupikir kau akan mengunjungi tim produksi untuk melihat kandidat yang terpilih”, ujar sang sekretaris.

.

“Belum, Oppa. Aku sedang menunggu kabar dari Tiffany Unnie untuk memberitahuku jadwal interview”

.

“Ah, begitu”, Pria itu mengangguk. Ia lalu mengambil duduk di hadapan Seohyun. “Bagaimana dengan pihak sponsor? Apa kau sudah menandatangani surat meeting yang aku berikan? Batasnya sampai besok”

.

Seohyun menepuk jidatnya pelan. “Astaga. Aku lupa”, dengan cepat Seohyun membuka laci meja kerjanya dan mencari dokumen yang dimaksud. Tanpa melihat lagi daftar para sponsor, ia langsung menandatangani surat tersebut.

.

“Akhir-akhir ini kau cukup sering melupakan sesuatu. Jangan terlalu banyak pikiran, Hyuni. Kau bisa mengandalkan aku, hmmm”

.

“Maaf Oppa. Mungkin aku cukup bersemangat meskipun di sisi lain aku gugup menantikan hari itu datang”

.

“Tenangkan dirimu agar semuanya berjalan dengan baik”

.

“Arraseo. Aku tahu, Oppa”, jawabnya disertai senyuman.

.

“Oh iya”, pria itu kembali bersuara. “Aku mendapatkan semua data yang kau perlukan”, ujarnya sembari mengeluarkan ponsel dari saku jasnya. Pria itu tampak mengetikkan sesuatu disana sebelum tersenyum puas.

.

“Emailnya sudah terkirim untukmu. Dan jangan lupa dengan jadwal yang kau miliki. Ada beberapa acara minggu ini”

.

Seohyun mengangguk mengerti.

.

“Hmmm lalu kapan aku bisa melakukannya?”

.

“Kapanpun jika kau siap. Tapi ingat, jangan memaksakan dirimu. Tunggulah hingga kau benar-benar siap”, ia memberikan saran pada Seohyun.

.

“Kuharap pihak pengadilan tak mempersulitnya. Sudah cukup aku kalah berkali-kali dan direndahkan karena statusku”

.

“Seohyun-ah, jangan mengatakan hal seperti itu”

.

Sang sekretaris mengerti maksud Seohyun dengan baik. Ia memang tidak bisa merasakan sepenuhnya apa yang dirasakan Seohyun. Tapi melihat bagaimana Seohyun berjuang selama ini sudah cukup baginya untuk memahami perasaan atasannya ini.

.

Drttt….drrttt

.

Ponsel Seohyun bergetar dan ternyata itu pesan masuk dari Tiffany

.

Kami akan melakukan interview setelah jam makan siang. Datanglah melihat jika kau tidak sibuk, Hyuni.

.

Seohyun segera membalas pesan itu dan melihat ke arah sekretarisnya. “Aku tidak ada jadwal setelah makan siang ini kan, Oppa?”

.

“Jadwalmu nanti malam. Ada pertemuan dengan beberapa klien. Kau mau pergi?”

.

“Eoh, aku akan ke HEX. Kau tidak perlu menemaniku. Aku bisa sendiri ke sana”

.

“Baiklah jika itu maumu”

.

.

.

.

—————————–

.

Tak jauh dari gedung utama HEX, Yuri berdiri seorang diri di area pintu keluar yang cukup sepi. Ia melihat ponselnya sesekali lalu melihat ke arah pintu keluar. Menunggu Sooyeon yang belum terlihat keluar dari gedung itu.

.

Sambil menghilangkan kejenuhannya, Yuri merogoh saku celananya dan mengeluarkan sebuah kotak kecil disana. Jemarinya dengan cepat membuka kotak kecil itu dan mengambil salah satu isinya. Sebuah pemantik sudah siap di tangan kanannya.

.

Selang berapa detik, asap mengepul dari mulut Yuri. Sebatang rokok menemaninya hingga Sooyeon akhirnya keluar dari gedung itu.

.

“Mereka bilang interviewnya akan langsung diadakan siang ini setelah makan siang”, Sooyeon mengerucutkan bibirnya setelah mengatakan itu.

.

Yuri tertawa kecil namun tak lama, alisnya bertautan. Ia melihat beberapa keringat di bagian dahi Sooyeon. “Ada apa? Kau gugup?”, tanyanya dengan penuh perhatian.

.

Sooyeon segera menceritakan pertemuannya dengan Tiffany. Hal itu tentu membuat Yuri memandangnya dengan khawatir. Hanya Yuri satu-satunya yang tahu rencana Sooyeon ikut dalam pemilihan ini.

.

“Lalu bagaimana? Apa kau akan didiskualifikasi?”

.

“Tidak. Dia tidak berkuasa untuk itu. Sebagai konsultan, dia hanya memberikan saran pada para tim produksi yang akan memilih calon modelnya. Aku hanya memintanya untuk tidak memberitahukan ini pada Daddy dan Mommy”

.

“Syukurlah. Ternyata Mommy nya Taeyeon baik, cukup berbeda dengan anaknya”, kekeh Yuri.

.
Sooyeon mengendikkan bahunya. Tiba-tiba pandangan gadis itu mengarah ke kantong celana Yuri. Ia menyengir sebelum mengulurkan tangannya. “Beri aku satu dan setelah itu kita cari makan siang tak jauh dari sini sebelum jadwal interview dimulai”

.

