ETERNITY (13)

1465486468786

Tittle                : ETERNITY

Cast                 : Kim Taeyeon

Kim Yujin (Uee)

Kwon Yuri

Krystal Jung

Jessica Jung

Tiffany Hwang

Kang Seulgi

Girls Generation, After School, Red Velvet and Others

Genre              : GirlxGirls, Fantasy, Magic, Drama, Romance, Friendship

Credit Pic by K.Rihyo

Series

Copyright © royalfams418.2016. All right Reserved

This is just my imagination & don’t copy paste without permission

——————————————————————–

.

.

Part 13

.

.

“Baginda, hamba melapor. Beberapa daerah tiba-tiba bermusim salju”

.

“APA?”

.

Raja Kim lalu menoleh ke arah Menteri Kang, begitu pula sebaliknya. Mereka seperti sedang memikirkan sesuatu yang sama.

.

“Semua penduduk disana sudah mengungsi?”

.

“Sudah Baginda. Semua penduduk aman berada di wilayah Hordeux”

.

“Baiklah, kau bisa pergi sekarang”, pengawal itu pun pamit.

.

Kini Raja Kim duduk menatap intens Menteri Kang. “Apa kau tidak ingin mengatakan sesuatu, Menteri Kang?”

.

“Kenapa anda bertanya seperti itu?”

.

“Kupikir kau akan mengajukan keberatan atas keputusanku”

.

“Keputusan anda mutlak, Baginda. Saya sebagai bawahan hanya bisa mendukung semampunya”

.

Raja Kim tersenyum. “Kau memang bisa diandalkan, Menteri Kang. Sebentar lagi kita akan bergerak dan kuharap kau bisa melakukan tugasmu dengan baik”

.

“Baik Baginda”

.

.

.

.

.

——————————–

.

“Apa dia sudah ditemukan?”

.

Tiffany menggeleng. “Mereka sedang mencarinya”, ia mengambil tangan Yoong dan mengusapnya menggunakan ibu jari. Tatapan matanya beralih ke mata rusa milik Yoong. Gadis itu sudah terbaring lebih dari tiga bulan.

.

“Aku khawatir padanya. Bagaimana memberitahu ini semua? Atau dia sudah tahu dan tidak ingin kembali?”

.

“Yoong”

.

“Aku tidak bisa membayangkan perasaannya, Fany-ah”

.

Di bagian lain….

.

Gadis itu terduduk di bawah pohon. Menyandarkan tubuhnya dan menghela nafasnya pelan. Dua gadis lainnya berdiri sembari mengusap peluh yang membasahi wajah mereka.

.

“Seluruh negeri ini sudah kita jelajahi selama tiga bulan. Tapi tak ada satupun petunjuk keberadaannya”, salah satu dari mereka bersuara.

.

“Sebaiknya kau pulang, biarkan kami berdua yang mencarinya”

.

“Dia tanggung jawabku sekarang. Membayangkan Yoong seperti itu sudah sangat menyakitkan apalagi jika aku bertemu dengannya dan merasakan hal yang sama”

.

“Dia bukan gadis lemah. Kau harus tetap kuat agar dia juga bisa menghadapi semua ini”

.

.

.

.

Hiks….hiksss….hiksss….

.

Airmatanya tak berhenti entah sejak kapan. Posisinya tetap sama. Ia terduduk di tepian sebuah rumah kecil dimana orang-orang yang dicintainya justru meninggalkannya. Langit mulai mendung dan awan saling bertabrakan karena ulahnya hingga turunlah hujan sesaat kemudian.

.

.

.

“Ada apa?”

.

Keduanya terkejut bersamaan saat salah satu dari mereka bangun dari posisinya saat ini.

.

“Lihatlah ke atas. Ada sekumpulan awan mendung yang berbeda”

.

Mereka pun melihat ke atas langit..

.

Tanpa menunggu lagi, ketiganya langsung berlari menuju ke arah yang dimaksud. Hampir memasuki wilayah itu, mereka bisa merasakan hujan yang membasahi tubuh mereka. Hujan yang hanya terjadi di wilayah ini.

.

“Tidak…mungkin”

.

Salah satu dari mereka berhenti di tempat. Menatap miris seorang gadis yang terbaring di sisi rumah kecil yang ada tak jauh dari ketiganya. Gadis yang selama ini mereka cari selama tiga bulan lamanya.

.

“Apa aku bisa meminta sesuatu padamu?”

.

“Apa itu?”

.

“Ambil seluruh ingatannya”

.

Salah satu dari mereka langsung bereaksi. “Kau gila? Jangan lakukan itu”, ia memandang kepada gadis yang dimintai pertolongan. Gadis itu diam dan belum memberikan reaksi.

.

“Jangan diam saja. Lakukan sekarang, aku mohon”, pintanya dengan wajah sedih.

.

“Dia juga akan melupakanmu”, gadis itu akhirnya menjawab.

.

“Itu lebih baik daripada melihatnya seperti ini. Kumohon lakukan sekarang”

.

.

.

.

.

.

.

“ARRRGGHHHHHHHH”

.

Taeyeon terlempar beberapa meter dari lawannya ketika serangan dahsyat itu mengenai tubuhnya.

.

Terkadang, aku ingin menyalahkan Yoong dan Soojung karena mereka melakukan sesuatu lalu merahasiakannya dariku dan yang lain.

.

Jika saat itu kekuatanku jauh lebih hebat, mungkin aku bisa mencegahnya. Mencegah apa yang mereka lakukan. Tapi itu tidak terjadi.

.

Bahkan sekarang pun aku belum sanggup melindungi siapapun.

.

.

“Sica, kau harus baik-baik saja”, Ia bergumam sebelum akhirnya tergeletak dan matanya tertutup rapat. Luka yang diderita sangat parah dan membuatnya tidak berdaya lagi.

.

“Pertarungan yang menyenangkan, meskipun kau akhirnya kalah juga. Sayang sekali, kekuatanmu belum cukup kuat melawanku”, ujar sosok berjubah hitam itu dengan senyuman jahatnya.

.

Orang itu kemudian mengalihkan pandangannya ke atas langit dan mengarahkan cahaya hitam yang berbentuk awan kesana.

.

.

.

.

.

***

.

.

“Ssssshhh”

.

Sunny menghentikan langkahnya dan menarik Tiffany bersembunyi di balik pepohonan. “Ada langkah seseorang”, jelasnya.

.

Tiffany segera mengangguk mengerti. Keduanya pun lalu bersama-sama menggunakan kekuatan mereka untuk membentuk lingkaran pertahanan untuk keduanya. Lama kelamaan langkah itu semakin mendekat.

.

1

.

2

.

3

.

.

.

…Hening…

.

Langkah itu ternyata berhenti.

.

“Dimana aku harus mencari lagi?”

.

