The Heirs (19)

Tittle                : THE HEIRS

Cast                 : Kim Taeyeon

Kwon Yuri

Jessica Jung

Im YoonA

Tiffany Hwang

Choi Sooyoung

Girls Generation Member and Others

Genre              : Gender Bender, BitterSweet, Drama, Romance

 

Series

—————————————————————————-

.

.

PART 19

.

.

“Oppa!! Tiff”, Jessica berlari menghampiri keduanya dan memeluk mereka.

.

Sooyoung tersenyum melihatnya dan mengacak rambut Jessica pelan. “Kau tampak bahagia, hmmm?” tanyanya dan Jessica hanya menyengir.

.

“Oppa, aku boleh mengajak seseorang?”, tanyanya lagi dan mengundang perhatian Tiffany dan Sooyoung.

.

“Nugu?”

.

Jessica membalikkan badan dan memanggil seseorang. Tak lama, muncul sosok namja dengan coat hitamnya dan syal biru muda yang melekat di lehernya. Ia tersenyum dan menyapa Sooyoung dan Tiffany.

.

“Hai Sooyoung-ssi, Tiffany-ssi”

.

Sooyoung mengerutkan alisnya melihat Taeyeon ada disini. Ia memandang Jessica untuk meminta penjelasan namun gadis itu segera memeluk lengan Tiffany dan mengajaknya masuk ke dalam restoran. Menolak untuk berkomentar.

.

Taeyeon dan Sooyoung saling pandang. Taeyeon dengan tatapan canggungnya dan Sooyoung dengan tatapan bingung. “Ah, mari masuk Taeyeon-ssi”, ucap Sooyoung pada akhirnya.

.

Selama memesan makanan, Jessica dan Taeyeon terlihat sibuk memilih menu, begitu pula Tiffany. Namun sepasang mata menatap Taengsic dengan penuh tanda tanya. Siapa lagi jika bukan Sooyoung.

.

“Oppa~~ berhenti memandang seperti itu”, Jessica menyadari tatapan Sooyoung.

.

Tiffany langsung mengalihkan perhatian suaminya itu agar memilih makanan. Sepanjang acara makan, ketiganya bercerita banyak hal dan saling bercanda. Sesekali Taeyeon ikut tertawa dan menjawab pertanyaan yang Sooyoung ajukan.

.

“REUS sangat hebat dalam mengambil jaringan. Kau benar-benar pewaris multitalent”, puji Sooyoung yang pernah bekerja sama dengan salah satu perusahaan Taeyeon.

.

“Tidak juga. Ini semua berkat orang-orang dibelakangku dan tim. Mereka bekerja keras membantuku”

.

“Aku setuju denganmu. Kita membutuhkan orang-orang terpercaya yang mendukung kinerja perusahaan” balas Sooyoung.

.

Jessica mempoutkan bibirnya mendengar percakapan Taeyeon dan Sooyoung. “Oppa~~ berhentilah membicarakan perusahaan”, protes gadis itu yang memang tidak suka membahas hal tersebut saat makan.

.

“Baiklah baiklah”, Sooyoung mengangkat tangannya menyerah lalu terkekeh. “Jadi sekarang, katakan pada Oppa apa yang terjadi, hmmm?” lanjut Sooyoung sambil menatap Jessica lalu Taeyeon bergantian.

.

Tiffany ikut menunggu jawaban keduanya. Jessica terlihat malu-malu sedangkan Taeyeon tak berani berkomentar. Ia menyerahkan jawabannya pada Jessica. Akhirnya Jessica menceritakan semuanya pada Tiffany dan Sooyoung.

.

“Jinjja??” Sooyoung sangat terkejut. Ternyata orang yang selama ini dia cari adalah Kim Taeyeon.

.

“Jadi, kau sudah bertemu dengan Ryan Jung?”, tanyanya lagi. Taeyeon mengangguk. “Lalu, kau tahu tentang syndromenya?” Pandangan Sooyoung beralih ke Jessica. Lagi-lagi Taeyeon mengangguk.

.

Sooyoung menghela nafasnya. Ia memainkan gelas yang dipegangnya dan menengguk minuman itu lalu memandang serius ke arah Taeyeon. “Dia adikku yang paling berharga, kuharap kau bisa menjaganya dengan baik”, ia tersenyum pada Taeyeon lalu menatap ke arah Jessica. Gadis itu ikut tersenyum.

.

“Aku akan menjaganya dengan sangat baik”, balas Taeyeon dengan tegas.

.

Tiffany menoleh ke arah Sooyoung dan ikut senang mendengar ucapan Taeyeon.

.

“Tapi Oppa, bisakah Oppa bicara dengan Mommy? Mom pasti sangat kecewa”, ucap Jessica sendu.

.

“Kapan pertemuannya?”

.

“Besok malam”

.

“Oppa akan bicara dengan Mom. Jangan khawatir”, Jessica kembali tersenyum saat Sooyoung mengatakan itu. Ia segera berdiri dari kursinya dan memeluk Sooyoung.

.

.

.

—————————

.

Flashback….

.

Hujan deras mengguyur seoul sejak sore hingga malam. Kendaraan terus berlalu lalang namun tak ada satupun yang berniat mengurangi kecepatan. Seorang gadis dengan coat tebal berteduh di bawah pohon, menunggu kekasihnya yang tak kunjung datang.

.

“Lagi-lagi dia lupa menjemputku” keluhnya dengan tubuh yang mulai kedinginan. Sudah 3 jam lebih dia menunggu.

.

Merasakan tubuhnya mulai lemah, ia berniat untuk menghentikan sebuah taksi. Namun langkahnya terhenti dan kesadarannya mulai hilang. Semuanya terasa gelap.

.

.

.

.

.

Ia membuka mata dan mendapati dirinya di sebuah kamar yang mewah dan tempat tidur yang empuk. Tak lama kemudian, pintu kamar terbuka dan muncullah sosok pria bertubuh atletis dengan membawa nampan.

.

“Kau sudah sadar?” tanyanya sambil mendekat ke tepi ranjang. “Aku menemukanmu pingsan tak jauh dari restoran tempat kita bertemu membicarakan projek”, lanjutnya lagi.

.

“Terima kasih Oppa, maaf merepotkanmu”

.