“APA? Tidak tidak. Kau akan melakukan interview. For god sake!”

.

“Oh, ayolah Yul. Aku sangat gugup. Setidaknya satu batang saja, itu akan menghilangkan kegugupanku”, Sooyeon menatapnya dengan pandangan memohon dan membuat Yuri mendesah.

.

Pada akhirnya Yuri memberikan benda itu pada Sooyeon dan menunggu gadis itu selesai menikmatinya.

.

“Kajja, kita cari makan siang” ajaknya pada Yuri dengan senyuman mengembang dari wajahnya.

.

.

.

.

***

.

.

Sepulang sekolah, Taeyeon segera masuk ke dalam mobil dan meminta supir yang menjemputnya menuju ke suatu tempat. Sesampai disana, ia terlihat kesal karena tidak menemukan seseorang yang dicari.

.

“Aish, kemana dia? Apa tidak datang ke taman ini seperti sebelumnya?”

.

Taeyeon terlihat gusar. Entah sudah berapa kali ia memikirkan hal ini sejak kemarin. Meskipun sikapnya ingin menolak, tapi hati dan pikirannya terus saja memikirkan apa yang sudah dilihatnya.

.

Ia pun kembali ke mobil dan pulang ke rumah. Setiba disana, ia tak segaja melihat Nayeon yang baru keluar dari rumah. Gadis itu terlihat cemberut dan kakinya menghentakkan ke lantai beberapa kali.

.

“Nayeon-ah?”

.

Nayeon menoleh dan wajahnya terlihat mencoba tersenyum mendapati Taeyeon yang mendekat. “Eoh Oppa, kau baru pulang”

.

“Hmm, apa kau tidak sekolah hari ini?”

.

“Iya Oppa. Pagi ini perutku sedang sakit, jadi Mom memintaku untuk istirahat. Tapi sampai sekarang, Mom justru pergi dan belum kembali sejak pagi tadi”

.

Sekarang Taeyeon mengerti. Mugkin Nayeon terlihat cemberut karena Mommynya yang belum pulang. Tapi pikirannya kembali mengingat kejadian tadi pagi setelah ia dari perpustakaan. Ia melihat Krystal datang ke sekolah.

.

“Ngghh, apa kau tahu kemana aunty Krystal pergi?”

.

“Mom bilang ada urusan penting dan ia akan menyelesaikannya dengan cepat agar bisa menemaniku. Tapi ternyata tidak”

.

“Mungkin urusannya belum selesai”, jelas Taeyeon menenangkan.

.

Nayeon mengangguk setuju meskipun wajahnya masih terlihat cemberut.

.

“Unniemu belum pulang?”, Taeyeon mencoba menanyakan tentang gadis itu.

.

“Unnie bilang ada kerja kelompok jadi pulangnya sore”

.

What the…..Taeyeon terkejut dengan jawaban Nayeon. Bagaimana mungkin dia memiliki tugas kelompok jika tadi Taeyeon kembali memergokinya kabur setelah jam istirahat pertama bersama namja bernama Yuri.

.

“Nayeon-ah, apa kau mengenal Kwon Yuri?”

.

Nayeon menatap aneh tapi detik selanjutnya mengangguk. “Maksud Oppa, Yul Oppa? Aku mengenalnya karena dia teman dekat Unnie sejak junior school meskipun Yul Oppa setahun lebih tua dari Unnie. Sama sepertimu”

.

“Ah begitu ya. Aku sekelas dengan Yuri”, jelas Taeyeon tanpa Nayeon minta.

.

“Benarkah? Mungkin Oppa bisa berteman dengan baik juga bersama Yul Oppa. Dia sangat pintar dan baik. Mom juga mengenalnya karena beberapa kali Yul Oppa main ke rumah”

.

Yang benar saja? Kalo pintar aku bisa percaya, tapi baik?? Aku meragukan itu.

.

Taeyeon bergelut dengan pikirannya sebelum ia kembali bertanya pada Nayeon. “Apa kau tahu tempat yang sering mereka datangi?”

.

“Tidak Oppa. Unnie jarang sekali pergi keluar rumah setelah pulang dari sekolah kecuali kerja kelompok dengan teman sekelasnya”

.

Taeyeon mendesah pelan begitu ia tidak mendapatkan info yang ingin dicarinya.

.

“Kalo begitu masuklah, mungkin aunty Krys akan segera pulang. Aku harus ganti baju dulu”, Taeyeon beralasan. Nayeon yang tidak curiga apa-apa pun mengangguk dan kembali ke dalam rumah.

.

Selesai berganti pakaian, namja imut itu langsung keluar rumah. Ia berjalan di sekitar komplek dan mampir di supermarket yang sama untuk kedua kalinya sembari menikmati es krim dan cemilan yang dibelinya.

.

Pandangan Taeyeon mengarah ke jalan. Ia mengamati setiap orang yang melewati daerah itu.

.

“Apa aunty Krys ke sekolah karena putrinya sudah ketahuan karena merokok dan membolos?”

.

Taeyeon segera menggelengkan kepalanya cepat. “Ish, kenapa aku mengkhawatirkannya? Bukankah itu haknya melakukan apapun?”, Taeyeon tergelak dengan ucapannya. Ia pun mengendikkan bahu tanda tak peduli lalu menikmati kembali es krim dan cemilan dihadapannya.