Sunny melebarkan matanya begitu mendengar suara itu. Ia langsung mengintip dan bernafas lega ketika melihat sosok itu tak jauh dari persembunyian mereka.

.

“YURI!!”

.

Yang dipanggil pun menoleh. Ada perasaan terkejut dan bercampur senang ketika melihat orang yang dikenalnya.

.

Sunny lebih dulu mendekati Yuri disusul Tiffany.

.

“Apa yang kau lakukan sendirian?” Keadaan disini sangat berbahaya”

.

“Aku, Taeyeon, dan Yujin mencari keberadaan Jessica dan Krys. Tapi Taeyeon masih ada di daerah rumah Sooyoung Unnie. Seseorang menyerang kami, dan akhirnya aku dan Yujin pergi duluan sedangkan Taeyeon melawan orang itu. Namun, ada seseorang lainnya di de house. Hingga akhirnya Yujin memintaku untuk pergi lebih dulu”

.

Tiffany dan Sunny mengangguk mengerti. Namun keduanya baru menyadari sesuatu sedetik kemudian. “Jessica?? Apa maksudmu mencari Jessica?”, tanya Tiffany.

.

“Uhmmm itu….. Ada seorang wanita muncul dari hutan belakang rumah Sooyoung Unnie dan dia..membawa Jessica”

.

“APA?????”

.

Tiffany dan Sunny berpandangan. “Soojung unnie”, lirih Tiffany dan Sunny mengangguk.

.

“Kalian mengenalnya?”, tanya Yuri.

.

Bukannya menjawab, Sunny langsung menarik tangan Yuri untuk duduk terlebih dahulu. Sedangkan Tiffany tidak mendekat kesana dan membiarkan Sunny memberitahukan semuanya.

.

Setelah beberapa menit, akhirnya Yuri tak bisa menyembunyikan keterkejutannya atas apa yang dia dengar. Ia pun memijit pelipisnya dan wajahnya terlihat sedih.

.

“Lalu dimana Krys? Apa dia akan kembali lagi?”

.

“Tenanglah Yul. Aku mengerti perasaanmu, tapi Krys sedang terkena pengaruh black magic. Tapi seseorang sedang bersamanya. Dia berjanji akan mengembalikan Krys”

.

“Apa aku harus mempercayainya? Dia bahkan yang membawa Jessica pergi dan membuat kekuatan Seulgi menghilang”

.

“Dia orang yang bisa kau percaya. Kau dapat memegang kata-kataku ini. Percayalah”

.

Yuri pun mengangguk. Tak lama setelahnya Tiffany mendekat. “Apa yang kau bawa?”, gadis itu sedari tadi penasaran melihat sebuah buku yang Yuri pegang. Yang ditanya pun memandang ke buku itu lalu memandang ke arah Tiffany.

.

“Buku dongeng milik Krys. Cerita di buku ini menceritakan kejadian 900 tahun lalu. Itu yang Taeyeon katakan padaku”

.

Sama seperti Yujin, Tiffany pun bereaksi yang sama dengan gadis itu. Ia meminta buku itu dan membacanya secara menyeluruh.

.

“Jadi benar apa yang dikatakan Soojung Unnie”, jelas Tiffany sambil menoleh pada Sunny.

.

Sunny tak membaca buku itu karena Tiffany sudah melakukannya terlebih Soojung sudah memberitahukan padanya dan Tiffany.

.

“Suara apa itu?”

.

Tiffany dan Yuri menoleh dengan apa yang dikatakan Sunny. “Ada seseorang lagi mendekat”, lanjut Sunny.

.

Tiffany mengikuti arah pandang Sunny. Dari kejauhan, mereka bisa melihat bias-bias hitam menyeruak ke atas.

.

“Kita tidak bisa pergi bersama. Sebaiknya kau dan Yuri duluan saja”

.

Tiffany yang mengerti pun langsung membawa Yuri. “Berhati-hatilah. Dan kembali dengan selamat”

.

“Hmmmmm”, Sunny tersenyum pada keduanya sebelum Tiffany dan Yuri pergi dari sana.

.

.

.

.

.

.

——————————

.

Di sudut lain.

.

Nana tersenyum puas begitu tiba di tempat yang menjadi tujuannya dengan gadis yang bersamanya. Sesaat kemudian, ia membuka sebuah bungkusan kain yang belum lama ini selalu dia bawa.

.

Ternyata itu gagak kesayangannya. Gagak itu telah mati saat pertandingan terakhir di magic battle saat tiba-tiba sebuah kekuatan misterius membuatnya seperti kehilangan seluruh tenaga dan kekuatannya. Meskipun ia bisa berdiri kembali beberapa saat kemudian, tapi gagaknya tak bertahan.

.

Gadis itu menggali tanah tidak terlalu dalam sebelum akhirnya memasukkan gagak kesayangannya ke dalam tanah lalu menguburnya dengan rapi.

.

“Setiap makhluk hidup, mereka punya hak untuk beristirahat dengan tenang dan dengan cara yang pantas. Apa kau berpikir demikian?”

.

Nana menoleh ke arah gadis disebelahnya yang tak mengeluarkan kalimat apapaun.

.

Ia tertawa kecil. “Aku lupa, dia sedang dalam pengaruh”, ujarnya pada diri sendiri.

.

Nana membersihkan tempat di sekitarnya dan menatap sejenak gundukan tanah kecil itu sebelum berbalik badan dan kembali melanjutkan langkahnya ke tempat berikutnya diikuti dengan gadis yang bersamanya.

.

Tak terlalu jauh berjalan hingga Nana pun memilih berhenti di tepian bukit dan duduk di sebuah batu besar, sedangkan gadis itu hanya berdiri tak jauh darinya. Pandangan Nana mengarah ke depan, menatap keindahan alam Clawstar.

.

.

.

“Temukan keberadaan 3 cahaya itu. Cahaya itulah yang akan membantu kita menemukan kekuatan untuk menghancurkan negeri ini”

.

“3 cahaya? Kekuatan seperti apa itu? Anda yakin mereka memilikinya? Mungkin saja itu hanya jebakan”

.

“Carilah. Kekuatan itu pasti ada. Jangan sampai mereka memakainnya terlebih dulu untuk menghancurkan seluruh kekuatan yang sudah susah payah kucari selama ini”

.

.

.

.

“3 cahaya?”, batin Nana. Ia memikirkan perkataan itu sebelumnya. Tak lama ia pun menghela nafas.

.

“Apa benar kekuatan seperti itu ada di negeri ini?

.

.

.

.

.

.

***

.

.

Yujin terus menyerang dengan seluruh kekuatannya. Namun musuh tak tinggal diam begitu saja. Keduanya saling serang dan mengalami luka akibat serangan yang dihasilkan. Dalam pikirannya, Yujin berusaha untuk mengakhiri pertarungan ini secepatnya.

.

“Dia benar-benar kuat”, batinnya sembari mengatur nafasnya sejenak dan memandang ke arah lawan.