Pria itu tersenyum. “Its okay. Syukurlah jika aku yang menemukanmu. Apa kau menunggu Woobin semalam?

.

Seohyun mengangguk dan tersenyum sedih mengingat kejadian semalam. Ia merasa hubungannya dan Woobin tak sejalan seperti dulu. Dirinya sibuk dengan semua proyek perusahaan sedangkan Woobin lebih suka bersenang-senang.

.

Kejadian hari itu membuat segalanya berubah. Seohyun semakin sibuk dan sering melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri bersama Yuri yang notabene adalah partner kerjanya. Kebersamaan mereka lambat laun membuat keduanya dekat. Selesai bekerja, biasanya mereka akan pergi berlibur bersama sehari dua hari sebelum kembali ke Seoul.

.

Seohyun menemukan sosok pria bertanggung jawab terhadap masa depannya. Yuri bukan hanya pria yang serius dalam pekerjaan, tapi ia bisa diajak bercanda ketika mereka sedang bersantai. Sosok Yuri mengganti kekecewaan Seohyun pada Woobin.

.

Sejak awal Seohyun tahu bahwa Woobin tak berniat terlibat dalam bisnis keluarga. Ia menerima hal itu karena ia percaya bahwa Woobin memiliki rencana masa depan yang lain. Sayangnya kepercayaan Seohyun mulai berkurang ketika melihat Woobin sering berpesta bersama teman-temannya. Saat itulah Seohyun pun mulai berpiki bahwa pernikahan belum ada di dalam rencana Woobin.

.

Puncaknya saat Yuri dan Seohyun memutuskan berlibur di Istanbul. Selesai meeting, keduanya memutuskan untuk stay di kota yang penuh dengan sejarah selama seminggu. Disanalah semuanya bermula, hubungan yang hanya sebatas rekan kerja berubah menjadi hubungan yang serius.

.

Keduanya mulai serius dan memutuskan untuk saling membuka diri. Seohyun menerima bahwa Yuri masih terikat dengan Jessica begitu pula Yuri yang menerima Seohyun masih memiliki hubungan dengan  Woobin.

.

Cinta memang tak pernah salah, hanya saja bagaimana individu tersebut menjalankannya. Untuk menutupi semuanya dari publik, keduanya memutuskan untuk sering bertemu di Jepang dan tinggal di apartemen yang sama.

.

.

From: Yul Oppa

Tidurlah, aku tidak akan pulang malam ini. Jessica baru saja tiba di Tokyo.

.

From: Yul Oppa

Maaf and love you.. Goodnite baby

.

Seohyun mendesah pelan. Ia menatap makanan yang baru saja ia siapkan untuk Yuri dan dirinya. Ia memilih tetap duduk di meja makan dan mulai menyantap makanan itu seorang diri.

.

.

.

.

 

Seseorang memeluk tubuhnya dari belakang. “Melamun?” tanyanya sembari mendekap lebih erat. Mereka berada di balkon kamar hotel dan memandangi kota Seoul yang diguyur hujan.

.

“Saat hujan seperti ini, aku selalu ingat bahwa Oppa menyelamatkanku”, ujarnya masih menatap ke depan.

.

Pria itu tersenyum dan meletakkan dagunya di atas pundak wanitanya. “Aku bersyukur, mungkin itu takdir hubungan kita hingga bisa seperti sekarang”, ia mengangguk setuju.

.

“Apa kau akan baik-baik saja, Oppa? Aku bisa menunggumu jika kau mau”, Seohyun mengingatkannya lagi tentang pertemuan keluarga Jung dan Kwon.

.

“Aku akan baik-baik saja. Besok pagi penerbanganmu ke Tokyo, aku akan menyusul setelah semuanya selesai, hmmmm”

.

Seohyun meletakkan kedua tangannya di tangan Yuri yang melingkar di perutnya. Ia ikut tersenyum pada Yuri. “Gomawo Oppa, for everything”.

.

.

.

.

***

.

.

Sepasang mata tak berhenti memandanginya sedari tadi. Namja itu terus menunjukkan senyumnya, membuat seorang gadis merasa risih dengan tingkahnya.

.

“YAH! Berhenti melihatku seperti itu. Pervert”, kesalnya pada sang kekasih.

.

Namja itu dibuat tertawa dan terus menggodanya. Ia bahkan tidak takut dengan tatapan tajam dari gadis itu. “Soon-to-be Mrs. Im, Your look so hot baby”, goda Yoong lagi dan akhirnya mendapat lemparan bantal dari Krystal tepat di wajahnya.

.

“Keluar, bodoh”, kali ini dengan kekesalan yang luar biasa seraya ia menutup pintu dengan cukup keras. Hal itu mengundang tawa dari Yoong yang sudah berada di luar kamar.

.

Krystal memandang dirinya di cermin. Ia merasa aneh dengan pakaian yang diberikan Nyonya Im padanya. Pakaian tradisional Korea yang baru kali ini ia kenakan. “Huft, pakaian ini membuatku terlihat gemuk”, ucapnya sambil mempoutkan bibir.

.

Saat berkunjung menemui keluarga Yoong, Krystal mengenakan salah satu gaun favoritnya yang biasa ia kenakan dalam pesta kerajaan. Namun karena keluarga Yoong asli Korea, ia diberikan hanbok untuk dikenakan. Dan semua ini adalah permintaan dari ibu Yoong yang ingin melihat Krystal mengenakan pakaian tradisional itu.

.

“Awas Im Yoong. Akan kubunuh kau”, umpatnya lagi mengingat Yoong justru tertawa melihatnya. Namja itu berhasil membuatnya kesal.

.

Krystal menatap sekali lagi dirinya yang sudah mengenakan hanbok. Ia keluar dari kamar tamu dan menuju ruang makan. Disana semua keluarga Im sudah ada kecuali Im Jinah, kakak Yoong yang masih berada di luar negeri untuk urusan bisnis.

.

Nyonya Im menunjukkan senyum bahagianya begitu melihat calon menantunya mengenakn hanbok. Yoong segera berdiri dan membantu Krystal untuk menghampiri kedua orangtuanya. Mengenakan pakaian tradisional korea, keduanya memberi hormat kepada kedua orangtua Yoong.