.

Baru saja Taeyeon sedang menikmati waktu sendirinya, seorang pria dewasa menghampirinya dan meminta izin untuk duduk di sebelah Taeyeon mengingat kursi lainnya sudah penuh. Tidak heran, karena ini sudah jam makan siang.

.

Taeyeon tersenyum kecil, mencoba bersikap ramah dan mempersilahkan pria itu duduk di sebelahnya. Tidak ada perbincangan diantara mereka. Namun lewat ekor matanya, Taeyeon melihat berkas yang diletakkan pria itu di atas meja dan sebuah foto yang membuatnya terkejut. Satu foto berisi empat orang dan keempatnya tersenyum kompak.

.

.

.

.

.

.

“Selamat datang, Nyonya Seo”

.

Hyuni menyapa beberapa karyawan yang menyambutnya. Selang berapa menit, Hyejeong selaku asisten Tiffany menghampiri CEO muda itu dan menemaninya berjalan menuju lantai 3 dimana interview para calon model akan berlangsung disana.

.

“Bagaimana seleksi hari ini? Apa tim kesulitan?”

.

Tanya Seohyun setelah keduanya masuk ke dalam lift.

.

“Tim sudah menentukan pilihannya dan sesuai saran Tiffany Unnie, semuanya berjalan dengan cukup baik. Tapi Unnie—”

.

Hyejeong menghentikan ucapannya. Ia kelihatan ragu dan Seohyun bisa menangkap itu. “Apa? Ada yang ingin kau katakan? Katakan saja”, Seohyun mempersilahkannya.

.

“Aku cukup terkejut dengan pilihan tim produksi terutama Tiffany Unnie menyetujuinya. Semua model memiliki latar belakang talenta yang bagus. Tapi, salah satu calon masih berusia 15 tahun. Bukankah biasanya tim produksi tidak akan meloloskan calon dibawah umur dan memilih untuk menawarkan calon tersebut sebuah trainee sebelum kembali mengikuti seleksi yang nantinya akan membantu untuk berkarir di masa depan?”

.

“Benarkah?” Seohyun menunjukkan reaksinya lalu tersenyum. “Hmmm mungkin saja tim produksi ingin melihat sejauh apa kemampuannya. Bukankah ini baru 10 besar? Dia belum tentu benar-benar akan terpilih”

.

Hyejeong menghela nafasnya. “Ya, Unnie benar”

.

Ting

.

Pintu lift terbuka. Baru saja Seohyun melangkahkan kakinya keluar dari lift, seseorang dengan langkah terburu justru menabraknya. Kejadian itu tak bisa dihindari. Baik Hyejeong dan sang penabrak sama-sama terkejut.

.

Berbeda dengan Seohyun, ia terlihat tetap tenang dan mencoba berdiri. Namun sebuah tangan terulur untuk membantunya dan ia pun mendengar kata yang diucapkan orang tersebut.

.

.

.

“Maaf”

.

.

.

.

TBC

—————————————

Hahahahaha senyum dong ^^ Jeje is back

Sabar ya. TBC memang selalu begitu XD
See you di ETERNITY~

Annyeong!

.

.

by: J418

.

.

*bow*

126 thoughts on “LOVE ME THE SAME (3)”

  1. Sica merokok….OMG😲😲
    Dicerita ini sica termasuk anak yg nakal tpi dia juga pintar tipikal anak anak sekolah jaman sekarang yg suka ngebolos bahkan ada juga yg sampe merokok.

    Like

      1. Shokkk bgt past baca part ini sooyeon ngeroko gak engeh sih pas yg taeng pergokin dia ama yul d taman kirain bukan ngeroko hahah..

        Well krys di sini harus kuat lahir dan batin heummm pdahal dia udh jdi ibu yg spurna buat naeyoon ama sooyeon yaa tp bgitulah anak remaja .

        Berkas yg di kasih yoong itu apa ada hubngannya ama sooyeon and seo kok agak gmna gitu. Yg di mksd ama tae foto mreka ber4 itu yoonkrys ama sooyeon and naeyeon ??? Hmmm misterii hahahaha

        Yg bantuin seo kek ya sooyeon deh eummm bisa jadi sihh huhuuu next eternity y di tunggu

        Like

      2. Yulsic gambaran sebagian anak remaja jaman sekarang. Kalo taeng, mewakilkan para cupuper (entahlah istilah apa ini) di luar sana yang menjunjung sifat baik meskipun sikapnya sok cuek2 gmana gitu. Hahahah
        Krys diuji untuk jadi supermom sama authonya yg suka ngajak ribut ✌️️

        Like

  2. Tuh kan bener Desainer yg jadi idola ny Sooyeon itu Seohyun dan ada kemungkinan dia juga ada saling keterkaitan sma Seohyun buktinya Krystal nangis pas ngeliat Sooyeon ke Perusahaan Seohyun btw masih penasaran sma isi Surat yg diterima Yoong kira2 isinya Apa ya Next part kayanya udh mulai Ada Badai

    Like

    1. Designernya benar sih itu Seohyun. Krys sedih bukan karena liat gedungnya atau itu agensi punya siapa. Tapi karena udah ngebuktiin sendiri kalo yang dibilang si kepsek benar. Sooyeon bolos setiap slsai jam istirahat pertama.

