BUTTERFLY, SERIES

BUTTERFLY (14)

IMG_20160419_231512

Tittle                : BUTTERFLY

Cast                 : Kim Taeyeon

Tiffany Hwang

Kwon Yuri

Jessica Jung

Son Naeun

Im Yoona

Krystal Jung

Bae Irene

Seo Juhyun, Song Jieun, Nam Jihyun, Mark Tuan, James, and others

Genre              : Gender Bender, Action, Romance, Adult, Friendship, 18++

Credit Pic by K.Rihyo

 

Series

Copyright © royalfams418.2016. Allright Reserved

This is just my imagination & don’t copy paste without permission

————————————————————

.

.

Part 13

.

WARNING: TIDAK UNTUK ANAK DIBAWAH UMUR

.

.

BUTTERFLY

  • I don’t know what it is about you, that makes me want you so badly

.

Kupu-kupu adalah simbol dari kesempurnaan hidup dimana ia melewati banyak proses sebelum menjadi begitu mengagumkan. Dia lahir dan tumbuh dengan dikuasai nafsu dan keegoisan, namun ia begitu mengagumkan sehingga banyak orang yang menginginkannya. Tapi ia tak seindah kupu-kupu pada kenyataannya. Dia akan menjadi terlalu berbahaya jika kita bermain dalam dunianya.

.

.

.

————————-

.

“Daddy!”

.

Irene begitu senang melihat Yuri berdiri diambang pintung gerbang sekolahnya. Yuri hari ini berniat untuk menjemput dua malaikat kecilnya di sekolah. Pria tanned itu begitu merindukan Irene dan juga Krystal.

.

Yuri merentangkan kedua tangannya dan disambut sukacita oleh keduanya. “Aigoo~~ putri-putri Daddy yang cantik, hmmm”, ujar Yuri seraya memeluk erat keduanya dalam dekapannya.

.

“Daddy lama sekali pulangnya. Appa Soo bilang kalo Daddy sibuk bekerja”, Irene kecil melayangkan protesnya.

.

Dengan keahliannya, Yuri mengeluarkan dua kotak cokelat dari dalam saku jaket. Baik Irene dan Krystal segera mengambil cokelat itu dan tersenyum.

.

“Daddy memang yang terbaik”, ucap Irene yang tiba-tiba sudah melupakan protesnya yang dilakukan beberapa saat lalu.

.

“Terima kasih Daddy”,

.

Berbeda dengan Irene, Krystal tampak anggun saat mengucapkan kalimat itu dan membuat Yuri tak bisa menahan senyumnya dan mengecup pipi Krystal kemudian pipi Irene.

.

“Kajja, kita pulang ke rumah”

.

“YEAY”, Irene melompat-lompat kesenangan dan meminta Yuri menggendongnya. “Tapi Daddy, Irene lapar. Krys juga. Iya kan Krys?”, ujarnya pada Krystal dengan tatapan meminta dukungan saudaranya itu agar Yuri membawa mereka makan di luar. Hal yang jarang sekali Jessica dan Yuri lakukan mengingat hubungan mereka yang tidak terekspos.

.

“Baiklah, Daddy akan memasak makanan paling enak”, bujuk Yuri.

.

“Tapi Irene ingin makan bulgogi di restoran paling enak”

.

Yuri menatap putrinya lalu ke arah Krystal. Tatapan itu bukan lagi tatapan memohon tetapi tatapan pengharapan agar Yuri mengabulkan keinginan mereka. Karena tidak bisa mengatakan tidak, akhirnya Yuri pun mengangguk mengiyakan permintaan keduanya.

.

“Kajja”

.

Ketiganya berjalan meninggalkan gerbang sekolah dengan Yuri menggendong Irene dan tangan kanannya menggandeng erat Krystal. Baru saja Yuri akan masuk mobil, tiba-tiba sebuah suara menghentikan pergerakannya.

.

“Yul…..”

.

.

.

.

—————————–

.

Setelah membaca pesan dari ponselnya, namja itu berlari ke arah gedung yang bersebelahan seperti yang sudah diperintahkan oleh Taeyeon. Tembakan demi tembakan terdengar dari arah gedung partai. Ia segera menuju ke lantai atas dengan menggunakan seutas tali dari arah belakang gedung dan memanjatnya.

.

Di dalam gedung, Sooyoung bertarung seorang diri menghadapi puluhan bodyguard yang tersisa hingga menunggu Jessica kembali. Namja itu sudah beberapa kali mengisi ulang peluru pistolnya dan mengganti pisau yang ia gunakan untuk menghabisi lawannya.

.

“8 menit lagi”, gumamnya seraya melihat jam tangan.

.

Ia kembali bertarung untuk menyelamatkan 8 menit dan menyelesaikan misinya. Sooyoung sudah berada di lantai 2, sebelum Taeyeon dan Tiffany akan memasuki gedung.

.

Sooyoung terus bergerak dengan hati-hati. Ia sesekali menghindar dan bersembunyi di balik pilar sebelum menyerang balik para pengawal yang terus menembakinya. Beberapa kali juga ia terpaksa melempar pisau lipat untuk mengenai musuh.

.

“Yoong, lakukan sekarang”, ucapnya melewati alat komunikasi yang terpasang di telinga.

.

Namja itu segera mendobrak pintu masuk ke dalam sebuah ruangan, dan beberapa detik setelah ia mendarat di lantai, empat ledakan terdengar. Dua diantaranya dari lantai 1 dan dua lainnya di lantai 2.

.

Duaar…

.

.

Duaaarr…

.

.

Sooyoung menghela nafasnya begitu menyadari bahwa waktu yang tersisa baginya tinggal 3 menit 10 detik.

.

“Step 1, clear”, jelasnya lagi melalui alat komunikasi.

.

.

.

.

Di sisi lain….

.

Jessica tersenyum dengan puas. Ia mendengar sirine polisi menyeruak mendekati jalanan tempat dimana gedung partai Republik berada. Ia dengan santai memegang pistolnya dan berdiri di tengah jalan yang berada di persimpangan beberapa blok sebelum gedung partai.

.

“Stupid cop”, batinnya.

.

Tak berapa lama tampak sebuah mobil polisi yang sedang melaju ke arahnya. Jessica menodongkan pistolnya dan terlibat baku tembak dengan polisi yang menembak dari dalam mobil.

.

Mobil polisi semakin lama semakin terlihat banyak. Beberapa diantara mereka menembakkan pistol ke arah Jessica.

.

.

Duaarrr…

.