.

“Cantik sekali calon menantu kita, Yeobo”, ucap Nyonya Im pada suaminya yan dibalas anggukan setuju dari Tuan Im.

.

“Silahkan duduk, sayang”, ucap Nyonya Im pada Krystal diikuti oleh Yoong.

.

Suasana makan malam terasa begitu hangat dan menyenangkan. Mereka banyak berbagi cerita menyenangkan terutama kegiatan sosial Yoong dan Krystal yang mereka lakukan di tempat berbeda.

.

Kehangatan kedua orangtua Yoong membuat Krystal balik ke masa lalu dimana ia dan Yoong masih bersama. Semua terasa sama dan tak ada yang berbeda. Krystal merasakan de javu itu kembali.

.

“Umma, Appa, lusa nanti aku dan Krys akan pergi ke Jerman”

.

“Secepat itu?” Nyonya Im merespon.

.

“Eoh. Orangtua Krys akan pergi ke Afrika Barat minggu depan karena mereka ada kegiatan sosial disana. Aku ingin menemui mereka terlebih dulu, dan untuk masalah pertemuan keluarga, sepertinya bisa kita laksanakan saat orangtua Krys kembali ke Jerman”

.

Tuan dan Nyonya Im mengangguk mengerti dengan penjelasan putranya. “Appa tidak mempermasalahkannya. Semua kami mereka kepada kalian, mungkin nanti Appa akan meminta Noonamu untuk mengatur jadwalnya agar dia bisa ikut dalam pertemuan”

.

“Gomawo Appa, Umma”, ucap Yoong.

.

Nyonya Im memberikan senyum bahagianya. Ia menoleh ke arah Krystal dan menggenggam tangannya. “Umma bahagia kalian kembali bersama. Maafkan Yoong jika pernah menyakitimu, sayang. Dia memang bodoh meninggalkanmu”, ujar wanita paruh baya itu dan membuat Krystal serta Tuan Im tertawa. Sedangkan Yoong mengerucutkan bibirnya.

.

“I Know, dia memang bodoh, Umma” sambung Krystal.

.

“YAAA!!”

.

Ketiganya kompak menertawakan Yoong yang sama sekali tidak ada pendukungnya. Satu poin untuk kemenangan Krystal.

.

.

.

.

—————————-

.

Sinar mentari muncul dari ufuk timur secara perlahan dan menunjukkan pagi sudah mulai tiba. Dua sosok insan masih terlelap dalam tidurnya dengan tertutup selimut tebal yang menutupi tubuh keduanya.

.

Tak lama berselang, salah satu dari mereka mulai terjaga dari tidurnya. Ia tersenyum, masih dengan mata tertutup saat merasakan sebuah lengan memeluknya dari belakang dengan erat. Tubuhnya yang hanya terbalut selimut, dapat merasakan kehangatan dari tubuh lain.

.

Ia menyingkirkan tangannya perlahan agar tak membangunkan namja itu, namun tiba-tiba sebuah tarikan membuatnya terhuyung ke belakang dan masuk ke dalam pelukan.

.

“Taeng, lepaskan. Aku terlambat ke Rumah Sakit”, ucapnya pada namja itu.

.

“Apa tak bisa kau izin hari ini?”, tanyanya dengan nada childish.

.

Jessica memukul tangannya yang berada di perut. “Jangan berlebihan. Kau membuatku tidur kemalaman dan ini akibatnya. Sekarang singkirkan tanganmu, aku terlambat”

.

“Tapi kau menyukainya kan, Sooyeon-ah. Aigoo~~ bahkan semalam kau terlihat liar, huh”, wajah Jessica memerah saat mengingat kejadian semalam. Taeyeon menyadarinya dan ia terkekeh.

.

“Ah yeppuda~. You are so beutiful even shy”

.

AWWWWWWWWWW

.

Taeyeon berteriak kesakitan saat Jessica menggigit lengannya dengan sangat keras karena menggodanya. Gadis itu segera beranjak dari tempat tidur dengan selimut yang melilit tubuhnya menuju kamar mandi.

.

Taeyeon tersenyum seperti orang gila saat memandanginya hingga Jessica menghilang di balik pintu kamar mandi. “Thanks god. Dia yang pernah hilang kini kembali lagi”, gumamnya masih dengan senyum kebahagiaan.

.

.

.

.

Selesai mandi, Jessica melihat kamar Taeyeon yang sudah rapi. Namja itu sudah tidak ada di kamar. Jessica segera mengenakan pakaiannya dan jas dokter yang ia gunakan. Ia keluar dan mendapati Taeyeon yang sedang mengatur makanan di atas meja.

.

“Take a breakfast before you go”, ucapnya masih fokus tanpa melihat Jessica.

.

Gadis itu mengangguk lalu melepaskan jas dokternya dan meletakkan di sofa ruang tamu. Jessica berjalan mendekati Taeyeon dan membantunya. “Apa kau selalu memasak sendiri? Bukankah kau bisa menyuruh pegawai hotel?”, tanya Jessica.

.

“Hanya sarapan saja. Jika makan siang atau makan malam, ada petugas yang akan mengantarnya ke kamar”, Taeyeon menyengir lalu mencuri ciuman dari Jessica. “Tapi setelah ini, aku berharap kita bisa segera pindah dan tinggal di rumah bersama”, Lagi-lagi ia menyengir karena idenya.

.

Jessica tertawa kecil melihat sisi lain Taeyeon. Meskipun itu sudah sangat lama, tapi Jessica kembali ingat mengenai Taeyeon. Taeyeon tak memaksa Jessica untuk ingat sepenuhnya, namun Jessica ingin mengingatnya. Walau perlahan-lahan, tapi Jessica mulai menemukan siapa dirinya dan Taeyeon.

.

“Ini makanan favorit kita saat di Interlaken, benar begitu?”, tebak Jessica saat mencicipi sandwich tuna buatan Taeyeon.

.

“Eoh, kau membantuku untuk menyelesaikannya saat itu. Apa rasanya masih sama?”

.

Jessica tampak menikmati makanannya dan mulai merasakan sandwich di dalam mulutnya. Ia memandang Taeyeon lalu tersenyum. “Rasanya tak berubah, Taeyeon jjang”, pujinya pada masakan Taeyeon.