      Like

  3. Oooo jadi yg diliat taeng waktu ditaman itu,yulsic nya lagi ngerokok ya.yul emg baik sih,buktinya dia mau bantuin sooyeon walopun dia tau itu salah. Emang berkas apa sih yg diterima yoong kok sampe segitunya,apa ini ada hubungannya sm sooyeon ya je?

    Like

  4. What the…aish TBC i hate you hing. Jeng2 akhirny jelas apa yg dilakuin Sooyeon kapan hari tae kaget pasti gegara liat dia ngerokok sama kyk hari ini, hing uri Krystal kasian kmu nak author pasti ngasih kmu beban brat banget yg sabar ya krys pelanginy bntar lgi pasti keliatan kok yaudah unt skrg nikmatin aja dlu badainy ga tau knapa kok qw ngerasa Krystal disini bkal bnyak ngalamin sakit banget biarpun kykny di ff ini bakal banyak yg dibikin terluka ama si author kece kita tuh tpi ga tau knapa qw udeh ngerasa nyeri duluan buat Krys haha mungkin qw punya ikatan bathin yg kuat ma krys #plak 😀 . Dan qw smakin yakin klo seo dan IM’s emang ada sesuatu hoho yg di lift yg tabrakan sama seo ntu sooyeon kah?.
    Qw mau say thanks ke Jeje dah biar nih author kdg bkin greget tpi makasihlah itu momen daddy sama anak biar kata itu cuma seupil doang baru moment mereka tpi itu manis loh di mata qw sumpah itu manis (akh kapan qw puny daddy dan baby yg tiap hari bisa qw nikmatin momen manisny dgn mata kepala qw sndri) haha .
    Cie taeng cie tanpa lu sadar lu peduli tuh ma sooyeon ampe rempong gtu nyariin keberadaan sooyeon huhu… Jeje next eternity FIGHTING! qw juga FIGHTING! Mengingat eternity yg katany bakal lu gembok ntu hing 😀 .

    Like

    1. ㅋㅋㅋㅋㅋ comment drabble hadir disini. XD thanks
      Krystal lagi diuji lahir dan batin wkwkwkw. Gpp dia kuat kok makanya gue kasih ujian.
      Seo sama Im?? Hmmm who knows ㅋㅋㅋㅋㅋ
      Taeng pura2 cuek aja padahal dalam hati tiba2 mengkhawatirkan sooyeon. XD
      Yuhuuu fighting

      Like

      1. Haha klo krys kuat gpp Je lanjutkan lagi klo bisa yg bkin lebih menohok lagi biar makin Bheehh tuh perasaan Krys 😀 parah nih tertawa diatas pnderitaan seorang emak haha. Jeje sih yg tau satu2ny makhluk yg tau soal Im dan seo ya cuma jeje sebel deh sama dia sukany rahasia2an tuh makhluk bner2 deh ㅋㅋㅋ.
        Btw qw suka tampilan profil yg baru itu kece loh hihi.

        Like

      2. Tenang aja. Entar gue bikin nyes hatinya Krys. Kayak daun kering yang gak sengaja keinjek, jadi remuk. #tawajahat. Maapkeun authornya ya tante Krys. 🙏🏻
        Yuhhhuuu itu lagi hot2nya dua hari yg lalu poto itu dirilis. Ada abang lee minho lagi satu majalah dengan sica. Walaupun gak barengan XD

        Like

  5. sdkt terkjut q bc part ini krn ap yg dilkukn sooyeon.yg pst bisa sgt lukai hati yoonkrys.
    tp selain hal ad hal yg ditutpi yoonkrys terutm dr kedua putriny.
    ap berhub dgn dunia modeling yg nntiny pertemukn dg seohyun? ap sooyeon putri seohyun?
    hhmm klo y suprise bgt ….
    tae..diam2 pnsaran bgt am sooyeon,smg tae bisa keluarkn sooyeon dlm situasi yg akn buruk nntiny^^
    sk am nih crt n castny^_*

    Like

  6. Jessica disini jd anak nakal yg suka bolos ternyata yang diliat taeyeon itu jessica sm yuri lg ngerokok kasian banget krystal dia udh jd yg baik buat anaknya tp sica ngecewain dia

    Like

  7. me: tidak baik.. 😥
    ah, jadi itu yg di liat taeng waktu di Taman.
    ckckc…. uri sooyeon, jadi bad girl ga tau apa kalau mommy kryst sangat cemas khawatir, dan takut.
    jangan…. jangan…. sooyeon anak nya hyuni. ??? 😐

    Like

      1. ga baik krn, minggu depan udah masuk eternity yg 16. sedang kan aku belum baca yg ke 14 & 15. huwaaaa…. 😭😭😭 aku belum bisa mecahin tu pw yg bikin aku trauma. 😭😭😭

        Like

  8. hadeeehh … sica ngerokok … gw pikir yg taeng liat waktu itu yulsic nyoolong di supermarket ternyata ngerokok hahaa
    bandel banget yee sica disini bad girl . tp knpa dia kaya gtu ya ? dia kaya anak yg tertekan gitu .. perhatian krystal udah bagus .. cuma dia blm mengerti apa keinginan dan apa yg sedang dirasain anaknya , apalagi yoong tipe bapak yg sibuk .. walau ini genre familly gw harep ada adegan lope2nnya antara ke 3 anak remaja itu ..
    setiap cerita ff ini slalu bikin penasaran sm kaya eternity .. lanjut thor J ..