Sebuah ledakan terjadi di jalur dimana Jessica berada. Ledakan itu mengenai dua hingga tiga mobil polisi. Tabrakan beruntun terjadi di persimpangan jalan hingga jalanan lurus yang mengarah ke gedung.

.

Jessica mulai menembak para polisi lagi. Beberapa polisi tak tinggal diam dan terus menyerang balik. Namun gerakan Jessica lebih cepat karena dia sudah merencanakan penyerang ini sebelumnya.

.

Settt…

.

Setttt…

.

Suara tembakan cepat tanpa suara mengenai beberapa polisi hingga tewas. Mereka tidak menyadari bahwa Jessica tidak sedang bertarung seorang diri melainkan bersama seseorang yang berada di dalam sebuah gedung yang ada di sekitar dengan menggunakan senapan miliknya.

.

“10 mobil dari arah barat”, sebuah suara memberitahunya dari earphone yang dikenakan.

.

Jessica mengangguk meskipun ia tahu tidak ada yang melihatnya. Dengan cepat ia berlari ke arah barat menuju persimpangan lainnya. Ia kembali terlibat baku tembak dengan para polisi. Dan lagi, seorang misterius kembali menolongnya dengan senapan yang ia gunakan.

.

Taakk.

.

.

Melihat beberapa polisi masih bertahan, Jessica melempar 5 granat secara beruntun. Ledakan kembali terjadi di arah jalan menuju gedung partai Republik. Tembakan senapan juga terus mengenai para polisi hingga tak satupun bertahan.

.

Jessica terduduk di balik sebuah tembok pagar yang menjadi tempat perlindungannya. Granat yang ia lempar tadi memiliki skala yang kuat hingga ke arahnya berada. Ia memegang dahi sebelah kanannya dan darah segar mulai mengalir namun ia seakan tak peduli dan kembali berbicara melalui alat komunikasi.

.

“Bagaimana situasi jalanan menuju gedung partai?”

.

“Angel 1 melapor. Sejauh ini, belum terlihat pergerakan polisi. Kita memiliki waktu sekitar 20 menit untuk menyerang gedung sebelum polisi dari unit lain kembali datang”, jelas suara seorang wanita pada Jessica.

.

“Aku mengerti. Tetap ditempatmu dan jangan lakukan apapun sebelum misi selanjutnya”

.

“Angel 1 siap melaksanakan tugas”, jawabnya dan sambungan keduanya pun terputus.

.

.

.

.

***

.

.

Buugh…

.

Sunny mendorong pria paruh baya itu begitu saja, tanpa peduli dengan kesakitan yang dirasakan. Di sudut lain, Stephany memandangnya dengan tatapan kebencian. Ia tak lagi peduli dengan pria yang menikahinya secara resmi itu.

.

“Katakan! Siapa yang terlibat dalam penyerangan 2003 silam?”

.

Sunny menendang tubuh pria itu sekali lagi agar menjawab pertanyaannya. Namun tak satupun kalimat yang keluar dari mulutnya.

.

“Kau ingin bermain-main denganku, Mr. Hwang? Huh?”

.

Sunny memutar keran yang berada didekatnya dan menyebabkan air dingin mengalir dan membasahi tubuh pri itu. Dengan kondisi luka dan tangan terikat, ia meronta kesakitan karena efek dingin air itu membuat lukanya semakin perih.

.

Stephany segera mengalihkan pandangannya begitu melihat Sunny melakukan sesuatu pada PM Hwang. Kali ini teriakan PM Hwang terdengar sangat menderita namun ia tak sekalipun berniat menjawab pertanyaan Sunny.

.

“Cih, kau bertahan hanya untuk melindungi rekan-rekanmu yang lain huh? Berharap mereka menyelamatkanmu? In your dream, PM Hwang yang terhormat”, ejek Sunny.

.

Sunny membiarkan PM Hwang yang tersengal mengatur nafasnya akibat ulahnya. Gadis itu berjalan mendekati Stephany dan menepuk pundaknya agar Stephany melihatnya.

.

“Setelah ini selesai, aku akan mengantarkanmu ke bandara. Aku yakin kau ingin kembali ke New York dan menjalani kehidupanmu yang semula disana”, jelas Sunny.

.

Stephany tak bisa berkata apapun, ia terlalu senang mendengar ucapan Sunny hingga akhirnya ia memilih menggenggam kedua tangan Sunny dan tak berhenti mengucapkan terima kasih pada penolongnya itu meskipun selama ini kelompok Sunny lah yang menyekapnya di markas Butterfly.

.

“Terima kasih….Terima kasih…..Terima kasih……”

.

Sunny hanya tersenyum mendengar ucapan Stephany.

.

.

.

.

——————————–

.

Taeyeon dan Tiffany masuk ke dalam gedung partai dimana asap masih mengepul. Ledakan yang dibuat oleh Yoong cukup membuat lantai 1 dan lantai 2 mengalami kerusakan.

.

“Laporkan posisi kalian”, jelas Taeyeon pada alat komunikasinya.

.

“Aku masih di lantai paling atas, Hyung” –Yoong

.

“Aku menuju lantai 3, Taeng” –Sooyoung

.

“Aku sedang kembali menuju gedung utama” –Jessica

.

“Great. Aku dan Tiffany akan menuju ruangan utama OK Taecyeon. Tetap berhati-hati, kemungkinan mereka sudah mempersiapkan diri untuk menyerang balik”, Taeyeon memperingati semuanya.

.

“Ingat Hyung, dia putri dari musuhmu”, ucapan Yoong kembali teringat.

.

Taeyeon mendesah pelan. Ia membenci situasi ini tapi ia lebih memilih rencana seperti ini daripada harus membunuh Tiffany, wanita yang beberapa waktu ini mencuri perhatiannya.

.

“Awas”

.

Sebuah bongkahan batu jatuh dari lantai 2 dan Taeyeon dengan refleks menarik Tiffany dan berujung memeluk gadis itu.

.

Deg…deg….deg…..

.

.

Taeyeon menggelengkan kepalanya, menolak kenyataan jika tiba-tiba jantungnya semakin berdegub kencang. Ia memandang Tiffany yang terlihat biasa saja menatapnya.

.

“Ah, maaf” ia melepaskan dekapan tangannya pada tubuh Tiffany. “Seharusnya kau lebih berhati-hati”, lanjutnya lagi.

.

Tiffany hanya mengangguk dan juga meminta maaf pada namja itu. Keduanya berjalan lagi dan menggunakan lift menuju lantai 3.

.

.