.

“Ah syukurlah kau menyukainya. Sekarang habiskan, setelah itu aku akan mengantarmu ke Rumah Sakit”, Jessica mengangguk dan kembali mengunyah makanannya.

.

Sesampai di Rumah Sakit, Taeyeon memilih memarkirkan mobilnya di kelas VVIP yang masih cukup sepi. Ia berusaha untuk menghindari orang-orang yang akan berpapasan dengannya dan Jessica. Sebelum artikel terbit, keduanya harus berhati-hati dengan media.

.

“Kau akan kemana setelah ini, Taeng?”, tanya Jessica saat keduanya masih di dalam mobil.

.

“Aku akan mengurus semua kepindahanku dan Umma ke Paris. Siang nanti ada rapat Dewan dan aku akan memutuskan siapa yang memimpin REUS di Korea”

.

“Kau ingin aku datang ke rapat Dewan?”

.

“Tidak perlu. Setelah kau harus beristirahat. Nanti malam pertemuanmu dengan keluarga Kwon. Hubungi aku jika kau membutuhkan sesuatu”, Jessica mengangguk lalu satu tangannya terangkat ke pipi Taeyeon.

.

“Hmmm pasti. See you Taeng”, Jessica mengecup bibirnya.

.

Taeyeon melambaikan tangan begitu Jessica keluar dari mobil. Ia pun mulai melajukan mobilnya keluar dari parkiran.

.

.

.

.

***

.

.

Sepulang dari kantor, Sooyoung segera menuju ke rumah. Ia tersenyum saat melihat Tiffany menunggu di teras dan ikut tersenyum padanya. Dengan langkah pelan, Tiffany menyambut suaminya.

.

“Kupikir kau akan segera ke pertemuan itu, Young”, ucapnya.

.

“Masih terlalu cepat. Aku ingin pulang menemuimu dan anak kita dulu, setelah itu aku akan pergi lagi”

.

Tiffany terkekeh mendengar. “Semakin hari kau semakin romantis, huh”

.

“Hahahaha, itu karena kau, sayang”, Sooyoung merangkul istrinya dan membawanya masuk ke dalam rumah.

.

Seperti biasa, Tiffany akan membantu Sooyoung melepaskan pakaian kerjanya dan menyiapkan air hangat. Sebelum masuk ke kamar mandi, Sooyoung membalikkan badannya melihat sang istri.

.

“Fany-ah, bukalah tasku. Liat berkas yang berada di map biru dan berikan itu pada Daddy”

.

Setelah Sooyoung masuk, Tiffany segera melakukan apa yang dikatakan Sooyoung. Ia mengambil map biru dan membacanya. Ia tak dapat menahan senyumnya saat melihat progress proyek baru Sooyoung bersama partnernya dari Dubai. Semua keuntungan yang CS Group dapatkan, sudah Sooyoung alihkan untuk pendanaan Hwang Group.

.

Selang beberapa menit, Sooyoung keluar dari kamar mandi dengan handuk yang menutupi bagian bawahnya dan membiarkan tubuh bagian atas terekspos. Tiffany memeluk suaminya dengan airmata kebahagiaan.

.

Sooyoung terkekeh melihat istrinya yang cepat terharu. Ia memeluk tubuh istrinya dengan lembut dan membiarkan Tiffany mencium aroma tubuhnya yang segar sehabis mandi. Tiffany merenggangkan pelukan mereka dan mendongakkan kepalanya untuk melihat Sooyoung.

.

“Thankyou Daddy”, ucapnya disertai senyum bulan sabit.

.

Sooyoung mengusap sisa airmatanya dengan ibu jari dan mengecup kening Tiffany. “No problem. Everything will be alright, hmmm”

.

“Hmmm, i trust you”, keduanya berbagi pelukan lagi.

.

.

.

.

Malam berganti, dan Sooyoung mulai bersiap-siap untuk pertemuan keluarga Kwon dan Jung. Tiffany dengan cekatan membantu suaminya. “Aku sudah menyiapkan ruangan untukmu menunggu. Baro akan menemanimu selama aku menemui Mommy Natasha”, jelas Sooyoung seraya Tiffany membantu mengancingkan kemejanya.

.

“Aku berharap hubungan keluarga mereka akan tetap baik-baik saja setelah ini”, jujur Tiffany.

.

Sooyoung mengangguk setuju. Tapi lebih dari itu, dia mengerti maksud dari Tiffany. Ia jadi mengingat hubungan Hwang dan Choi. Tidak ada yang salah dalam hal ini, hanya saja keduanya mengetahui alasan kenapa James Hwang sangat membenci Ayah Sooyoung.

.

“Terkadang cinta memiliki kisah yang buruk, sayang. Dan mungkin itu terjadi pada Daddy. Dia belum bisa menerima kenyataan bahwa wanita yang pernah dia cintai akhirnya memilih sahabatnya sendiri. Tapi aku bersyukur, setidaknya Daddymu beruntung karena memiliki Mommy dan kau. Andai saja dia menikah dengan Umma, dia akan mengalami hal yang lebih pahit dari sekedar kehilangan. Bahkan Umma, menghianati Appa dengan pria-pria di luar sana”, Sooyoung kembali sedih mengingatnya.

.

James Hwang dan Choi Siwon adalah sahabat karib sejak dulu. Mereka sudah seperti keluarga sendiri, namun segalanya berubah saat seorang wanita masuk ke kehidupan mereka. Setelah mulai beranjak dewasa, kedua sahabat itu memiliki perasaan yang sama terhadap wanita tersebut.

.

James Hwang menunjukkan semua perasaannya terhadap wanita itu tapi sayang wanita itu mencintai Ayah Sooyoung dan akhirnya menikah. Sejak saat itu, James Hwang menjauh dan membenci keluarga Choi. Dan pada akhirnya, James Hwang menikah dengan gadis yang dijodohkan Ayahnya dan menikah dengan Ibu Tiffany.

.

Kehidupan kedua sahabat itu sukses dengan karir dan keluarga masing-masing. Sayangnya, Mr. Choi harus mengalami pahit karena pengkhianatan istrinya dan Mr. Hwang harus kehilangan wanita yang sudah memberinya seorang putra dan putri karena sakit yang diderita. Hubungan kedua keluarga kembali pada jalurnya saat Sooyoung dan Tiffany menjalin hubungan.