.

“Sudah cukup bermainnya, putri. Seharusnya kau hanya duduk diam di istana dan menungguku mengambil kekuatanmu”

.

Yujin mengepalkan tangannya geram karena musuhnya menganggapnya remeh. Percikan api semakin membesar seiring kemarahannya. Ia sudah bersiap untuk kekuatan yang lebih dahsyat dari sebelumnya.

.

“Penyihir seperti kalian tidak pantas menginjak kaki di negeri ini!!”

.

Yujin bergerak maju dan mengayunkan tangannya, mengeluarkan kekuatannya yang mengarah ke arah lawannya.

.

Firelight!!!

.

Sebuah bola api yang sangat besar dengan kecepatan seperti kilat langsung menghantam ke arah sang petinggi black magic. Beberapa detik selanjutnya sebuah ledakan besar terjadi. Yujin terlihat berlutut di tanah seraya mengatur nafasnya kembali. Kekuatannya barusan menguras tenaganya. Ia menatap telapak tangannya dan tersenyum lega.

.

“Sayang sekali, kau masih terlalu muda untuk melawanku”

.

“AP—”

.

Yujin tak sempat bereaksi ketika tiba-tiba lawannya datang dari sisi belakang dan menyerangnya tepat dipunggungnya.

.

ARRRRGGGGGHHHHHHH.

.

.

.

.

.

Sosok yang mengenakan jubah hitam itu tersenyum mengejek lalu tanpa berniat memandang lagi, ia pun pergi dari sana setelah mendapatkan kekuatan yang dibutuhkannya.

.

Detik demi detik berlalu dan hanya keheningan yang tercipta setelah teriakan panjang itu. Sesosok tubuh terbaring dengan posisi tengkurap. Ia terdiam disana, bahkan kesakitan yang ia rasakan tak mampu mengalahkan kesedihannya saat ini.

.

.

.

“Tadaaa~~~ Aku punya kejutan untukmu”, gadis itu tersenyum padanya.

.

“Syal?”

.

Ia mengangguk lagi.

.

“Untukmu. Apa kau suka?”

.

“Tentu saja. Karena kau yang membuatkannya untukku”, gadis lain pun tersenyum.

.

Gadis itu bergerak lebih mendekat dan mengalungkan syal padanya. Ini bukan kali pertama ia mendapatkan hadiah syal dari kekasihnya, bahkan sudah puluhan syal ada di kamarnya. Tapi Yujin selalu menerimanya dengan baik karena ia tahu gadis dihadapannya ini membuatnya dengan tulus.

.

“Tadaaa”

.

Suaranya tiba-tiba mengejutkan Yujin. Gadis itu tertawa kecil lalu menunjukkan syal dengan model yang sama tapi berbeda warna. Yujin pun mengalungkan di leher gadis itu karena dia yang memintanya.

.

“Kau memang pandai untuk urusan ini, huh?”, ia tertawa kecil sambil mengusap kepala gadis itu.

.

“Bagaimana? Kau suka?”

.

“Hmmm, tentu saja baby”, Yujin tersenyum lagi. “Sekarang, kita mau kemana hmmm?”

.

Gadis itu menggeleng lalu melingkarkan kedua tangannya dipinggang Yujin dan memeluknya. “Aku hanya ingin disini saja. Apa boleh?”

.

“Tentu saja”, tangan Yujin balas memeluknya. “Apa terjadi sesuatu?”, ujar Yujin lagi. Dari nada suaranya, ia tahu bahwa gadis ini sedang memikirkan sesuatu.

.

“Tidak”, ia menggeleng dalam pelukan Yujin. Keduanya menikmati moment itu cukup lama. Tak ada niatan dari gadis itu untuk melepas pelukannya dari tubuh Yujin, begitu sebaliknya.

.

“Yujin-ah”

.

“Hmmmm”

.

“Jika suatu saat nanti aku kehilangan arah dan tak bisa kembali, apa kau bisa menemukanku?”

.

“Apa yang kau bicarakan? Aku pasti selalu bisa menemukanmu”

.

Gadis itu tersenyum dalam pelukannya.

.

“Aku tahu, kau pasti akan melakukannya dan aku akan menunggumu di tempat aku berada”

.

.

.

.

Airmata mulai menetes dari kedua sudut matanya. Ini pertama kalinya ia menangis lagi sejak kejadian 900 tahun lalu. Kejadian yang membuatnya harus rela bahwa orang yang dicintainya mungkin tidak akan pernah lagi menoleh ke arahnya.

.

Tenaganya habis. Ia tak bisa bergerak lagi. Kekuatannya telah diambil dan dia belum bisa menemukan cara untuk menyelamatkan negeri ini. Matanya mulai terasa berat dan perlahan semuanya kian gelap.

.

.

.

.

.

———————————–

.

Gadis itu tampak berjalan tenang mendekati musuhnya yang sudah tak berdaya. Hanya beberapa kali serang, ia memenangkan duel barusan.

.

“Kau tahu, ketakutan terbesar dalam hidupku?”, ia bertanya meskipun ia tahu musuhnya tak bisa lagi merespon.

.

“Bukan karena aku pernah melihat kejadian mengerikan 900 tahun lalu. Aku takut aku tidak bisa melindungi negeri ini untuk kedua kalinya. Tapi itu salah, aku pasti akan melindungi negeri ini dengan seluruh kekuatanku. Dan aku tidak akan kalah”.

.

.

.

.

“Yoongie, kenapa kau kesal?”

.

Seseorang mendekat ke arahnya dan duduk disampingnya. Keduanya sedang berada di tepian danau. Sedari tadi, Yoong menyendiri dan melempar bebatuan kecil ke arah danau.

.

“Aku kalah. Aku tidak bisa membantu Soojung memenangkan duel tadi siang”

.

“Kenapa begitu? Bukankah kau kuat?”

.

Yoong mengangkat bahunya. “Entahlah. Pokoknya hari ini aku kalah”

.

“Aku tahu kenapa”

.

“Huh? Kenapa?”, Yoong menoleh dan mulai penasaran dengan pemikiran gadis disebelahnya ini.

.

“Saat duel tadi, kau pasti memikirkan bahwa kau takut kalah dan orang-orang akan menertawakanmu”

.

Yoong terkejut. Tebakan gadis itu benar. Ia memang takut kalah terlebih jika dia kalah di depan teman-teman Soojung. Dan itu terjadi.

.

“Seharusnya kau tidak berpikir seperti itu. Kau yang mengetahui seberapa besar kekuatanmu, jadi yakinlah kau akan menang tanpa takut pada hal-hal yang merusak kepercayaan dirimu”

.

“Sok dewasa”, ejek Yoong. Tapi detik selanjutnya ia tersenyum. “Terima kasih. Mulai saat ini aku pasti tidak akan terkalahkan”

.

Keduanya tertawa bersama.

.

.

.

.

.