“Dimana Taeng?”, Jessica sudah berada di lantai 2 dan menemui Sooyoung.

.

“Dia sudah bergerak ke lantai 3, begitu pula dengan Yoong yang sudah membereskan lantai paling atas”

.

“Baiklah, ayo kita ke lantai 3. Itu adalah pusat dari keorganisasian partai ini”

.

.

Setiba di lantai 3, Taeyeon mulai memainkan pistolnya dan meminta Tiffany untuk jalan lebih dulu. Setidaknya tidak ada yang akan berniat menembak Tiffany karena ada suatu hal yang Taeyeon ketahui tentang gadis itu.

.

Tiffany memutar ganggang pintu dan mendorongnya pelan.

.

“Oppa??” lirihnya.

.

Tiffany sudah masuk ke ruangan pemimpin partai. Taeyeon segera mengendap dan berjalan mendekati ruangan itu yang sedang di jaga ketat. Dari arah berlawanan, ia melihat Jessica dan Sooyoung baru saja muncul dari tangga darurat dan di sisi kanannya, Yoong sudah berada di balik pilar dengan senapannya.

.

Sudah 5 menit Tiffany di dalam sana dan tak ada tanda-tanda alarm di jam tangannya berbunyi. Itu pertanda bahwa belum terjadi apa-apa pada Tiffany. Namun tak bisa dipungkiri, Taeyeon sedikit khawatir. Biar bagaimana pun mereka telah menggunakan Tiffany sebagai umpan untuk memancing Taecyeon keluar.

.

“7 menit”, batin Taeyeon kesal. Ia mulai tidak sabaran karena kecemasan semakin melandanya.

.

Jessica yang terus memperhatikan Taeyeon langsung terkejut begitu melihat Taeyeon bergerak maju dengan cepat dan mendobrak pintu ruangan Taeyeon. Bunyi tembakan terjadi lagi walaupun tak sebanyak sebelumnya.

.

Baik Jessica dan Sooyoung langsung bergerak menyusul Taeyeon sedangkan Yoong menembak dari tempat ia berada. Karena jarak yang cukup dekat dan membutuhkan kecepatan, Jessica dan Sooyoung memilih menggunakan pisau dan berkelahi dengan para pengawal yang berada di ruangan pemimpin partai.

.

“Pergi dari sini, Taeng!!”, Jessica berteriak dan marah terhadap namja itu. Perbuatan Taeyeon beberapa saat lalu membahayakan dirinya sendiri.

.

Taeyeon terus menembak dan berusaha menyelamatkan Tiffany dari sana. Beberapa orang yang melindungi OK Taecyeon terus melakukan pergerakan untuk menyelamatkan pemimpin mereka.

.

Sooyoung dan Jessica membagi dua arah untuk menghadapi musuh. Disaat Taeyeon dan Tiffany sudah keluar dari ruangan itu, Yoong hendak bergerak ke arah mereka untuk melindungi Taeyeon. Namun, Yoong tidak menyadari beberapa orang lainnya menembak ke arahnya.

.

Dengan cepat, Yoong bergerak mundur dan kembali bersembunyi di pilar. Ia segera melepaskan tembakan senapannya ke arah musuh, tetapi seseorang dari lantai 4 menembak para musuh dan menewaskannya begitu saja.

.

Yoong tidak sempat melihat ke arah seseorang itu ketika tiba-tiba ia menangkap gerakan seorang namja mendekati Taeyeon dan Tiffany lalu membawa keduanya pergi dari sana.

.

“Apa itu salah satu three shadows?”, pikirnya. “Hyung! Taeyeon Hyung, kau baik-baik saja? Jawab aku”, panggilnya melalui alat komunikasi.

.

“Aku baik-baik saja Yoong. Taecyeon melarikan diri dari ruangan itu”

.

Begitu mendengar ucapan Taeyeon, Yoong segera berlari ke tangga darurat dan keluar dari gedung untuk mencari jejak Taecyeon.

.

Di dalam ruangan, Jessica dan Sooyoung tampak kelelahan. Mereka berhasil mengalahkan pengawal-pengawal yang ada disana. Namun ada beberapa luka yang mereka dapat meskipun tidak cukup parah.

.

“Astaga! Kau mengeluarkan banyak darah, Sica”, Sooyoung menyadari dahi Jessica yang terluka. Ia segera menyobek kain dari kaos yang dikenakannya dan melilitkannya ke luka Jessica.

.

“Ini karena ledakan yang aku buat di luar tadi. Aku tidak apa-apa Youngi” ucapnya.

.

“Luka ini memang tidak apa-apa, tapi kau bisa kehilangan banyak darah jika membiarkannya”, Sooyoung sedikit menaikkan intonasi suaranya karena melihat kondisi Jessica dan sikap santai partnernya itu.

.

Jessica mengulum senyumnya melihat hal itu. Ia tidak mempedulikan Sooyoung yang seperti itu. Justru kini ia tertawa kecil. “Sikapmu selalu saja berlebihan”

.

“Jangan bergerak, aku sedang mengobatimu”, omelnya lagi.

.

Jessica kembali diam dan membiarkan Sooyoung melakukan keinginannya. Sambil menunggu lukanya diobati Sooyoung, ia mengetikkan sesuatu di ponselnya dan mengirim ke seseorang yang menunggunya.

.

.

To: Angel 1

Target utama melarikan diri melalui lorong rahasia. Segera cari tahu dimana pintu akhir dari lorong tersebut. Aku mengandalkanmu dan berhati-hatilah.

.

.

.

.

***

.

.

Yeoja itu melepaskan kedua tangannya dari genggaman senapan yang baru saja dipakainya. Ia sedikit mengelap peluh yang membasahi wajahnya lalu menghela nafas sejenak. Misinya untuk saat ini berjalan lancar sesuai perintah yang diberikan Jessica.

.

.

“Aku tahu apa yang ingin Taeyeon lakukan”

.

Ketiganya menunduk dan tak berani menatap Jessica yang menatap mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.

.

“Kalian bergeraklah sesuai keinginan Taeyeon, tapi……”, Jessica memandang seorang yeoja berwajah datar itu. Ia menyerahkan sebuah kotak persegi panjang yang sedari tadi ada di tangannya.

.

Yeoja itu membuka kotak dan sedikit terkejut melihat sebuah sniper beserta banyaknya cadangan peluru.

.

“Bergeraklah bersamaku. Kau lebih ahli menghentikan pergerakan polisi”, jelas Jessica. Ia lalu memandang ke arah namja di depannya sebelum ke arah Naeun. “Lakukan misi yang sudah Taeyeon berikan pada kalian. Aku tidak akan ikut campur”

.