    Like

    1. Wkwkwkwk kenakalan yulsic bukan cuma itu aja. Kalo tertekan sih nggak, cuma anak zaman skrg itu pengennya “mencoba” sesuatu yg bagi mereka itu asing tapi akhirnya jadi biasa aja.
      Hahaha adegan lope2? Gue gak bisa janjiin, klo mau lope2 di why aja tuh ㅋㅋㅋㅋ

      Like

  9. sooyeon badgirl kece..😂😂😂
    dan aq kepengen liat sooyeon sedikit memberontak lawan ortunya..

    gimana perasaan krys klo sampe dia tau sooyeon bukan cuma suka bolos tp juga ngrokok..
    apalagi klo sampe yoong tau…
    yg sabar ya krys..problem emak yg punya anak gadis memang sedikit rumit…dan sepertinya krystal yg akan paling menderita kalo semua rahasai diungakap..

    sepertinya soehyun itu punya hubungan sma keluarga im.terutama sooyeon
    ato mungkin seohyun emak kandung sooyeon…klo iya berarti yoong mungkin pernah nikah sma seo ato cuma minta seo hamil anak yoong kyk di drma2*ngasal

    ciye taeng yg udh mulai khawatir sma sooyeon
    awas ah ntr lama2 naksir lagi…

    Like

    1. Sooyeon dan Yuri, badchild kece wkwkwkwkkw.
      Krystal belum tahu kenakalan2 lainnya. Tenang aja, kejutan lagi onthe way buat Krys.
      Dan kalo Yoong tahu, mgkn akan trjadi perang. Hihihi
      Seohyun punya hubungan atau nggak, mari kita lihat entar ^_<
      Hahahah lo kebanyakan nonton drama, tp gpp lah. Mungkin aja tebakan lo benar, tp bisa jg salah XD

      Like

  10. hmm @.@ jadi sica suka bolos sm ngerokok ckckckc
    itu gr2 mau ikut seleksi. wow
    trus krys tau kah dia ikut seleksi ? 😐 knp jd malah sedih, apa sedih gr2 anaknya bolos yah
    hmm penasaran sm apa yg terjadi di keluarga yoongkrys
    tae jd perhatian nih kayanya sm sica :p wkkwwkw
    hahhaha tae ngegemesin pas mau dipeluk sm pany wkwkkwkw

    Like

    1. Di chap ini belum tahu krys nya. Tapi kalo lihat gedung, otomatis krys bakal lihat namanya. Hahaha bentar lagi paling krys nya cek di google tentang gedung itu atau nyruh orang XD
      Tae typical anak Mommy tapi gengsi kalo di depan publik. Ah, pengen gue bungkus juga nih bocah bawa pulang hahahaha

      Like

      1. ooo gt hahahha yah seengganya kalo krys tau anaknya demi demi bolos gr2 apa, mgkn bakal luluh kali ? ato ga ? wkwkkwkw
        lu kira nasi goreng thor bungkus wkwkwkw

        Like

  11. ini nih..salah satu permasalahan yg dialami banyak anak sekolahan saat ini…rokok-bolos-yg kadang berujung overdosis “obat”…
    tuh krys nyembunyiin apa lg dr yoong..?
    gw kok curiga foto yg diliat taeng itu soofany ama yoonkrys..
    terus hyuni…tdk sabar dgn hari “itu”..dan berkali” kalah di pengadilan..?
    apa mungkiiinnnn….???
    ahhhh sudahlah…biarkn chap slanjutnya yg menjawab*plakkk
    hahaha

    Like

    1. Yaps, typical anak jaman sekarang yg menyalahartikan prinsip kebebasan.
      Bukan kalah berkali2 dari pengadilan. Ada artian lain kalo dulu ibarat kata dia selalu kalah karena suatu keadaan. Entar lo tahu sendiri hahah tggu aja next chap

      Like

  12. jdi yg di lihat taeng itu yulsic lg nge rokok, kirain…
    klu bner hyuni punya masalalu sma yoong, kok fany kyk nya g tau ya?
    tp lucu jg ya ngebayangin klau sica jd anak nya yoonhyun je hahaha…
    smg ja sica ntar kepilih jd model n ketemu sma hyuni, penasaran gmn reaksi kedua nya

    Like

  13. Sica diskorsing…😱😱

    Sica jadi anak yang ikutin zaman/tren bagi anak sekolah sekarang, yang ngebolos dan merokok..

    Kalau jadi krys kebayang gimana sedihnya sebagai orang tua… 😢😢
    Jadi taeng itu ngeliat yulsic pas lagi merokok berdua…Taeng udh mulai mikirin sica….

    Hyuni menunggu hari itu datang dan yoong gak mau baca surat????

    Ditunggu next chapnya thor biar dapet jawaban dari chap ini!!!
    Hwaiiting!!! Fighting!!!