Yoong mengambil sesuatu dari balik jubah itu. Tak lama, ia mengeluarkan buku yang selalu ia bawa. Cahaya ungu keluar dari sana dan ia mengarahkan pada sosok yang sudah tak berdaya itu.

.

“Sesuai ketentuan hukum Clawstar, pengacau sepertimu pantas dihukum selamanya”, cahaya itu menyelimuti sosok itu dan tak berapa lama kemudian ia terserap masuk ke dalam buku yang dipegang Yoong. Buku yang merupakan kumpulan penjara yang keberadaannya hanya diketahui sang pemegang buku.

.

“Tongkat apa ini?”, Yoong mengamati tongkat yang berada ditangannya. Tongkat yang diambil dari salah satu sosok misterius berjubah hitam yang dikalahkannya. Yoong mencium aroma kayu yang dihasilkan tongkat itu.

.

“Aroma ini terasa familiar”

.

Saat sedang mengamati tongkat itu, tiba-tiba muncul prajurit terbaik yang berasal dari tubuhnya. Sudah lebih dari beberapa jam seluruh pengawal itu keluar dari tubuhnya, namun yang tiba dihadapannya hanya ada 6 pengawal. Semua dari mereka memberi salam hormat sebelum sat per satu berbicara memberikan laporan padanya.

.

Semua informasi yang disampaikan membuat Yoong terkejut tapi ia mencoba tetap tenang dan bersikap biasa.

.

“Jadi maksudmu mereka mengincar tiga kekuatan besar?”, Yoong bertanya pada salah satu pengawalnya.

.

“Ya. Kekuatan berdasarkan jenis cahaya, ketua Im”

.

Yoong menghela nafasnya. “Jadi, Tiffany, Sunny, dan gadis itu sudah tidak ada di tempat itu saat kau kesana?”

.

“Cahaya pelindung yang anda buat ada yang merusaknya. Saya pikir itu salah satu dari orang yang sama yang menyerang anda beberapa saat lalu”

.

“Mereka petinggi black magic

.

“Lalu apa yang akan kita lakukan, ketua Im? Mereka mengincar kekuatan Putri Yujin, Putri Tiffany, dan—”

.

“Pergilah. Temukan Tiffany secepatnya”

.

Pengawal itu langsung mengangguk dan bergegas pergi sesuai perintah Yoong. Ia melihat kepada lima pengawalnya yang tersisa disana. “Mungkin yang lain sedang mencari tahu semuanya. Kita sudah terlambat beberapa langkah, sekarang lakukan apa yang harus kalian lakukan”

.

“Apa anda benar-benar tidak berniat meminta beberapa dari kami mendampingi anda?”

.

Yoong tersenyum. “Terima kasih. Aku akan baik-baik saja. Pergilah”

.

Para pengawal terbaik milik Yoong tak lagi mengatakan sesuatu. mereka pamit dan meninggalkannya seorang diri.

.

Yoong kembali melihat tongkat itu dan mulai memikirkan sesuatu.

.

“Sepertinya ada sesuatu yang terlewatkan olehku”

.

.

.

.

.

***

.

.

“Sooyoung”

.

Seseorang memanggil namanya dan ternyata itu Seulgi. Ia berdiri dengan sisa tenaganya setelah tak sadarkan diri cukup lama. Gadis itu mendekati Sooyoung yang sedang bersimpuh dan tak bergerark disana.

.

Seulgi terkejut bukan main ketika mendapati Sooyoung memegang sarung pedangnya dengan luka yang cukup parah. Tapi bukan itu persoalannya, melainkan pedang Sooyoung. Pedang itu tak ada lagi di tempatnya.

.

“A—apa yang terjadi?”, Seulgi mencoba melihat ke sekeliling dimana Hyoyeon maupun Ravi dan timnya tak sadarkan diri.

.

“Orang itu…orang itu mengincar…..pedangku”, ujar Sooyoung dengan nafas yang lemah.

.

“APA??”

.

Seulgi tentu terkejut. Bagaimana bisa pedang Sooyoung diambil? Pedang itu memiliki kekuatan yang tak bisa dipegang oleh siapapun kecuali Sooyoung. Bahkan dirinya, Yujin, ataupun yang lainnya tak bisa menyentuh pedang itu.

.

“Aku rasa….kita….dijebak….”, ia mengatur nafasnya lagi. “black magic….tidak ada dimanapun di kota ini”

.

“Maksudmu?”

.

“A—Aku sudah….menyadari sesuatu….”

.

“Tenanglah. Kau terluka”, Seulgi membantunya agar berbicara dengan pelan-pelan karena setiap kata yang Sooyoung ucapkan, ia dapat merasakan bahwa gadis itu menahan rasa sakitnya.

.

“Mereka…….mereka…..bukan…black magic. Mereka adalah…..petinggi dari…….sebuah kerajan yang memiliki kekuatan gelap….dan yang mereka lakukan disini…..adalah”

.

“Adalah??”

.

Sooyoung memegang dadanya yang semakin terasa sesak.

.

“Mereka……mencari….kekuatan terbesar dari sebuah kekuatan gelap….bernama black magic”.

.

.

.

.

.

.

.

“Tidak mungkin”

.

Tiffany menutup mulutnya tak percaya setelah membaca halaman yang baru saja Yuri tunjukkan padanya.

.

“Jadi, apa yang terjadi 900 tahun lalu pada Kerajaan Lily bukan karena sekelompok penyihir bernama black magic melainkan kekuatan mengerikan itulah yang bernama black magic. Siapa orang-orang yang mengejar kita dan membuat negeri kacau?”

.

“Bagian itu tidak ada dalam buku ini”, jelas Yuri.

.

“Berarti kehancuran Kerajaan Lily yang sebenarnya belum diketahui penyebabnya”

.

“Kurasa seperti itu. Krys pernah menceritakan hal itu padaku. Dia merasa aneh saat selesai membaca buku ini”

.

Yuri segera mengeluarkan sesuatu dari sakunya dan Tiffany tahu apa itu. “Yujin bilang aku bisa memakainya jika sudah menemukan sesuatu. Apa perlu kita melakukannya?”

.

“Hmmm lakukanlah. Mereka akan bisa melihat tanda itu. Mungkin kita bisa segera berkumpul lagi dengan yang lainnya di satu tempat”

.

Detik selanjutnya Yuri melakukan apa yang harus dilakukannya. Setelah beberapa kali cahaya itu terlihat di udara, ia memandang ke arah Tiffany. “Kemana kita akan pergi?”

.

Baru saja Yuri bertanya, tiba-tiba suhu disekitar mereka turun secara drastis dan salju pun mulai turun. Dan ada butiran-butiran cahaya biru yang bisa mereka lihat dengan jelas.

.

“Salju?” Yuri terlihat bingung tapi tidak dengan Tiffany.

.

“Oh my god!”, ia menatap tak percaya apa yang baru saja terjadi.