Dengan begitu ketiganya mengangguk dan memberi salam hormat sebelum Jessica pergi dari tempat itu. Diantara semua orang, hanya Jessica yang mengetahui siapa three shadows yang melindungi Taeyeon.

.

.

.

Yeoja itu kembali menghela nafasnya. Ia lalu mengambil ponselnya dan memilih untuk membuka galery photo dan video sambil menunggu perintah.

.

 .

“Kau terlihat cantik dan wajahmu begitu menenangkan ”, seorang namja duduk di sebelahnya dengan memakan es krim vanila dan tersenyum menyebalkan.

.

“Aku tidak butuh pujian”, balasnya datar.

.

Namja itu terkekeh dengan jawaban si yeoja. Ia dengan childish melontarkan pertanyaan.

.

“Aku tidak memujimu. Aku hanya mengatakan kenyataan. Dan jika kau tidak keberatan, mungkin kita bisa pergi bersama ke clubbing dan making out. Sounds good?”, tantangnya.

.

.

Keduanya tiba di tempat yang dibicarakan namja itu. Mereka menari dengan gila dan meminum banyak alkohol. Hingga merasa kelelahan, si namja akhirnya membawa yeoja itu ke hotel. Mereka bercumbu dan saling berperang lidah satu sama lain.

.

Saat akan memasuki tahapan yang lebih intim, tatapan namja yang semula terlihat mesum menjadi lembut dan iba. Ia menyingkirkan tubuhnya dari si yeoja dan mengambil sebatang rokok lalu menyalakannya.

.

“Kau terlihat kesepian huh? Bahkan matamu mengatakan bahwa kau benar-benar kesepian”, jelasnya.

.

Bukannya menjawab, gadis itu menitikkan airmata. Ia tidak menangis, hanya saja ia merasa kesal dengan perkataan namja itu yang seutuhnya benar. Ia beranjak dari tempat tidur dan mengambil pakaiannya yang bertaburan di lantai. Dengan cepat ia merampas pemantik api yang digunakan namja itu untuk menyalakan rokok.

.

Dalam hitungan menit, pakaiannya terbakar dan tergeletak di atas lantai marmer yang dingin. Namja itu melihatnya dan si yeoja tak menunjukkan wajah kesedihan saat melakukan hal itu.

.

“Jika kau berpikir kesuksesan itu diraih hanya dalam semalam, kurasa dunia ini tidak akan menyenangkan. Yang ada hanya berisi orang-orang sukses tanpa kita bisa melihat orang-orang yang gagal. Jika itu adalah kehormatan dan impianmu, seharusnya kau melakukan itu hingga akhir”, ujar si namja.

.

“Bagaimana jika itu bukan impianku?”

.

Ia tertawa. Namja itu menghisap rokoknya lagi, lalu kembali tertawa. “You are so funny. Walaupun wajahmu tampak biasa saja, aku yakin kau menyesal melakukan hal yang barusan”, jelas sang namja sambil melihat kobaran api yang mulai padam dihadapannya.

.

Yeoja itu terdiam. Namun sang namja mendekatinya dan memberikan jaket miliknya untuk dikenakan yeoja itu.

.

“Dari caramu berpakaian, kau terlihat dari keluarga baik-baik. Tapi jika aku boleh menyimpulkan, kau tertekan. Mungkin keluargamu menginginkan kau melakukan hal sempurna. Apa tebakanku benar?”

.

Yeoja itu tampak marah. Lagi-lagi ucapan namja itu benar namun membuatnya semakin kesal. Ia menabrak pundak namja itu lalu berjalan ke arah kamar mandi.

.
“Aku yakin kau bisa meraih impianmu itu. Kalo kau kesepian, kau bisa menemuiku. Aku akan memberikanmu sebuah arti penting dari apa yang dinamakan keluarga”, yeoja itu berbalik untuk melihat wajah sang namja dengan jelas.

.

Saat itu ia melihat sebuah ketulusan, ketulusan yang tak siapapun pernah melakukan hal itu padanya. Detik selanjutnya, ia mengembangkan senyumnya meski masih agak sedikit kaku.

.

“Terima kasih. Akan ku pikirkan, hmm…….”

.

“Taeyeon. Kim Taeyeon”, namja itu menyengir saat selesai menyebutkan namanya dan itu justru membuat yeoja itu tersenyum lagi. Kali ini tersenyum lepas.

.

.

.

Bodoh. Ia merutuk dalam hati. Stupid Oppa. Batin yeoja itu saat selesai melihat galerinya.

.

.

“Apa yang akan kau lakukan jika misi kita selesai?”, Naeun bertanya padanya dengan tatapan penasaran.

.

Dalam hati ia tertawa namun wajahnya terlihat datar dan biasa saja. “Jika aku selamat dari misi itu, maka aku akan tetap melindungi Oppa sampai kapanpun”, jawabnya.

.

“Kalo begitu, kau tidak boleh bosan untuk melihat wajahku. Karena aku akan melakukan hal yang sama untuk Oppa”

.

“Dan Yoong. Jangan berpura-pura untuk tidak menyebutkan namanya”, Naeun mengerucutkan bibirnya karena perkataan rekannya itu.

.

“Kau memang miss perfect yang menyebalkan dan tidak asik”

 .

.

Ia tertawa saat mengingat kembali hal itu. Tawa dan senyumnya begitu cantik tapi tak pernah ia tunjukkan pada siapapun kecuali pada Taeyeon saat ia berhasil meraih impian terbesar dalam hidupnya. Dan semua itu karena Taeyeon yang mendukungnya

.

.

Ddrrtttt….drrtttt…..

.

From: Sica Unnie

Target utama melarikan diri melalui lorong rahasia. Segera cari tahu dimana pintu akhir dari lorong tersebut. Aku mengandalkanmu dan berhati-hatilah

.

.

Ia mengunci layar ponselnya dan segera mengemasi sniper ke dalam kotak persegi panjang sebelum bergerak melakukan tugas yang Jessica perintahkan padanya.

.

“Lorong rahasia?” Hmm sepertinya aku tahu harus bertanya pada siapa” gumamnya

.

.

.

.

***

.

.

“Apa yang Noona lakukan disini?”

.

Yuri cukup terkejut dengan kedatangan Jieun. Wanita itu tampak terlihat cemas hanya dari tatapannya saja. Yuri membiarkan dua malaikat kecilnya bermain di taman bermain yang berada di dalam restoran tempat mereka makan sembari ia duduk bersama Jieun.