    Like

    1. Udah mulai hancur hati mommy krys. Rusak deh apa yang sudah dia lakuin dengan baik selama ini. Memang, anak baik di rumah but orangtua belum tentu tahu apa yg terjadi di luar rumah.
      Hiks hiks, yang sabar ya Krys. Authornya lagi ketawa jahat tuh kekekeke Xd
      Okay fighting

      Like

  14. Omg mamiiih jaga kesehatan paru paru mu mih😱😱😱😱, rada sedih dan seneng liat sica ngerokok wkkwkwk 😂😂, emang dasar guanya rada eror baca sica ngerokok jadi senang wkwkwkwk apa apaan itu😁😁, yul emang baik kok taeng tapi dia ada kekurangan dan kekurangannya hanya tidak bisa menolak keinginan sica walau dia tau itu salah
    Kasian krystal orang tua mana yang tidak menangis melihat anak yang disayangi membolos, apalagi kalau lihat sica ngerokok pasti sedih banget dia.
    Seo itu sebenarnya siapa sih??? Ibunya sica? Bisa jadi kali ya dan gua penasaran apa yang di perjuangin seo hingga kalah berkali kali dab martabatnya direndahkan, siapa yang berani nyakitin seo uuuh seroro siniii peluk jangan sedih sedih ya😊😊
    Dan apa itu isi surat yoong
    Authorrrrr kamu dabest ngasih tbcnya pas disaat saat gua deg degan pengen ngedatangin lo j biar bisa tau kelanjutan ceritanyaaaaaaaaaaa
    Wkwkwkwkwkwk maaf belum bisa nepatin janjiii buat baca semuaaa fanfic yang belum sempat kebacaaaa maafkan diriku ya thor

    Like

    1. Wkwkwkwk jadi sica is your mom? Hmmm oke oke. XD
      Senang karena kelihatan cool, dan sedih karena ngebayangin Krys. Benar gak tuh tebakan gue? Sekali2 gue nebak maksud komenan reader hihi.
      Yul mendukung tapi emang sih caranya salah. Begitulah anak muda yang mainstream zaman skrg. Kebebasan prinsip justru terkadang disalahartikan.
      Mulai retak hati Krystal. Hiks. Belum tau aja dia apa2 yg udah Sooyeon lakuin dibelakangnya 😭 tadi udah gue peluk mommy krysnya tapi dia butuh Yoong. Tapi… tapi Yoongnya sibuk. #plaaak
      ㅋㅋㅋㅋㅋ sini sini, datangin gue kalo mau ngintip lanjutannya di laptop.
      Its okay chingu, take your time. Baca ff bukan sebuah kewajiban, cukup sebagai hiburan disaat lo free dan butuh udara segar ^^

      Like

      1. Iya sica itu mamih gua thor, kan gue anak yang tak dianggap wkwkwkwk, tebakan lo bener thor emang dah author terbaik ☺ boleh thor gue liat di laptop lu ntar gue datengin ya thor wkwkwkwk 😁😁😀

        Like

  15. Iya thor sbar tbc emang slalu bgtu. Stlh kjawab pnasaran apa yg dlakuka yulsic yg dliat tae skrg pnsaran mslh nya si yoong apaan thor

    Like

  16. Kayanya sica emang ada hubungannya ya sama seohyun, apa mungkin yoonhyun pernah punya hubungan di masa lalu dan jadilah sica😊
    Sica di sini agak bandel ya udah sering bolos ngerokok pula ckckk tapi tetep kece hahaa
    Duhh taeyeon polos2 gimana gitu wkwkk

    Like

    1. Hahahah tunggu kebenaran aja, apa benar atau salah. ✌️️
      Itulah salahnya, sekarangnya anak remaja yg ngerokok dianggap cool dan kece. Padahal kasian paru2nya.
      Taeng polos2 minta dibawa pulang

      Like

  17. apa sooyeon anaknya yoonhyun, dan berkas yg di terima yoong tentang hak asuh anak
    gx nyangka yulsic meroko padahal mereka prestasinya membagakan, tipe anak sekolahan sekarang
    taeng orangnya cuek tp suka memperhatikan sooyeon

    Like

  18. Wah kebongkar sudah “kenakalan” sica…
    Knp nggak jujur aja sih klu sica mau jd model (apa ortunya nggak setuju?)
    amplop yang yoonkrys terima isinya apa??
    Hhhm..badai menanti di chap selanjutnya 😱

    Like

  19. Eyy sooyeon nakal bgt, ngerokok lagi😱😱
    sih sooyeon bolos karna mau jadi model fashion idolanya. buat krystal sabar ya ngadepin anak kek bandel sooyeon.
    Ah dan kenapa sooyeon gk seneng tiap liat taeng itu karna taeyeon pernah ngeliah mereka(yulsic) nyolong disupermarket gtu? dan juga taeng kalau khawatir bilang aja gk usah sok cuek cuek tapi khawatir&perhatian gtu😀 hahah

    Kok gua penasaran ya sama hubungannya YoonSeo, dan juga seo nunggu hari “itu”, hari apa maksudnya “berkali kali kalah dipengadipan” apa mreka prnah ada hubungan sebelumnya?