.

“Kita pergi ke tempat Yoong berada. Clawstar dan negeri ini akan mengalami salju”

.

Tiffany menarik tangan Yuri dan bergegas pergi ke tempat tujuannya. Di perjalanan, Yuri masih tidak mengerti kenapa turun salju secara tiba-tiba.

.

“Jessica menangis. Ini pertanda buruk”, batin Tiffany semakin mempercepat langkahnya. Yang ia pikirkan saat ini adalah segera bertemu Yoong dan berharap yang lainnya melihat tanda yang tadi Yuri nyalakan diatas langit.

.

.

.

.

.

.

——————————

.

Langkahnya terlihat tenang tapi wajahnya menunjukkan semua kesedihan yang selama ini terpendam dibagian terdalam di hati kecilnya. Bayangan itu satu per satu muncul di benaknya, semuanya tanpa terkecuali.

.

Kenapa? Kenapa mereka menyembunyikan apa yang terjadi.

.

Pertanyaan itu kini ada dibenaknya terus menerus dan berulang kali ia ucapkan. Ia bahkan tak peduli bahwa daerah yang dilewatiny sudah berubah menjadi musim salju. Dan perubahan suhu itu terus bergerak ke arah pusat Clawstar atau bahkan sedang menuju ke seluruh Kerajaan di negeri ini.

.

LIAR. They are liar.

.

Taeng.

.

Yoong.

.

Seulgi.

.

Bahkan Yujin.

.

Dadanya terasa sakit saat menyebutkan nama-nama itu. Nama-nama yang selama ini menjaganya dan memperhatikannya. Tapi ada satu nama yang membuat hatinya semakin terluka.

.

Dia membohongiku

.

.

.

.

.

Butiran-butiran cahaya biru muncul seiring turunnya salju. Cahaya itu jatuh dan mengenai bangunan-bangunan atau benda yang hancur. Dalam sekejap, seluruh keadaan yang rusak kembali seperti sedia kala. Tidak ada kehancuran disana melainkan sebuah kota-kota yang sepi namun dalam kondisi baik-baik saja.

.

“Kekuatan apa itu?”

.

Seseorang terkejut dengan apa yang dilihatnya. Baru saja ia mempertanyakan tentang turunnya salju yang tiba-tiba, sekarang sebuah gereja rusak yang baru saja ia lewati kembali utuh seperti semula.

.

Orang itu menutup matanya sejenak dan cahaya-cahaya miliknya muncul disekitarnya. Tak berapa lama, muncul beberapa orang menghampirinya.

.

“Aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi ini jelas bukan kekuatan gelap. Kita harus kembali melapor pada ketua Im”, ujarnya pada rekan-rekannya.

.

“Pengawal-pengawal istana yang terluka di stadion dan yang berada di pusat kota tiba-tiba sadarkan diri dan kondisi mereka yang terluka menjadi sembuh”, ujar salah satu dari mereka.

.

“Sebaiknya kita pergi sekarang”

.

Mereka mengangguk setuju dan bergegas menuju ke tempat Yoong berada.

.

.

“Kenapa kalian kembali? Bukankah sudah kuperintahkan untuk melakukan rencana yang sudah kukatakan?”

.

“Maaf ketua Im, ini sesuatu yang mendesak”, jawab salah satu dari mereka.

.

“Mendesak? Apa itu?”

.

“Seluruh kota kembali seperti semula. Bahkan pengawal istana yang terluka dan tak sadarkan diri telah pulih”

.

“APA??? Apa maksud—”

.

“Yoong!!”

.

Ucapan Yoong terpotong saat sebuah suara memanggilnya. Ia langsung menoleh dan melihat Tiffany dan Yuri berlari terburu-buru ke arahnya.

.

“Fany?”, Yoong berdiri dan memeluk gadis itu. “Astaga! Kau membuatku khawatir. Salah satu pengawalku mengatakan tak bisa menemukanmu di tempat persembunyian itu”

.

“Maafkan aku Yoong. Aku pergi dari sana karena—”, Tiffany tak jadi melanjutkan kalimatnya. Lidahnya menjadi kelu saat ia hendak menyebutkan nama seseorang yang pasti akan membuat Yoong terkejut.

.

Yoong memandangnya penuh tanda tanya. “Karena??”

.

“Ada yang menyerang cahaya pelindungmu, dan kami memilih pergi. Aku takut itu beresiko”.

.

“Kau tahu, aku akan segera kembali kesana. Jangan berpencar, sayang. Aku sedang mengusahakan untuk memberitahu yang lain agar kita bertemu di satu tempat. Untuk itulah aku memintamu menunggu”

.

“Maafkan aku. Tapi kami baru saja mengirim sinyal pada yang lain. Aku harap mereka melihatnya”

.

Tiffany menunduk dan Yoong menghela nafasnya lega. Ia mengangkat wajah Tiffany dan memandangnya tepat dimatanya.

.

“Syukurlah. Kau baik-baik saja. Mereka mengincar kekuatanmu, itu yang pengawalku katakan”

.

“Tidak. Itu salah”

.

“Salah?” Yoong terlihat bingung.

.

Tiffany segera meminta Yuri menunjukkan buku yang ia bawa pada Yoong.

.

Black magic adalah nama sebuah kekuatan tergelap yang sangat kuat didunia ini. Mereka mencarinya dan kekuatan itu kemungkinan ada di Clawstar”

.

“Dengan kata lain mereka hanya pengikut terkuat dari kekuatan gelap dan berusaha menemukan black magic untuk menguasai dunia penyihir dan menghancurkan negeri ini?”, timpal Yoong.

.

Tiffany mengangguk dengan kesimpulan itu.

.

“Oh Shit!”, Yoong terlihat kesal dengan kenyataan yang baru saja didapatnya. “Kita dijebak. Seharusnya kita tidak perlu bersiaga di seluruh bagian Clawstar ataupun memperingatkan seluruh kerajaan tentang ini. Yang perlu dilakukan hanyalah menemukan keberadaan black magic dan menghancurkannya sebelum mereka menemukan kekuatan itu”

.

“Mereka membutuhkan tiga kekuatan terbesar yang ada di Clawstar yang berasal dari para putri kerajaan negeri ini. Kekuatanku bukan yang terbesar Yoong. Kau lupa sesuatu?”

.

“Apa?”

.

“Choi Sooyoung, wakil terbaikmu. Dia adalah putri kerajaan Aiston, kerajaan terkecil di negeri ini yang berada diujung timur laut”

.

Yoong memegang kepalanya dan meremas rambutnya. Ia melupakan hal itu dan Tiffany baru saja mengingatkannya. Sooyoung sangat suka bertarung dan memiliki status sebagai putri kerajaan membuatnya tak bisa bergerak bebas. Ia datang ke Clawstar dan meminta Yoong agar menerimanya bergabung menjadi bagian dari pasukannya. Dan pedang yang dimiliki Sooyoung memiliki kekuatan yang sangat besar bahkan bisa menghancurkan sebuah kota dalam sekejap. Itulah kenapa Sooyoung selalu bertarung tanpa melepas pedang itu dari tempatnya..