.

“Beberapa hari lalu, seseorang mencari Taeyeon dan Jessica. Ia mengatakan bahwa ia merupakan teman baik Taeyeon dan Jessica. Tapi yang Noona tahu, mereka tidak memiliki teman selain kalian. Apa terjadi sesuatu, Yul?”

.

Yuri sedikit gugup untuk menjawab pertanyaan Jieun. Bagaimana bisa ia menjelaskan yang sebenarnya jika Taeyeon dan yang lainnya tidak ingin Jieun mengetahui sebuah kebenaran.

.

“Sejujurnya beberapa hari ini aku tidak bertemu dengan Sica, Noona”

.

“Kenapa? Apa kalian sedang bertengkar?”

.

“Mengenai itu, hmmmm……” Yuri berusaha mencari jawaban yang terbaik namun buru-buru Jieun menggenggam tangannya dan menatapnya serius.

.

“Aku mohon Yul, kau pasti mengetahui sesuatu. Perasaanku akhir-akhir ini tidak enak, entah itu apa tapi aku ingin bertemu Taeyeon dan yang lainnya. Mereka sulit dihubungi bahkan kau sekalipun. Noona memilih mendatangi sekolah Irene agar bertemu salah satu dari kalian”

.

Lagi. Yuri kembali berpikir sebelum akhirnya ia memilih untuk menceritakan semua yang terjadi.

.

“Sebenarnya…….”

.

Braakk.

.

.

Segerombolan tak dikenal masuk ke dalam restoran dan membuat gaduh. Saat mereka melihat keberadaan wanita yang dicari, semuanya mendekat ke arah Yuri dan Jieun.

.

“Apa-apaan ini? Lepaskan dia”, Yuri berusaha menolong Jieun yang tertangkap namun dirinya juga ikut tertangkap.

.

“Wow, tidak sia-sia kita mengikuti wanita ini. Dia membawa kita menemukan Kwon Yuri juga” salah satu dari mereka tertawa puas.

.

Dari kejauhan, Irene dan Krystal mulai ketakutan melihat Yuri dan Jieun berada di sekitar kumpulan pria tak dikenal.

.

“Irene-ah”, suara Krystal bergetar.

.

Irene yang tidak mengerti juga ikut takut. Tetapi ia kembali mengingat pesan Jessica padanya suatu hari.

.

“Berjanji pada Mom, jika kau melihat suatu adegan menakutkan dari orang dewasa, cepat pergi dari sana dan temui ahjussi. Katakan semua yang kau lihat padanya. Mengerti sweety?”, Irene mengangguk.

.

.

“Kita harus pergi dari sini”, ucapnya seraya menarik tangan Krystal dan segera melarikan diri dari restoran secara diam-diam.

.

.

.

.

—————————–

.

“Kau tidak apa-apa Taeng?”, tanya namja itu yang terlihat mengatur nafasnya karena kelelahan berlari.

.

Taeyeon menggeleng lalu menepuk pelan pundak namja itu. “Thanks Hyo, i’m fine”, terangnya.

.

Hyoyeon tersenyum. Ia lalu menoleh ke arah sekitar dengan memegang senjatanya untuk memeriksa situasi. Tak lama Hyoyeon kembali berbicang pada Taeyeon.

.

“Bos, Taecyeon melarikan diri”

.

“Aku tahu itu. Yoong sedang mengejarnya”, jelas Taeyeon sambil memandang ke arah Tiffany dan memastikan bahwa gadis itu baik-baik saja.

.

“Hyo, kita ubah rencana. Sekarang pergilah mencari keberadaan Mr. Park, kita membutuhkan informasi darinya”

.

“Apa tidak apa-apa aku pergi sekarang?”

.

“Pergilah, kondisi sudah aman. Aku masih memiliki Sooyoung dan Sica”

.

Mendengar perintah Taeyeon, Hyoyeon segera pamit dan meninggalkan keduanya di salah satu gang sempit. Taeyeon bersandar di tembok dan menghubungi Sunny. Selesai memastikan keberadaan Sunny, ia pun menunggu kedatangan Sooyoung dan Jessica.

.

Beberapa saat kemudian, Jessica dan Sooyoung muncul. Taeyeon terkejut melihat kain yang melingkar di sekitar kepala Jessica. Taeyeon segera memeluk Jessica dan meminta maaf atas tindakannya tadi.

.

“Ssshhh its okay, hmmm. Aku baik-baik saja”

.

Sooyoung hanya tersenyum melihat pemandangan itu lalu beralih ke arah Tiffany yang masih diam. Dia berkorban untuk gadis ini, huh. Batinnya.

.

“Kajja. Kita harus ke tempat Sunny”, jelas Jessica.

.

Tatapan mata Taeyeon berubah saat ia menyadari apa yang bisa terjadi. Tetapi tidak ada yang ingin ia lakukan selain segera menyelesaikan apa yang ia nantikan selama belasan tahun ini. Membuat orang yang telah menghancurkan masa kanak-kanaknya merasakan neraka yang ia rasakan selama ini.

.

Di sisi lain, Yoong yang mengejar keberadaan Taecyeon terus berkomunikasi dengan anggota lainnya. Namja itu tidak menyadari jika Naeun terus menjadi bayang-bayangnya, sama seperti yang Taeyeon perintahkan.

.

Gadis itu sesekali tersenyum saat melihat Yoong dari kejauhan tampak kesal dan mengerang frustasi. Hal itu terlihat lucu dimata Naeun, namun siapa yang tahu bahwa tatapan Naeun sangat sedih bersamaan.

.

Aku ingin melihatmu bahagia, Yoong. Bahagia dengan hidupmu dan mendapatkan kembali kasih sayang Ummamu.

.

Naeun kembali bersembunyi di salah satu sudut ketika Yoong menghentikan langkahnya. Yoong terlihat sedang melakukan sesuatu dengan jam tangan khusus yang dikenakannya. Sembari menunggu, Naeun memeriksa pistolnya dan mengisi ulang peluru.

.

“Aneh. Aku tidak melihat Hyoyeon Oppa berada di sekitar sini. Apa rencana sudah berubah?”

.

Melihat Yoong kembali bergerak, Naeun segera mengikutinya. Namja itu tampaknya sudah menemukan titik koordinat keberadaan Taecyeon dan langsung meluncur ke tempat yang dimaksud.

.

.

.

.

***

.

.