.

Mr. Choi mengetahuinya lebih dulu dan ia menerima Tiffany dengan senang hati. Namun James Hwang mengetahui hubungan putrinya dengan anak dari mantan sahabatnya setelah ia merencanakan pertunangan dengan Yoong. Sekali lagi, takdir mempertemukan mereka.

.

Sooyoung berusaha menyeka airmatanya yang hampir menetes.

.

“Kajja, kita pergi sekarang sebelum terlambat”, Ajaknya pada Tiffany seraya menggenggam tanganya.

.

.

.

———————

.

Setelah mengantar Seohyun ke bandara, Yuri kembali melajukan bmw z6 miliknya menuju salah satu restoran eropa ternama di jantung kota Seoul untuk pertemuan keluarganya dan keluarga Jessica. Keduanya memutuskan untuk membicarakan semua ini dengan para orangtua dan memilih sebagai sahabat.

.

Kegugupan tampak terlihat dari wajah Yuri. Ia tahu cara ini akan membuat Ayahnya murka. Sebaik apapun ia mengungkapkan pendapat, jika itu bertentangan dengan keinginan Ayahnya, maka Yuri dapat memastikan bahwa perdebatan diantara mereka tak akan terelakkan.

.

Drrttt…drttttt….

.

.

From: Hyuni

.

Oppa, aku sudah berada di pesawat. Jaga diri baik-baik, semoga semuanya berjalan lancar. Hubungi aku segera jika pertemuan sudah selesai.

.

.

To: Hyuni

.

Hmmm pasti baby. Take care, and see you soon ❤

.

.

Yuri tertawa kecil saat ia menyadari emotic yang baru saja ia kirimkan kepada Hyuni. Tapi semua itu membuat perasaannya sedikit lega. Setidaknya Seohyun terus mendukungnya dan itu yang menguatkan Yuri.

.

Sekitar 40 menit, akhirnya ia tiba di tempat tujuan. Yuri dapat melihat mobil orangtuanya dan juga mobil orangtua Jessica. Ia sedikit mengerutkan keningnya saat menyadari ada mobil Sooyoung disana.

.

“Apa Sica memintanya?”, pikir Yuri.

.

Ia pun segera melangkahkan kaki dan menuju ruangan yang sudah disediakan. Baru saja ia akan membuka pintu, suara hentakan high heels terdengar. Ia membalikkan badan dan tersenyum begitu melihat Jessica baru saja datang.

.

“Yul” Jessica menghampirinya dan memberikan pelukan. “Kupikir aku terlambat” ujarnya.

.

Yuri terkekeh. “Sepertinya Tuhan menginginkan kita masuk bersama, Sica”, balas Yuri dan gadis itu ikut terkekeh.

.

.

Yuri segera membuka pintu ruangan dan diikuti Jessica. Disana mereka dapat melihat kedua orangtua sedang saling berbincang dan menikmati minuman yang sudah disediakan.

.

“Kalian sudah datang”, ucap Ryan Jung begitu menyadari keduanya.

.

Jessica dan Yuri membungkuk memberi hormat lalu duduk di kursi masing-masing di samping orangtua. Begitu menyapa Mommynya, Jessica dapat merasakan bahwa sang Mommy terlihat pendiam dan ada aura berbeda darinya.

.

“Apa Oppa sudah menemui Mom?” Apa semua berjalan lancar?”, pikirnya. Jessica menghela nafas pelan lalu tersenyum pada kedua orangtua Yuri.

.

Selama acara makan berlangsung, semuanya tampak normal. Hanya saja yang dibicarakan lebih banyak ke bisnis dan hal inilah yang tidak disukai Jessica. Ia selalu berharap saat makan malam bersama, dengan siapapun itu, Jessica ingin membahas hal-hal yang menyenangkan ketimbang soal bisnis.

.

Hidangan penutup sudah diselesaikan, dan para pelayan menyiapkan wine untuk obrolan selanjutnya. “Bagaimana hubungan kalian, Sica? Apa Yul memperlakukanmu dengan baik?”, Mr. Kwon memulai pembicaraan ini.

.

“Kami baik, Appa. Yul memperlakukanku dengan baik. Seperti biasanya”, balas Jessica dengan sopan.

.

“Appa berharap kalian tidak saling menghianati”, ucapnya lagi. Di detik itu, Jessica menelan ludahnya dengan susah karena perkataan Appa Kwon. Ia jadi ingat kejadian di Rumah Sakit yang meminta Taeyeon menciumnya dan sengaja membuat Appa Kwon marah. Saat itu Jessica kesal dengan hubungan pertemanan Yuri dan Yejin.

.

“Anak muda biasanya akan melakukan hal-hal yang sedikit negatif. Itu wajar” kali ini Ryan berpendapat. “Benar begitu Yul?”, Yuri menganggukkan kepalanya.

.

“Pernikahan kalian akan berlangsung 3 bulan lagi. Apa ada yang ingin kalian sampaikan?”, tanya Ryan.

.

“Aku setuju denganmu Ryan. Bicarakan apa saja yang kalian butuhkan. Pernikahan kalian akan disorot oleh media Seoul bahkan mancanegara. Kalian berhak menentukan keinginan konsep pernikahan yang diinginkan”, ucap Mr. Kwon.

.

“Hmm, bicarakanlah nak. Apa yang kalian inginkan?”, Mrs. Kwon ikut menyambung.

.

Yuri dan Jessica saling bertatapan. Dari matanya, seolah-olah mereka sedang bicara lewat isyarat hingga akhirnya Natasha bersuara.

.

“Katakanlah, Sica. Mommy tahu ada yang ingin kau sampaikan”, nada Natasha terdengar biasa saja namun tidak di telinga Jessica. Ia tahu bahwa ibunya kecewa.

.

Jessica menunduk. “Dad, Mom”, ucapnya lirih. “Aku dan Yul….” suaranya tercekat. Ia mulai dilema. Jika ia melanjutkan kalimatnya, ia akan membuat ibunya semakin kecewa tapi jika tidak, ia tak mau membohongi perasaannya terhadap Yuri.

.