.

“Yoong, kita harus segera bertemu yang lain, dan…..”, Tiffany mengambil kedua tangan Yoong dan menggenggamnya. “Tiba-tiba saja turun salju. Mungkin salju itu sebentar lagi akan bergerak ke arah ini”

.

“Ya Tuhan! Apalagi ini?”, Yoong mengerang.

.

“Maaf sebelumnya, ketua Im. Itu yang ingin saya katakan pada anda. Keadaan kota kembali seperti semula setelah turun salju dan ada cahaya-cahaya biru berkilauan yang memulihkannya. Bahkan, para pengawal istana yang terluka yang berada di stadion dan pusat kota, kembali pulih”, salah satu pengawal menginterupsi pembicaraan keduanya.

.

“Sekarang pergilah. Tetap lakukan apa yang kukatakan dan jangan kembali sebelum kalian menyelesaikannya”

.

“Ba—Baik ketua Im”

.

Mereka memberi salam hormat pada Yoong lalu kepada Tiffany. Setelah kepergian para pengawal Yoong, Tiffany bersuara kembali.

.

“Jessica dibawa pergi. Itu yang Yuri ceritakan padaku. Kurasa saat ini dia menangis di suatu tempat dan mengeluarkan kekuatannya yang sebenarnya. Kau tahu artinya itu, Yoong?”

.

Yoong terdiam. Tentu saja dia mengerti apa yang terjadi jika Jessica mengeluarkan kekuatannya yang sebenarnya. “Dia sudah tahu semuanya”, Yoong menatap Tiffany dan gadis itu mengangguk pelan.

.

“Siapa yang membawanya pergi?”

.

Pertanyaan itu seketika menghantam perasaan Tiffany. Ia menyadari bahwa Yoong pasti akan mempertanyakan hal itu. Ia mengeratkan genggamannya pada Yoong lalu menatapnya dengan intens.

.

“Berjanjilah, kau akan membiarkan Yuri menceritakannya hingga selesai”

.

“Huum tentu saja”, Yoong tersenyum. Gadis itu benar-benar clueless tentang apa yang akan diceritakan Yuri. Di sisi lain, Tiffany berusaha menguatkan hatinya ketika nanti melihat reaksi Yoong. Ia meminta Yuri karena ia merasa tidak mampu melakukannya.

.

“Yuri”, Tiffany menoleh ke arah. “Ceritakan padanya apa yang kau lihat dan semua hal yang kau ketahui dari buku itu”, pintanya.

.

Yuri mengangguk dan mulai memberitahukan semuanya pada Yoong. Di sisi lain, Tiffany tak berniat mengalihkan pandangannya pada Yoong. Dan disaat nama itu disebut oleh Yuri, raut wajah Yoong berubah. Tapi gadis itu tetap diam. Ia membiarkan Yuri bercerita hingga selesai, seperti janjinya pada Tiffany beberapa saat lalu.

.

Cerita Yuri berakhir. Tiffany memberanikan diri mengeratkan genggamannya. Yoong tak bereaksi apapun tapi wajahnya menunjukkan sebuah ekspresi yang sulit ditebak. Hingga akhirnya mata Yoong beralih dari Yuri ke Tiffany dan satu kalimat keluar dari mulut Yoong.

.

.

.

.

“Apa itu benar, Fany-ah?”

.

.

.

.

.

.

TBC

——————————————————-

Hai Hai

Akhirnya gue punya waktu nulis ini. Hehehe

KEJUTAN!

Udah ada yang semakin mengerti dengan cerita ini????

Yups. Black magic adalah kekuatan tergelap yang ada di dunia penyihir yang keberadaannya masih misterius dan ada di Clawstar. Dan kekuatan itu diincar para pengikut kekuatan gelap untuk menguasai dunia penyihir dan menghancurkan seluruh negeri untuk membangun era kegelapan yang tak terkalahkan.

Masih ingat setiap gue menceritakan cara Sooyoung berkelahi? Dia tidak pernah mengeluarkan pedangnya dari tempatnya karena kekuatan yang ada didalamnya. Dan dialah satu diantara Putri Kerajaan yang sebenarnya diincar. Sooyoung, Yujin, dan…….??

Satu Putri lagi masih rahasia. Kkkkkkkkkk

Dan siapa yang akan akan dikorbankan Raja Kim untuk menyelamatkan negeri ini? Akan mulai dibahas lagi di next chap

FF ini emang menguras pikiran yang membacanya, karena yang menulisnya juga butuh pikiran ekstra setiap membuat satu chap.

Semoga masih betah dan betah lagi nungguin FF ini.

See you, di next update~

Annyeong!

.

.

by: J418

.

*bow*

Advertisements

66 thoughts on “ETERNITY (13)

  1. Ohh jadi sooyoung salah satu putri kerajaan toh yahh tapi pedang nya di curi buat ngehancurin clawstar jangan2, duhh makin greget aja ini ff baca nya harus ekstra
    Siapa kira2 putri yg satunya lagi, bukan tiffany terus apa jangan2 soojung?? Sica???? Atau ada yg lain lagi
    Yujin kekuatannya udah ilang kasian dia
    Siapa ya kira2 yg bakal di korbanin sama raja kim duhh dag dig dug gw jadinya hahaaa
    Di tunggu thor updatean selanjutnya

    Like

    • Itulah kenapa Sooyoung cukup sering dibahas terlebih saat ia bertarung. Dan kali ini Sooyoung kalah, pedang pun diambil. Hiks.
      Hahaha soal putri satu lagi dan siapa yang dikorbankan, tggu aja. Hihihi ^^

      Like

  2. Jejee… ini sumpah udah keliatan banget benang merahnya, dan itu bikin tambah greget aja sama jalan ceritanya…
    OMG yujin udah di ambil kekuatannya, soo udah di ambil pedangnya, tae udah ga sasarkan diri dan yang paling penting sica ingatannya udah kembali ! Aissss daebak, ini kalau di jadiin film bapernya tambah bisa dah hehee

    Ternyata ingatan sica sengaja dihapus dan aku yakin yg bikim syal buat yujin itu sica.