Beberapa mobil polisi tiba di depan gedung partai Republik. Keadaan gedung itu mengalami kerusakan-kerusakan akibat ulah kelompok Taeyeon. Para polisi mulai bergerak memeriksa keadaan gedung.

.

“Letnan, sepertinya gedung ini sudah kosong. Banyak korban yang tewas dan kami tidak menemukan kelompok penyerang maupun anggota partai”, lapor seorang petugas kepada Letnan muda berbakat itu.

.

Juhyun mengangguk mengerti lalu mencoba melihat ke dalam gedung. Dari lantai 1, dapat terlihat banyaknya pengawal yang tewas tertembak ataupun terkena tusukan benda tajam. Letnan muda itu bergerak ditemani dua petugas kepolisian dan ketiganya naik ke setiap lantai untuk memeriksa keadaan.

.

Mulai dari lantai 1 hingga lantai paling atas yaitu lantai 5, terus ditemukan korban jiwa. Kebanyakan dari mereka adalah para pengawal yang bertugas menjaga gedung ini.

.

“Ada yang saya temukan di lantai 3, letnan”, lapor salah seorang petugas melalui saluran komunikasi.

.

Juhyun dan dua petugas yang bersamanya segera bergegas ke lantai 3. Keadaaan yang sama terjadi, banyak pengawal yang menjadi korban. Juhyun mendekat ke arah petugas yang melapor.

.

“Alat ini mendeteksi ada sebuah logam di sekitar tembok ini. Saya berpikir ada sesuatu di dalamnya. Namun ada enam digit sandi yang harus kita akses yang berada di lukisan ini”

.

Salah satu petugas yang bersama Juhyun langsung memeriksa. Ternyata benar di dalam lukisan itu ada 6 digit kosong dan itu adalah password.

.

“Kerahkan seorang ahli untuk memecahkan sandi ini. Kita harus melihat apa yang ada di balik tembok”

.

Tim kepolisian mendatangkan ahli sandi. Butuh setengah jam untuk memecahkan sandi tersebut dan akhirnya terbuka. Juhyun beserta petugas yang berada disitu cukup terkejut dengan sebuah pintu baja dan saat dibuka ternyata sebuah jalan yang berbentuk lorong.

.

“Ada bercak darah di lantai ini, Letnan”

.

Petugas itu menemukan sebuah bercak darah yang masih terlihat segar. Sudah dipastikan bahwa ada yang baru saja melewati lorong ini.

.

“Kirim beberapa petugas untuk masuk ke lorong ini”

.

Mereka mengangguk mengerti dengan perintah sang letnan. Juhyun dan dua petugas yang bersamanya mengecek keadaan lagi sebelum mereka masuk ke dalam mobil untuk kembali ke markas melaporkan kejadian yang terjadi di gedung partai Republik.

.

Saat di persimpangan jalan, tiba-tiba….

.

.

Dooor…

.

Dooorrr..

.

Dooorr….

.

Dooor…..

.

.

Empat suara tembakan menggema dan menyebabkan mobil kepolisian menabrak pagar pembatas jalan sebelum akhirnya meledak…

.

.

.

.

.

TBC

.

.

—————————————–

Hai Hai….Jeje is back!

Good afternoon ^^ sorry for late update

Semoga part ini berkenan dan gak bosen nunggu updateannya. XD

.

See you~~

.

.

by: J418

.

.

*bow*

194 thoughts on “BUTTERFLY (14)”

  1. sumpah deh je dr awal sampe akhir baca part ini tahan nafas beneran, menegangkan bgt sih je, hebaaaatt bgt, authornya keren nih,gimana lg ya mau menjelaskannya, apa yg digambarkan di cerita ini bener2 dpt dipahami bgt je,berasa bgt feelnya, serius deh

    Like

      1. iisshh jangan sampe deh authornya tau, bisa GR banget nanti dia, wkwkwkwk, daddy yul nya jgn diapa2 in ya je? kasian.., baru jg ketemu.

        Like

  2. yuri ketangkep dan sica gaktau itu nanti nasib yuri gimana thor😢😢 semoga irene krystal menyelamatkan diri dgn cepat😂 banyakin taeny moment ya thor wkwkwk

    Like

  3. Gue yang lupa baca part sebelumnya apa gimana ya kok gue lupa. Kok tumben sedikit Thor kekeke. Rencananya bisa gagal Gegara yul sama jieun entahlah apa itu namanya di bawa ama kelompok partai. Ayoook dong Thor segera berakhir gue penasaran ending nya heheheh

    Like

  4. Salah satu bayangan teyeon hyoyeon to ??
    Haha
    Baru tauu ane,

    Ireneeee ahh, smarttt kid
    Untungnya punya mak kek jessica,
    Jjang lah pokoknya,
    #smakin komplicated eoh critanya

    Jieunn, gag nyadarrr diikutiii
    Omg lah

    Like

      1. Baca beginian berasa nonton primier film, pas nonton gag ngerti apa2 pas ending ” ohh, ahhh, hmmm, gtuuuu to ” wkwkwkw

        Suka tuLisan2 lu eonn 👍

        Like

  5. . nyantai thor ** yg penting update lahh +(
    .
    . mau cpet mau lama ttp setia kokk ame Ff nyaaa …
    Semangattt ***

    Like

  6. Wow action tim taeyeon bener” mendebarkan.
    Yoong&naeun tu cute yaa,,three shadow nya punya keahlian yg daebak
    Miss perfect ternyata ..awal brjumpa dgn taeng begitu toh 😂 dia sukses jg jd partner nya sica tuk handal police” 👍

    Kasian Je,,si sica baby dikit terluka tp tetap ja aksi nya keren,solid bner klo dah setim dgn youngie😘 suka partner ni dlm selesaikan misi

    okey je,updatean nya slalu menarik ga bosan nunggu ide smart nya kamu disini tiap part” ini 👍 daebak..fighting je 💪💪💪
    gue trhibur dgn semua nya thanks jeje😊

    Like

      1. Okey sip je,waa je itu dh ngantuk pasti balas tiap comentar 😊sampai da salah sebut,#inti y focus di cerita gue nikmati couple yg kamu buat je,apapun tu pasti gemestry y dpt 😃

        Like

  7. apa hyo salah satu tree shadows nya taeyeon?.
    apa yg akan terjadi nanti, saat tiffany bertemu dgn ayah nya?.
    apa taeyeon sanggup menghabisi mr hwang di hadapan tiffany?.
    apa yg akan terjadi terhadap kelompok butterfly kalau mereka tau kalau jieun dan yul di culik oleh musuh nya?
    wahh… semakin kesini semakin banyak pertanyaan.. 😁😁
    yg membuat ku sangat penasaran adalah yeoja yg selalu bereksperesi flat. salah satu dari tree shadows. sebenarnya siapa dia?.
    heheh… wanjeon kepo kkkkk…..