“Kami memutuskan untuk berpisah”, Yuri membantunya bicara. Perkataan Yuri membuat Mrs. Kwon terkejut. Di sisi lain, Ryan Jung tampak biasa saja dan Natasha yang terlihat menghela nafas. Dan satu-satunya yang tidak suka dengan hal ini adalah Mr. Kwon.

.

“Apa yang kau katakan Yul?”, Appanya berusaha menahan amarahnya.

.

“Sica tidak mencintaiku Appa, begitu pula aku. Aku menganggapnya saudara dan sahabat. Tidak lebih” jelas Yuri.

.

“Cinta bisa tumbuh saat kalian sering bersama, cobalah untuk itu”, ucap Mr. Kwon lagi.

.

Belum sempat Yuri membalas ucapan Ayahnya, Ryan Jung bersuara. “Apa itu benar, Sooyeon-ah?”, tanyanya dengan lembut.

.

Jessica mengangguk, masih dengan kepala yang tertunduk. “Aku sudah mengingat Taeng, Dad”, lirihnya dan hanya bisa didengar oleh Ryan.

.

Ryan Jung mengusap kepala putrinya dan tersenyum pada gadis kecilnya itu. Ia kemudian menatap Mr. Kwon dan Mrs. Kwon. “Sepertinya putra putri kita sudah memutuskan pilihan mereka. Sebagai Ayah, aku tak ingin memaksakan masa depan Sooyeon”, ada nada penyesalan dan permohonan maaf dari suara Ryan.

.

“Kita bisa membicarakan ini, Ryan”, Mr. Kwon kembali berpendapat.

.

“Mereka sudah dewasa, aku menghargai keputusan ini. Untuk masalah kerjasama, kita tetap bisa terus bersama sebagai partner dan keluarga. Yuri sudah seperti putraku sendiri. Bagaimana denganmu, Natasha?” Ryan menoleh ke arah istrinya.

.

“Aku mengikuti persetujuanmu” balas Natasha. Lagi-lagi Jessica merasa bersalah mendengar nada suara Mommynya.

.

Ryan kini memandang kedua orangtua Yuri. Tak berapa lama, hembusan nafas kasar dari Mr. Kwon. “Baiklah jika ini yang kalian inginkan”

.

Ryan berdiri dan menjabat tangan Mr. Kwon. “Aku berharap kerjasama kita terus berlanjut hingga akhir. Untuk soal artikel, biar kami yang mempublishnya”, ucap Ryan.

.

Mr. Kwon mengangguk. Ia lalu menoleh ke istrinya dan Yul lalu kembali ke Ryan, Natasha dan Jessica. “Kalo begitu kami permisi dulu”, pamit Mr. Kwon.

.

Setelah keluarga Yul meninggalkan ruangan ini, hanya kesunyian yang melanda. Jessica kembali menundukkan kepalanya dan menunggu Natasha berbicara. Ryan Jung memilih diam dan membiarkan ibu dan anak itu menyelesaikannya. Ia tak memaksa Jessica menjadi pewarisnya, namun keadaan memang membuat Jessica harus melakukan itu.

.

“Youngi sudah mengatakan semuanya pada Mom”, Jessica mendongakkan kepala untuk memandang Ibunya yang sedang bicara. “Mom menolak ide gilamu. Kau pikir dengan menyerahkan mahkotamu pada Yul, membuat semuanya terlihat gampang huh?”

.

“I’m sorry mom”, lirihnya.

.

“Temui Mom di kantor besok. Artikelmu dan Yul akan dipublish segera”, Natasha mengambil tasnya lalu pergi meninggalkan ruangan.

.

“Dad”, Jessica melihat ayahnya yang mendekat.

.

“Mommy hanya butuh waktu. Ikuti saja perkataannya”, Ryan Jung memeluk putrinya lalu ikut pamit menyusul istrinya. Jessica membungkuk memberikan hormat sebelum Ryan keluar dari ruangan.

.

.

.

————————–

.

Sooyoung mendekat ke arah loby restoran bersama Tiffany. Ia melihat Ryan Jung baru saja keluar dari ruang pertemuan. “Dad”

.

“Ah, syukurlah kau masih disini nak. Mom hanya membutuhkan waktu untuk menerimanya. Dia akan baik-baik saja. Sekarang tolong jaga Jessica, Daddy akan membicarakan ini dengan Mommy”

.

“Tenang saja Dad, Sica aman bersamaku dan Fany” Ryan tersenyum pada keduanya dan segera pergi.

.

Sooyoung menggenggam tangan Tiffany lalu keduanya berjalan menyusul Jessica. Baru saja beberapa langkah, seseorang memanggil mereka. Keduanya menoleh dan melihat Taeyeon sedikit berlari.

.

Hosh…hosh….

.

“Dimana Sica?”, tanyanya dengan nada panik. “Aku menghubunginya namun ponselnya tidak aktif”

.

“Dia masih di dalam. Pertunangan mereka resmi berakhir. Besok artikel akan dirilis, dan sebelum kondisi membaik, kuharap kau dan Sica tidak bertemu dulu”, jelas Sooyoung.

.

“Hmmm aku mengerti”

.

“Kita bicarakan ini nanti. Sekarang kita temui Sica”, ajak Sooyoung.

.

Ketiganya pun menyusul Jessica untuk menemui gadis itu.

.

.

.

.

.

“Sekarang dan seterusnya, aku akan melindungimu Sooyeon-ah”

.

.

.

.

.

TBC

———————————-

YUHUUUU JEJE IS BACK ^^

Semoga menikmati chapter ini. Masih ada beberapa part untuk ending. So, semoga pada masih betah nungguin FF ini. Hehehehe

.

See you

.

Annyeong!!

.

.

by: J418

.

.

*bow*

Advertisements

102 thoughts on “The Heirs (19)

  1. tarik nafas panjang setelah baca the heirs. akhirnya satu persatu masalah mereka selesai. yg ditakutkan yul tentang appa nya ga terjadi, ikutan deg2 an nungguin pertemuan keluarga jung n kwon.