    Uh saking banyaknya yg mau di bahas sampe ga tau lagi deh harus nulis apa, yaudah deh ditunggu aja chap selanjutnya hehee

    Like

  3. Wah 대…박 demi apa Jeje lu bner2 짱! Wah qw ga tau lu dpt ide2 kece ini dari mana sumpah lu bisa bkin nih ff jdi novel aja dah je bneran, slama ini qw cuma meratiin knapa tiap soo brtarung pedangny ga pernah lepas dri sarungny  ye qw ga ngeh atau ga dpt clue klo dia itu seorang putri juga dan ya trnyta ya blackmagic itu sebuah kekuatan okeh Jeje emang kece dah dan satu putri lagi siapa itu bukan fany kan bukan yoong juga kan apa putri yg terakhir ini sica atau soojung?haha qw greget ma TBC ukh. Yujin oh god dia juga udah dilumpuhkan sama kyk yg lain dan si unnie kece yaampun itu salju bisa turun cuma gegara dia nangis god air matany aja udah sedahsyat itu gmana kekuatanny qw yakin dia si putri yg diincar itu iya bukan je? Akh qw jdi ga sabar nunggu next chapny dgn updaten ini qw dpt pencerahan sekaligus bkin qw tambah kepo bner dah akh. Jeje fighting! as always kmu selalu luar biasa 사랑해 제제야 haha FIGHTING2 author kece kesayangan qw hehe

    Like

    • Apapun yang ada di Sica, dia bisa jadi pengahancur dan penyembuh dalam saat bersamaan. Berbahaya kah kekuatan sica?? Lihat aja entar. Kkkkkkkkk
      Baru nangis loh, belum menganyunkan kekuatannya dari tangannya.
      Pertanyaan lo bisa terjawab nanti. Sabar ya ^^ hihihi
      Fighting!! Thankyou

      Like

      • Woops bisa bahaya klo sica ampe jatuh ketangan yg salah..qw bisa pinjem ga ya tuh kekuatanny deuh qw mau nurunin salju juga disini panas banget heuh..haha sbenarny qw ga sabar apalagi qw nungguin bnget itu gmana ngamukny sica unnie ke org2 yg dia anggap udeh boongin die ntu dan nungguin bnget moment2 baperan mereka semua haha

        Like

  4. jessi, semoga aja saat ke indonesia nanti jessi ga terlalu ketawa keras, krn bahaya, takut nya indonesia nanti kena gempa lagi?. 😄😄😅#
    kekuatan Jessica super dahsyat. bukan hanya bisa membuat orang2 pingsan tapi juga bisa membuat semuanya kembali baik.
    apakah soojung akan berkorban lagi untuk yg kedua kalinya?. atau malah Jessica yg berkorban?.
    kekasih yujin?, jessi kah?.
    dan siapa lagi yg di maksud dgn “dia”?, salah satu orang yg berbohong pada jessi.

    Like

    • Lol. Seharusnya lo bilang jangan nangis, karen setiap Jessica nangis, dia bisa mengubah suhu dan cuaca apapun. Hujan, salju, entahlah apa lagi yg terjadi berikutnya. ㅋㅋㅋㅋ
      Dia itu antara penghancur atau penyembuh bedanya tipis. Suka2 jess aja lah mau gmana. Authornya nurut aja wkwkwk.

      Liked by 1 person

  5. Why thor why? Sekalinya udh ada titik terang ada tulisan TBC why? Why thor hahahaha sungguh tragis hahahah. Sooyoung ternyata dirimu Putri? Sungguh tidak terduga thor, muncul satu nama lagi nana, nana adiknya yujin? Gue harus mikir keras thor malah gue harus PM wkwkwk

    Like

  6. sumpaaahhh je, waktu tiffany nyebutin nama sooyoung kalo ternyata dia jg seorang putri dan mempunyai kekuatan besar aku langsung merinding, bener2 kejutan je, hebaaaaaattt bgt author nya nih bikin perasaan reader campur aduk. oo jadi ingatan sica sengaja diambil gt ya ja?? sica udh tau semua nya smpe dia kecewa bgt tuh.kekuatan yujin udh diambil, sooyoung jg sepertinya udh ya secara pedang nya hilang, berarti tinggal satu cahaya lagi yg blm dan ga tau itu siapa yg punya, sica maybe???? tungguin aja deh update dan kejutan an jeje selanjutnya, wkwkwkkw

    Like

  7. Wow…….. Thor ternyata sooyoung seorang putri kerjaan dan termasuk orang yang bakal diambil kekuatannya, satu putri lg siapa ya ?
    Trs kenapa pas taeng sebelum gak sadar nyebut nama sica.

    Dan dichap ini udh mulai jelas maksud dari black magic, dan 3 kekuatan yg paling terdasyat di negeri Clawstar.

    Sica kalau nangis bahaya banget sampe hujan salju yg bikin hacur daerah disekitarnya dan bisa sembuhin orang juga, tapi kasihan sica sampe dibikin lupa ingatan.

    See you in next chap thor!!!!
    Fighting and Thank atas ffnya.

    Like

  8. wew bner” kejutan trnyata sooyoung Putri kerajaan jga d kira dy cma org biasa. .
    black magic tgl dptin 1 kekuatan lgi dn itu kya’y pnya’y sica dh dn yg bakalan d korbanin jga sica dh,,.
    nunggu next’y aj dh

    Like

  9. Baru tau kalau soo itu juga putri yang di incar ‘-‘ tapi entah mengapa feelingku mengatakan kalau putri yang satunya itu kalau gak sica ya soojung :3 *sotoy mode on*
    Mikirnya pas baca ff ni setara dengan ngerjakan soal kimia, harus dipahami secara perlahan dan dihayati :’3
    Btw kekuatannya Sica sangar yaah ..bisa jadi penyembuh, tapi juga bisa penghancur..
    Nangis aja udah kek gitu, ntar kalau ngamuk gimana ya(?)
    Btw disini aku kok mencium bau bau taengsic yaa😂
    Entah mengapa tiap baca ff mu paling benci sama tulisan tbc 😂
    Btw fighting je!!

    Like

  10. kan je lu selalu bikin kejutan yg g d sangka2….
    soo yg d sangka cuma prajurit biasa ternyata putri.
    berarti kekuatan sica yg paling besar ya je, tp gw g ngerti maksud lo je penghancur sma penyembuh beda tipis?? sma satu lagi sbnr nya apa yg terjadi 900 thn yg lalu, smpai ingatan sica harus di hilangkan?

    Like

    • Clue nya ada di pedang yg slalu gue ceritain klo g prnah dibuka. Gak mgkn kan prajurit biasa pnya pedang sehebat itu? Hehe.
      Kan di part ini dia ngerubah musim scra tiba2, dan dia menyembuhkan apapun yg ada dlm waktu bersamaan. Makanya gue blg beda tipis.
      Pertanyaan trkhir udah kejawab di part ini knpa harus dihilangkan ^^

      Like

  11. lah stelah gw teliti(?) lagi ternyata koment gw ga masuk …

    wow kejutan ternyata si sooyoung juga putri disini ..tp emng feeling si , krna ilmu dia lebih kuat dari prajurit biasa .. si taeng aja kalah .. tp si yoong putri juga bukan soalnya kayanya dia yg paling jago klo soal bertarung n ilmunya jg gede ..
    sica nangis n ngeluarin salju ? enak tuh pasti dingin2 menggigil gtu *gapentingbgtlo -_-
    tp peran yuri disini kurang agak ga jelas si kata gw thor j #digamparyuri hahaa
    gw penasaran knpa sica harus di ilangin ingatannya dulu .. dan soojung itu kakaknya sica ya thor ? jadi siapa yee kira2 yg bakal di korbanin raja untuk nyelamatin negrinya ?? ok next thor ..