    Like

    1. kira-kira kalo lo baca part nya hyo gmana?? hahhahahah pasti udah tau jawabannya XD
      makin kesini makin mau ending.. kkkkkk tinggal nunggu keungkap aja “behind the scene dari semua masalah ini”
      oh lo penasaran sama miss perfect?? hahahha sabar ya. authornya emang nyebelin

      Like

  8. Liat fany disini kek gimna gtu
    Wkakakaka
    Kek apa yaa
    Akakakkaa
    Baca ini dh bnr2 kek ntn film action 😂😂😂
    Rencana hmpir berhasil
    Tpi yul sma jieun di culikk kn -_-
    Duhg
    Mkin penasaran
    Kerenn thorrr
    Wkwkwkw
    Lanjutttt

    Like

  9. lgi seru”ada tbc lgi, aduh itu si Yul pake acara ketangkep lgi smoga Yul cpet bsa keluar next thor #komen macam apa ini

    Like

  10. Makin ssseru berasa nonton film action.. 😄
    Nasibnya yul gimana tu?
    Moga aja irene sm krystal selamat 😣
    Cieeee tae degeum..degeum..degeum..daakdikdukder tu jantung 😄

    Like

  11. Benih – benih cinta mulai tumbuh *taeny*😘😀🙊
    Itu yuri kenapa pake diculik sih ntar nasib irene ma krystal gimana?😓
    Thanks thor

    Like

  12. gaada notif ff baru di email 😢
    wow daebak tegang banget
    please daddy yul ga kenapa2 apa org2 yg nemuin yul sm jieun itu suruhannya park? juhyun udh masuk dipart ini 😀 itu kenapa sama tiffany?
    aish misteri banget tbc 😂
    oke lanjut terus unnie 😊 see you next chapter 😊

    Like

  13. gila ni ff makin mendebarkan aja, sepertinya yg nangkap yul sama jieun itu orangnya taecyeon, gw harap misi mereka cepat selesai dan mereka kembali hidup normal.

    Like

  14. Wah demi loh ya ini adeganny di part ini bkin deg2 nyezz hadeh apalagi pas bagian sica hadeh badass as always yak haha.. Daebaklah kamu jjang Je. Ntu si Irene yaampun tuh bocah ngegemesin bnget salut unnie sama kmu nak2 XD ga heran kmu jdi anakny si emak badass haha dan qw seneng biarpun lu kasih kita moment2 menegangkan trus dibebrapa chap ini tpi lu ttp nyempilin bbrapa moment manis di dlamny haha kyk moment soosica kyaa qw suka liat interaksi mereka biar kata mereka cuma partner disini tpi ga tau knapa qw slàlu menanti interaksi mereka disini mungkin cuma qw tpi kdg menurut qw mereka manis hehe #psstttt tlong jangan bilang ke yul ma sunny ya qw ngomong gini bisa berabe nasib qw 😀 .
    Next chap ttp semangat nulisny Je..Fighting!

    Like

      1. JANGAN!!Ntar ga manis lagi rasa diantara mereka hduh Jangan deh,,lain cerita klo yg lu bkin partnerny si unie kece ntu oppa kesayangan qw haha qw langsung jawab HARUS Je lu harus jdiin mereka 😀 yoonsic yoonsic yoonsic haha
        qw kirain hari ni lu update indestructible hmm qw ga sabar nunggu eternity hadeh qw jatuh cinta bnget ma ff lu yg ntu Je oya qw masih nungguin ff lu yg castny yoontae yak haha reader koplak mauny banyak yak hehe love u lah Je

        Like

  15. awww s**t pada akhirnya yul + jieun tertangkap aissshhhh hwaa sedih akhit sumlag aish emosi jg aishhh hwaa.. gw masih blom dptbtitik terang soal yoong hwaaa.. ahjussi? nugu?????? oke lanjut dn semngat

    Like

  16. Kelanjutannya bikin merinding thor*kalah valak*eh😄😃✌
    Apa yg terjadi taun2003 thor?! Sampai sampai dendamnya tae tersulut gitu aja saat ngedenger nm oc taecyeon .. Wae?!

    Like

      1. Itu loh thor.. Conjuring part 2 film horror luar yg nampakin wujud asli iblisnya nmnya valak

        Like

  17. Nah dsini pm hwang tidak mau buka suara sebenarnya apa yg terjadi di 2003? Mungkin masalah perampasan entah itu kekuassan atau apapun?…and butterfly team memang komplit misi selalu berhasil biarpun ada kendala.

    Like

  18. Smakin seru critanya, serasa nnton film action,. Smoga irene dan krys nggak trtangkap jga,. Tim butterfly keren sm sprti authornya hehe. Tnggu lanjutanya thor

    Like

  19. Sumpah keren kelompoknya taeng.. apalagi sica sama sooyoung.. kalo ada filmnya bakal jdi salah satu film paporit ini.

    Like

  20. kipas mna kipas tegang aeyyy….
    hohoho tmbh tegang ceritax, Taeny momentx dikit banget….. liat Soo ma Sica haduuhh kerenn abizzz sayang patner Sica bukan Yull

    d lanjut thourr makin seru ceritax….

    Like

  21. wah yul ama jieun ke ketangkep, pasti mereka nanti jd sandraan tuh orang
    irene pinter ya, untung irene ingat pesan sica klo ada bahaya
    taeng udah mulai suka tuh ama pany
    klo baca ne bikin deg2kan takut klo di antara tim batterfly ada yg terluka parah

    Like

  22. 2 dari three shadows udh ketauan, tggl satu lg nih yg blm,si gadis berwajah datar…
    Ceritanya makin seru dan menegangkan…
    Update nya jgn lama2 thor…

    Like

  23. 2 dari three shadows udh ketauan,tggl 1 lg nih, si gadis berwajah datar…
    Ceritanya makin seru dan menegangkan…
    Update nya jgn lama2 thor…

    Like

  24. Huaa mendebarkan. Kayaknya bentar lagi riwayat partai2 abis apa ya sama kelompoknya tae. Haha. Sebegitu bencinya kau bang sama partai ntu. Taeny momentnya nyempil secuil yo hoho. Oh three shadow naeun, hyo, satu nya lagi siapa? Mungkin chap selanjutnya bakal lebih seru. Fighting thor

    Like

  25. mmm… satu chap isinya tembak2an semua. smpe deg…degan deh bcanya. itu jieun n yuri diculik ya? aduuuuuh… kelemahan mreka dunk ktangkap. irene pnter yah, bsa mkir gtu. cpt laporan!
    mbil polisi ktembak? juhyun ktembak? jgn dunk…. jangan. kan kasian.