    Taeng lu pengen gua karungin sumpah😂🔫 dirumah aja manja sama mommy nya, giliran diluar gk mau dimanjain sama mommy fany😂😂

    Like

    1. Sooyeon diam2 menghanyutkan XD
      Kalo nyolong nggaklah, karena ngelihat ngerokok aja. Kan dy anak homeschooling sblmnya jadi polos2 gmana gitu taengnya.
      Lihat aja entar apa yg seohyun maksud kalah berkali2.
      Sblm lo karungin, udah gue samperin taeng k rmhnya ㅋㅋㅋ

      Like

  20. maaf,, tbc… aduh brasa jalan trz kejedot pintu tiba2 😀 hehe,, ya author j cpt lanjut lg ya,, aduh sooyeon nya aq pkir makan obat trnyt rokok ma yuri. yg nabrak kykna sooyeon ya? yoonkris x hyuni ada sesuatu mesti? apa soal anak itu mreka dulu, yoonhyun?

    yaahh buat semua,, ditunggu aja author j tayang,, 😀 semangat thorr,,

    Like

      1. karena kejedot pintu dah bolak balik jd kebal j,, wkwk,, 😀 ya,aku,sempet mikir sakit pas taeyeon ke perpustakaan liat anak batuk trz ambil sesuatu dari kantongnya, aq smpet mikir itu obat pereda sakit sica yg pke. trz aq ke inget yg dilakuin sica ma yuri apa ditaman ? mungkin nyabu atau sejenisnya akhirnya aq pikir gitu. hehe pas baca,kebawah lg ternyata rokok ya jee 😀
        “apa soal anak..?” itu gada kt2 itu kali J,, itu aq cuma mikir aja mungkin bisa jadi seo punya perjanjian ambil anak ke yoonkris, dulu mreka pernah bareng, trz seo ama yoon putus dikalahin kris akhirnya malah ama kris, yoon nikahnya. gitu mksudnya jee,, tp juga tau nanti author bikin gmn critanya,, monggo mawon ikut aja 🙂

        Like

  21. Sekali kali sica jadi bad girl sip juga biasanya sica terkenal kalem sekarang jadi bad..scene taengsic blm muncul,gue cuma penasaran kenapa sica menjadi seperti itu kalo mom and dad nya tau..habislah sica

    Like

  22. What the!! Sica 🚭😱😱

    Duuhhh ko gw curiga sooyeon bkn anak yoonkrys.,,,
    Itu sica kan yg bertabrakan sma seo??? Apa jangan”…..

    Like

  23. Oalahhhh njess marah ke tae tu ragara mergok njess ngerokok? Omgggg njessss 😱
    Itu itu nganjangan yoong seohyun mantanan? Punya anak cerai? Terus anake di bawa yoong? Dan sekarang mau di gugat hyuni? Asalammmm pusingggg problemnya udeh beterbangan dan bermunculan 😩😩😖

    Like

  24. Pergaulan ank jaman skrang, semoga sica dan yul nanti bsa brhenti ngerokok.
    Kyaknya ada hubungan yoong seo dan sooyeon.
    Hufftt yg sbar mom kryst.
    Makin pansrn dgan msa lalu mreka.

    Like

  25. Baca pelan pelan sambil ngopi… Biar paham… Ahahah

    Oke pertama… Jadi yg sjk awal dlihat tae itu yulsic lagi smoking…. Trul liat lagi pas kluar perpus…

    Gua rasa.. Sooyeon… Seohyun ini ibu dan anak yg sengaja terpisah… Dan skrg seo lagi brusaha mengambil haknya…

    Itulah knp baik krys dan yoong sama sama takut dan khawatir.

    Buktinya sooyoen dam seohyun bisa memiliki kepintaran yg sama.. Seohyun disainer terkenal.. Dan sooyeon mengagumi itu… Sama ajjah kan bakatnya??

    Ah… Sudahlah.. Ikutin ajh arusnya mau gmn.. ?? Hehejhe tebak tebakan

    Like

    1. Bagi dong kopinya. Hihihi
      Klo soal itu mungkin aja. Kepintaran? Hmmm gue rasa itu hanya buat Yuri. ㅋㅋㅋㅋ
      Sooyeon kagum krna suka designnya seo dan dia mau jadi model XD
      Gpp main tebak2an smga aja benar. Hehe semoga

      Like

  26. yah TBC yabg sangt menyakitkan! padahal lagi penasaran2 lho je
    kyknya yg bantu hyuni soyeon yah ? jangan2 soyeon anaknya hyuni yah je ?
    wah, yul sama sica partner in crime yah ? masa mereka ngrokok gt sih ?

    Like

  27. Ya ampuunnnn sooyeon merokok?😰 nakal tapi pandai yaa :3 mending sooyeon bergaul sama taeng aja biar polos unju unju gitu..daripada jadi anak nakal hm..
    Aduh mommy krystal kasiaan, udah sabar tapi cobaan yang diterima bertubi tubi ..sini sini mom aku peluk😳
    Uluh uluh gasabar nunggu chapter 4 nyaa..suka bangeeet tentang kisah keluarga merekaa😄

    Like

  28. Waaahhh Sica nakal yaa… tp keren.eh.. 😆
    Suka bgt sama karakternya..introvert,cool, smart, tp tetep melo…
    Sooyeon itu ikut audisi apa si? Model apa designer?