    Like

  2. akhirnya masalah yulsic selesai, tinggal nunggu apa yg akan terjadi sama taengsic dan yulhyun kedepannya
    yoonkrys tetep walaupun berantem tapi sweet kekekee bikin senyum2
    oke di tunggu next chap nya thor

    Like

  3. Akhirnya hubungan yulsic benar” udah berakhir dan orang tua mereka bisa nerima, pokoknya di ff ini couple yg paling gw suka itu yoonkrys mereka lucu

    Like

  4. huaaa masalhnya satu persatu mulai terselesaikan tinggal sentuhan akhir dan semua berakhir bahagia atau akan ada masalah baru?? moment taengsic sedikit tapi menyenangkan hati, soo kamu memang orang yang palin bisa di andalkan, udah baik,kaya,tampan romantis anak yang berbakti kurang apa lagi coba untuk buat daddy hwang bersatu?

    Like

  5. Huuuuuu leganya, kirain Mr kwon bkal nampar uncle yul krn prnikhannya dgn aunty sica batal..
    Duuh nih mommy ku kpan lhirannya sih J?? Wkwkwk
    Ga sbar gw pngen menimang debay ><

    Like

  6. Taengsic bertebaran yaa kak hihi aku suka
    Kayaknya itu appa kwon masih gak bisa nerima deh semoga aja hubungan yulseo bisa diterima ntar nyaa
    Dan juga mommy jung gak mempermasalahkan hubunganya taengsic
    Yoonkrys tinggal nunggu persetujuan orang tua krys aja lagi ciyee ciyeee
    Detik-detik menuju ending yaa kak selalu betah lahh kak nunggunya kan fanfic nya keren kayak gini tetap semangat kakak😊

    Like

    • kalo moment taengsic, bawaan gue jadi byun.. habis taeng gitu banget ke sica apalagi sica yang oke2 aja nerima. Wkkwkwkwk.
      iya, Appa kwon belum tentu terima.. huhuhu tapi semoga si Yul bisa naklukin hati Appanya.
      iya beberapa chapter lagi sebelum indestructible II nongol XD

      Like

  7. Yeayy🎉..yulsic sdh rasmi putus..moga aja mr.kwon trima dgn rela hati..makin maju aja hubungan taengsic & yulseo..tp aku suka sama couple yoongkrys & soofany..fighting for the next chapter..lets watch Rain MV.

    Like

  8. baca the heirs udah kayak nunggu pengumuman kelulusan aja,,
    dan ahirnya masalah demi masalh sebagian sudah terselesaikn
    somoga taengsic nntinya akan tetap bersama,,
    yoonkrys biarpun selalu brantem, tapi bisa bikin gw diabetes..

    Like

  9. Tuh kan perselingkuhan itu trjadi bukan diawali niat pelakuny tpi karena ada kesempatan 😀 yulseo smoga langgeng n tuh appa kwon bisa setuja dan mau nerima end nya hub yulsic..ribet dah bapakny Yul ambisiny badas inget ahjusi ini 2016 jngan maksa2 perjodohan dah XD .
    Skrg tau knpa mr hwang ga suka ma hub soofany trnyata gegara kecemburuan dimasa silam yak udahlah om ikhlasin aja yg udah lewat.haha
    Yoonkrys cuma nyelepit dkit tpi gpp janur kuning mereka dah mau berkibar kondangan kondangan XD ,, ttp ditungguin kok thor tenang aja pokokny reader padamu..hehe

    Like

    • wkwkwkwkwkwk jadi gitu ya.. perselingkuhan yulseo karena kesempatan. XD emang sih. hihihihi
      sono noh bilangin si Appa Kwon, ini 2016. kekekeke
      entar moment mereka ke jerman. Lo siapin hati aja buat liat moment mereka XD hahahahha

      Like

      • Cie yg bilang emang sih, cie author juga pernah ya hayoo…hahaha.
        Ogah thor qw takut tuh ma appa kwon lu aja sono yg bilangin gidah pake ancaman aja bilangin appa kwon klo ga bisa nerima putusny yulsic ga bisa nongol lagi di the heirs kali aja dia luluh thor XD oya bonusin kalender 2016 juga thor kasian kykny kalender di rumah appa kwon stok lama smua dah lol .
        Tenang aja thor qw udah siapin obat merah ma perban kok…haha

        Like

      • kata teman gue, perselingkuhan itu bumbu manis.. wkwkwkwkwk
        banyak gue kalender 2016.. dapat bonus setiap habis shopping di akhir tahun. entar gue kasih satu punya appanya Yul

        Like

  10. waaa taengsic abis ngapain itu semalam *.* hahahahah
    smoga daddy hwang bisa nerima soo pas tau soo ud bantuin dia ^^
    ternyata dlu appa soo dan daddy pany itu temenan 😐 tapi karena seorang wanita smuanya berubah XD
    hmm jd gt yul sama seo, yul bisa ngisi kekosongan seo pas sm woonbin 😐 ckckckck ini mah gr2 woonbin nya juga, seo jd mutusin dia
    gw takut appa yul bakal ngapa2in td XD gw takut dia jd monster hahaha
    smoga keluarga jung dan kwon bisa nerima keputusan anak2nya deh hahah
    wah ud mau ending yah, ditunggu deh thor kelanjutannya ^^

    Like

  11. akhir nya hubungan yulsic dah resmi berakhir, semoga ja ke depan nya ortu mereka bsa nerima hubungan mereka sma couple nya masing2…
    tinggal nunggu daddy hwang nerima soo n mau nerima bantuan soo.
    td nya gw kira pas yulsic bilang mau putus bakal ada perang dunia ke 3 hahaha….secara ambisi nya mr kwon buat jd yg teratas d dunia bisnis.