    Like

  26. Aaahh yul gw ketangkep jugaa.. dagsigdug sumpah bca part ini.. awas lo bkin gw kena serangan jantung dex….
    Tpi gw msih penasaran sma yoong gw msih meraba2 tntang yoong..
    Pokoknya top dah adex gw ini..

    Like

  27. 2 dari three shadows udh ketauan, tggl satu lg nih yg blm, kira2 siapa ya?
    Ceritanya makin seru dan menegangkan…
    Update nya jgn lama2 ya thor…

    Like

  28. si taetae jdi bodoh kalo ada fany
    hampir aja tdi dia nyelakain drinya sendiri
    hyo salah satu three shadows tae

    Like

  29. Huwaaa…ini yg ditunggu akhirnya terjadi….
    Pertarungan yg sebenarnya. ..
    Yaakkk…sp yg berani nangkp yuri n jieun..???
    Jng bilng ini.hnya jebkn agar butterfly nunjukin btng hdungnya…haha…
    Aischh….gmn nt reaksi mreka???
    Aplgi klo fany ketemu dg pm hwang..apkah dia akn terpengaruh dlm memorynya,,,???
    Gwe hrp kelompok butterfly ttp selamat bersama”….
    Next chap…pasti mkin seru kann jjeee?? Gwe tunggu….

    Like

  30. oh men!saking serunya kaga sadar dah tbc…
    wah jgn” ntar pas yoong nemu si taec papasan sama letnan lagi beserta anak buahnya…
    widih flashback taeng sama nauen nyentuh abis…
    tuh si pm hwang disiksa pelan” ama sunny tp masih aj bandel kaga mau ngaku,,loyal sama org yg salah tuh si pm hwang…

    Like

  31. Dah g tau mau comment apaan gw je. Menegangkan, coba lu bikin film nya je pasti seru wkwk
    Yg nangkap jieun sma yul pasti suruhan mr park, untung irene inget pesan sica supaya lgsg lari.
    Cuma gw agak penasaran je sma seohyun, kok perasaan gw kyk nya seo d pihak taeng ya…

    Like

  32. akhirnya butterfly update…

    kira2 tree shadow yg satu lgi siapa yah???
    yuri sma jieun siapa tuh yg nyulik, taecyeon kah atau mr.park???

    ahjussi yg dimaksud irene siapa sih???smoga irene sma krystal gk kenapa2 deh slama mereka mlarikan diri…
    ditunggu next update butterfly thor..

    Like

  33. susah mo msukin komen ya? baca ni brasa ikut dag,, dig,, dug tor, keren 🙂 shadow bru ketahuan naeun n hyo saya yg satu siapa ya? apa klewat baca sya. kykna yg culik yuri td orangnya ok ya kah ? kurang banya td bacanya lagi seru2nya udh slesai aja, hehee maap..ank2 kecil moga slamet ya

    Like

      1. ya tor bacana loncat2, ok tor dah pokoknya butterfly, baca kesana kmri hee dingerti2in dulu deh. tapi bener keren ffnya ampe kebayang 😀 ya klo di protek berarti aq gmn bukanya ?

        Like

  34. astaga yul disaat calon istri mu berjuang mati matian kenapa kamu harus ketangkap sih???? kagak bisa diundur aja tu penangkapan yuri??
    btw gue berasa nonton film action nih semua cerita bisa terbayang di kepala gue kayak kaset keren keren jenius nih authornya bisa bikin cerita kayak gini. Itu si juhyun setelah sekian lama vakum akhirnya muncul lagi di part part terakhir cerita ini makin seru deh ceritanya entar dan gue berdoa semoga taeng cs biasa nyelesain misi dengan ‘selamat tanpa ada yang mati atau cidera parah biar bisa ngerayain idul fitri bareng wkwkwkwkwkw 😀 ngawur deh komenan gue 😀

    Like

    1. hahahah thanks. jangan terlalu dipuji, kasian authornya geer dan senyum2 XD
      juhyun sibuk sih kmrn2, jadi gue vakumin dulu di letnan muda itu heheheh
      idul fitri masih lamaa. wkwkkw

      Like

  35. keren taeng naklukin semua cewe,, 😛 kykna hyuni juga ada benang merah ama taeng jgn2 ? dendamny ortu ya kykna ?
    semangat berkarya thor,,

    Like

  36. gila makin seru, makin bikin deg deg an
    gw bacanya aja deg2an XD
    berharap yoong cpt dapetin si taecyeon, bunuh aja bunuh ish
    hmm jd itu tae yg sama naeun, tp naeun sukanya sama yoong yah hahahha
    wah jieun sama yul ditangkep ? mati lah, pasti mereka mnta butterfly buat dateng -__-” makin ribet aja deh
    hmm gw penasaran apa yg dilakuin taecyeon sm pany didalem td ? tae ga sabar bgt, smpe nyerang dluan ckckck
    gw harap mereka ga knp2 deh hufttt

    Like

  37. Dari awal sampe akhir part gw baca y deg degan Thor,bener2 berasa kaya ngerasain setiap kejadian yg dialami tokoh hehehe……..kaya y kalo sica selingkuh sama Soo seru kali y Thor hahaha…..gw cuman berharap gk ada yg mati dari pihak butterfly.

    Like

  38. Jangan bilang yul sama jieun bakalan jadi sandera nih soalnya dibawa kelompok partai biar rencana taeyeon cs gagal haduuuh
    Deg-degan bacanya haha
    Semangat ya kak updatenya 😊 fighting !!!

    Like

  39. Woooo… ini menarikkkk…
    Gw tertarikkk buat baca kelanjutannya…
    Yoyoyo thorrr… serius… butterfly luar biasa….
    Taengsic moments??? Awww… its something to meee..
    Wooosss… gw penasaran abis ama action mereka…
    See u thorrr… hwataenggg!!!

    Like

  40. eciyyeee…..tae jatuh hati sama fany sayangnya fany datar2 aja hahaha…..
    hadooh….itu siapa yang ngikutin jieun sama kwon yuri gereget gw sama penjahatnya mudah2an irene sama krystal bisa lolos trus nemuin ahjussi nya.
    next dah jeje^^….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s