    Like

  29. Sooyeon itu bkn nkal gitu deh tp dia itu kyk pny impian sndri jd model itu la org tuax lain, kl urusan ngrokok itu kykx lingkungan deh ya wong yul j ngrokok pdhl dia murid beasiswa teladan pula, tae kykx diem2 prhatian deh ya, q pnsaran gmn klanjutan hbungan taengsic bs membaik apa mlh tmbah kacau, bnyak misteri msh trsembunyi dsini bkin pnsaran pnyak bgt poin2x

    Like

  30. taeyeon diem” perhatian juga ke sica kekwkw
    penasaran gw sama yg nabrak hyuni dan knp krys sedih pas tw sica ke agency kwkkw

    next chaptnya kapan thorr??? penasaran nihh kwkwkkw

    Like

  31. woww bad girl…. kayaknya gua mulai mudeng nih jadi ini perebutan hak asuh anakkan? dulu yoong sama hyuni nikah(?) punya anak terus mungkin cerai terus karena tadi hyuni bilang dia kalah karena status jadi yoong yang menang beegitu? tapi anaknya siapa sica apa nayontapi menurut aku itu sica begitu bukan thor???? haahahhaha sotoy

    Like

  32. Masalah apa nih yg sedang dihadapi yoong ?
    Trus si hyunie kenapa juga nih, pake ada pengadilan” segala?
    Dan gue gak nyangka yulsic terutama sica ngerokok 😨😨😨
    Itu foto siapa ya yg diliat taeyeon pas di supermarket?

    Like

      1. Yaelah Je jawaban lo dari chap yg kemaren begitu mulu 😭😭😭
        Tapi gue bakal tunggu lanjutannya 😂😂😂

        Like

  33. whattt .. ternyata yulsic ngerokok ,, yang dilihat taeng waktu itu ditaman itu ,, mereka pas lagi merokok deh kayaknya . keluarga yoonkrys diuji nih ,, mulai dari masalahnya sica bolos dan ngerokok .. trus ,, kayaknya ada lagi deh ,, dan pasti ada hubungannya sama seohyun ? oh iya gue inget .. pertama awal krystal gak ngebolehin sica jadi designer ,, itu makanya sica nekat kali ya ..

    Like

    1. Hahahah. Yuhuu.
      Perasaan gue sih gak ada. Krys kan sayang sama Sooyeon. Dia gak pernah ngelarang apa2. Mungkin lo ingatnya sica dilarang jadi designer sama mommynya, itu ada di FF the heirs. Hehehhe

      Like

      1. ohh iya mungkin kali ya ,, wkkwkwk ,, maklum ,, semua fanfic elo gue baca ,, jadi rada2 bercampur satu ,, wkwkkwkw . tpi kok , knp sica hrus sembunyi2 ikutin audisinya ? mungkin masi dibawah umur kali ya ??

        Like

  34. Ohmygod jessica merokokk😱
    Jadi selama ini sica ngebolos karena mau ngikutin audisi. Tapi yoongkrys lebih memilih musik buat sica. Semoga aja marahnya yoong gak sebesar apa yg gue bayangkan. Udh gitu ditambah jessica ngerokok. Nakal bgt sih neng sica

    Like

  35. Oh jd yg di liat taeng di taman itu yulsic ngerokok.. masih penasaran sama dibalik kerjasamanya seopany. Dan penasaraan sama berkas yg di baca yoonh itu

    Like

  36. Ya ampun bikin kaget itu Sooyeon ternyata ngerokok, klo yul sih gk masalah nama’y jg namja tp klo sooyeon kan.. 😩 dan yg diliat taeyeon tuh mksd’y ini kan Thor
    Utk saat ini aku ada rasa curiga berkas yg di terima yoong trs ketakuatan bakal kehilangan sooyeon dan seohyun yg ngomongin pengadilan trs sikap dia setelah tau gadis 15th lulus audisi hemm pst seohyun udh klo org’y itu Sooyeon.. kya’y ada keterkaitan antara Seohyun ama Yoong
    Seohyun ama Yoong mngkn pernah berhubungan atau jgn” sooyeon tuh anak mrk yah??
    Krystal disini bnr jd ibu yg lembut sabar perhatian penyayang bgt tp kya’y bakal dibikin tersakiti bgt deh sama Thor J
    Badai’y jgn terlalu kenceng yah Thor kasian mommy krys klo sedih trs”an
    Kek’y Taeyeon udh mulai perhatian deh ama sooyeon cie cie, ampe dicari” gt
    Tp knp yah taeyeon tuh selalu kebetulan mulu tau gt ama apa yg dilakuin sooyeon mngkn jodoh haha #ngarepTaengSic
    Itu foto yg diliat taeyeon tuh foto siapa yah??
    Next part ah, udh mulai seru nih masalah’y satu persatu bermunculan bikin penasaran

    Like

  37. Sumpah deh kesemsem sama yoonkrys..
    Hikss..hikksss.. terharu melihat interaksi yoong & sooyeon..
    Whaaattt??? Krys pasti shock mendengar sooyeon membolos beberapa kali bahkan sampai di skors..bahkan melihat sendiri anaknya membolos..huufff
    Aduuuh yul kenapa malah ngikut sooyeon aja sih??bukannya melarang..
    Jiayou jeje…syeeemangaaaattt..lanjuuutt..

    Like

  38. Pikiran gua masih loading sma seo 😅
    Njirrr ternyata yulsic itu ngerokok 😰 trus maksud sica jadi model apaan alesannya? Tapi d liat2 mtm, why, sma ini ff author lebih suka bkin reader penasaran 😁

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s