    Like

    • Wkwkwkwk tunggu aja tanggal mainnya si Yul XD dia lagi gue sibukin di Why jadi di ff ini masih biasa aja. Setiap cast punya peran penting entar mendekati ending. Kan ini lagi fokus sama black magic dan 3 kekuatan putri yg dicari ^^ santai mamen. #kataYul #plaaak

      Like

  12. yg kasih syal ke yujin itu sica kan . trus berarti sica itu kekasihnya yujin . soojung kakaknya sica , sica sedih banget ditinggal sama soojung , jdi yoong suruh orang buat hilangin ingatannya sica , dan artinya sica bakal kehilangan ingatannya ttg yujin jga . begitulah perkiraan gue thor . bener gak nih ? hahahha . gak nyangka juga gue si sooyoung yg termasuk sebagai salah satu 3 putri yg memiliki kekuatan terbesar . dan putri ketiga pasti sica kan ?

    Like

  13. Uhhh nangis y aja udahh turun salju klw marah bkin ancur kerajaan sicca un itu devilangle dlm satu waktu huhuu .. udah nemuin titik yg amat terang ini mah hahha ..

    Sicca unn itu yaakin sih yg bikin syal buat yujin, dan taeng nyesel msalah wktu dia tay klw sooyong ama yoong bkin sicca lpa ingatan .., sicca putri yg ke 3 kek y dan kemungkinan sih iya

    Dan yg pling gak bkin syok itu yaa sooyong sempet curiga juga sih kok dia pnya kekuatan di pedangnya tp gak ampe yangka dia salah stu pemilik 3 warna kekuatan itu mlahan smpet mnduga itu yoong

    Like

  14. waduh knp jd pd kalah smua itu x.x mateng lah kalo pd kalah
    hancur deh smua
    jd pedang soo itu ? 😐 hmmmm
    wkwkwkw sica kaya elsa frozen yah :pwkwkkw
    tp gw penasaran knp smuanya bs pulih ? karena apa ?
    gw rasa yg bakal dikorbanin itu sica 😐 bener ga tuh ? wkkwwkw
    gw nunggu kelanjutannya aja de dr pd gw bnyk nanya trus ga lu jawab thor wkwwwwkkwkw :p ditunggu yah kelanjutannya ^^

    Like

  15. Sangat..sangat..sangat..membuat reader ekstra buat memahami ceritanya..😁
    Sekarang mulai sedikit paham..knp sica selalu dilindungi..siapa aja yg diincar dan siapa yg mengincar..msh bingung sih 😂
    Yg jd pertanyaan knp sica hrs dibuat lupa ingatan..mungkin sica pelengkap kekuatan black magicnya x ya atau sica yg bakalan dikorbanin??
    😟

    Like

  16. Kenapa cm pedang sooyoung yg di incar,?
    Trus putri yg terahir,?
    Sica,?? Soojung??
    Trus knp ingatan Sica harus dihapus,?
    Banyak bgt misterinya jd baper
    Kayanya kalo jadiin novel g kalah nie ma potter

    Like

  17. yahh,, kyake sica yg mo dikorbanin raja ?? soalnya yg dibawa soojung sica ma kris ya, gian dia juga yg dibikin amnesia dicrita ini. tuh kan sooyoung pedangnya ajaib,, wah tinggal satu ini, kekuatan yg 2 udh ditangkap penyihir hitam. semoga baik2 saja semua,, disini taeyeon dipasangin ma siapa ya,, hehe ttep 😀

    Like

  18. Ini satusatunya part yg enak dbaca g bikin bingung karna byk prtnyaan thanks t author.hehe asli g nebak klo soo trnyta slh 1 putri. Kyk na dmua yg qt tebak2 jd slh smua thor. Tp kyk na slh 1 na sica deh. Soalnya ujin td g dambil kkuatannya pdhl dy kalah

    Like

  19. oke uda, agak sedikit pencerahann,,
    terkejut kalo soo satu putri kerajaan,
    jirr, parah soo masa pedang sendiri bisa kecurian? ngomong soal pedang, itu pedang or sekedar pedang biasa, jika itu pedang keramat setidaknya gk dengan mudahnya di curi, ok anggap aja soo sedang sial:p

    siapa yg dikorbankan?”yg namanya dikorbankan itu berarti apa dia akan mati?
    aku harap yg dikorbankan itu pedang nya soo aja dee,, hehe^^

    Like

  20. Ohmygod makin klimaks. Ternyata kekuatan sooyoung salah satu kekuatan yg diincer. Apa satu lagi yoong atau jessica??
    Masaa feeling gue yg bakal dikorbanin itu jessica dehh…
    Berharap sihh kekuatan black magic bisa cepet ditemukan dan dihancurkan biar gaperlu ada yg di korbanin

    Like

  21. Wahhh gak kepikiran kalo sooyoung salah satu yg diincar 😱😱😱
    Apa yg udah diketahui sica, sampai dia nangis gitu ?
    Trus info apa yg baru saja yoong terima? 😫😫

    Like

  22. sica,putri penghancur dan penyembuh

    taeyeon, sooyoung, yujin kalah ..
    di chap ini, semakin jelas ceritanya semakin deg degan dn penasaran sama lanjutan chap nya .

    semangat author je

    Like

  23. Akhirnya gue mudeeng 😂 ga kepikiran bakal sooyoung yg jadi kekuatan terkuatnya kirain tiffany, dan gue yakin putri yg satu lagi pasti jessica soalnya dari awal dia kaya di jaga banget
    Semangat ya je di tunggu kelanjutannya 😊

    Like

  24. Knp emak njess d hilangkan ingtanx?? Knp saat yul nyebut nama yoong dlam aku itu, yoong langsung shock?
    2 aj prtnyaan aing..
    Klo slbihnya udh ngerti aka dingertiin aj 😅😅 g denk udh ngrti kok.. Heheh

    Like

  25. njiirr ternyata sooyoung, ga nyangka dia salah satu putri yg terkuat. Kdg gue taubenng merahnya tp ttp aja ada kejutan2 lain yg dikasih sama author. Ga bakal tau akhir dr semuanya klu ga baca sampai selesai ini *yaiyalah -,-

    Like

  26. njiirr ternyata sooyoung, ga nyangka dia salah satu putri yg terkuat. Kdg gue taubenng merahnya tp ttp aja ada kejutan2 lain yg dikasih sama author. Ga bakal tau akhir dr semuanya klu ga baca sampai selesai ini *yaiyalah -,- ….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s