    Like

  12. Wah momen taengsicnya masih kurang author j haha tapi kalo taeng mau pindah ke eropa jessicanya gmana thor?
    Yes yulsic resmi bubar tapi Gk percaya aku mr.kwon nerima gitu aja tuh pertunangan batal hupp moga aja mr.kwon gk berbuat jahat sama sica keke
    Akhirnya tahu juga awal mula Yulhyun kalo kegini mah aku gk kecewa lg deh sama seohyun
    Yoonkrys mah gk ada romantisnya branteeem mulu hehe tapi lucu buat kita seneng hehe
    Soofany tinggal nunggu mr.hwang luluh
    Tapi kagum sama sooyoung yg selalu bisa diandalkan soo fighting haha

    Like

  13. Cukup lega pertunangan yulsic akhirnya dibatalin. Seengga nya beban mereka berkurang. Walaupun masih ada beban2 yg belum terselesaikan…
    Tapi kayanya mr.kwon marah besar yaa, ketawan dr gerak geriknya pas lagi pertemuan. Ohh yul nasib mu sangat malang
    Ciee yoongkrys mau menuju ke pelaminan nih, cikidaww ditunggu aja pernikahannya. Ditunggu juga anaknya soofany, cepet lahiran pasti lucu bayi nya;3

    Like

  14. Akhirnyaaa pertunangan yulsic dibatalin 😦
    Oh jadi gitu ceritanya yulhyun, pantesan aja adem ayem aja sebelumnya tetnyata diceritainnya flashback 😀
    Yoongkrys kaya tom and jerry cepet dikawanin aja lah thor kkkk

    Like

  15. Yulseo bikin diabetes aja dasar couple selingkuhan soofany juga bikin melting mulu wkwkwkw. Dan akhirnya yoonkrys aaaaa update juga emg disini ff yang bikin yoonaaddict itu nyaman karna bisa ngebikin yoong jadi begitu ditambah sifat konyolnya mereka berdua disini. Sumpah lope lope dah thor

    Like

  16. akhirnyaaa masalah yulsic kelar juga … meski belum tau jg si mr.kwon mw ngapain yull hiksss smoga yull oppa gk d apa apain deh aminn .. yulseo dri patner kerja jdi patner cinta hihiii semoga langgeng y dan seo slalu bisa smangatin yul

    je emnk smalem taengsic abis ngapain ampe tlat bangun gitu *smiriksmiriklolz …. akh meskipun momennya kurang tp tetep bikin seyum liat taengsicc cjckk

    soofan mkin romantiss y bawaan bayii tuh si soo mkin bisa buat htinya fanny terbang .. dady hwang setuju y sma oppa soo .. kurang apa cobaa liat kan di mw bntu perusahaan dady hwang

    yoonkry ini couple nanonano ada aja yg jadu bahan debat wkwkwk suka suka sma ini couplee *pelukkk krystall di gampar yoong -_- …. semoga orng tua y krys setuju aminn .. jnga ada badai d hjbungan mreka

    semoga momy natasha setuju sma hubngab taengsic .. pasti mw bahas soal knpa sicca mw nyerahin tahtanya sma yul hemm ..

    di tunggu next rain yaa jeje hihi

    Like

    • kalo kata yulseo, cnta bisa datang kapan aja dan dimana aja wkwkwkwk
      entar kalo gue banyakin moment taengsic, lo kebanyakan kipas2. hahahah
      Tuan hwang itu belum terbuka hatinya jadi kudu dilembutin. XD
      Yoongkrys nanonano?? bener sih. hub mereka kan manis asam asin

      Like

  17. Baca chap ini ada rasa lega sekaligus sedikit mengela nafas sesek…
    semoga hubungan taengsic setelah yulsic resmi putus akan lbh baik.
    duh momy nya sicca diem tp nylekit.

    makin suka sama kopel soofany..
    soo jjang…

    Like

  18. Duh seneng deh..yulsic pisah *eh
    Kan akhirnya taengsic bisa bersatu 😂 yoonkrys lucu banget
    Suka banget lihat taengsic sama soofany disini..sweet banget merekaa😍😍😍
    Gak rugi nunggu ff ini…selalu puas dehhh😄 hihi
    Tunggu yang lain deh..pasti keren semua 😃😀
    Fighting!!

    Like

    • wkwkkwkwkwkwk senang kayaknya nih si yulsic putus.
      yoongkrys udah no comment lah ya.. Taeng sama Soo udah ahli memperhatikan pasangan XD

      huwaaaa thankyou.. terharu nih gue. #hug
      sip sip, smga gak bosan nunggu update-annya ^^

      Like

  19. Akhirnya smua menemukan pasangannya masing2
    Semoga mommy nya Jessica dan Appanya Yuri menerima keputusan mereka ya.kasian YulSic. Kisah cinta mereka complicated.
    YoonKrys bentar lg kayanya mau hajatan nih…..hahaha

    Like

  20. Akhir nyaa..yulsic bisa mengatakan perpisahan terbaik tuk mereka,.taeng jgn lari” atuh takut bener sica y hilang lagi 😂😂😂taeng jaga sica baby untukku ..wkwkwk(diketok taeng pake sapu) _😂taengsic😍❤ kalian bs hadapi semua y
    Yulseo nya makin hangat ja nih,hyunie penyemang y yul dan soofany heum 😘young appa makin romantis apa lagi perhatian y itu ma fanny syg banyak banyak laa.
    tenang thor,aku tetap setia nunggu ff mu yg daebak😊😄 fighting

    Like

  21. Taengsic akhir nya bersatu…untung sooyoung bntuin sica ngmg ma mommy…

    Yulsic akhirnya putus…

    Sll ak pantau thor part2 mndkt end

    Like

  22. Hadehhh ini nih yang bikin bapernya kebangetan. Akhirnya taengsic bersatu semoga aja mommynya sica nerima si taetae hehe. Yulseo mah TOP deh jd ga bayangin mereka pacarannya gimana hehehe. Duh thor si soofany makin mesra aja tiap chapter hahhaha. Semoga mereka bahagia selalu. Aminnnn
    Thor bikin oneshoot dong hehehe KrysTae tp pemainnya wkwkwkkw

    Semangat thor lope lope dahh…

    Like

  23. Yeayyy….akhirnya yulsic resmi berakhir kkkk….sebenernya gw kurang suka sm pairingnya tp it’s okelah selama semuanya dapet pasangan masing2 and happy ending, why not lah hihihi….taengsic, soofany, yulseo sm yoonkrys not bad….

    Like

  24. yeaaii.. taengsic..
    mdh2an ke dpanny smkin lancar..

    yoonkrys.. lucu.. moga ortu c krys setuju hbngan mrka..

    betah dong gw nungguin ff lu yg ni thor J ^_^
    ttp smngt & gw nungguin tuh ff yoonsic lu yg bru.. *maksa* ^_^

    Like

  25. ga perlu pake magic apa pun tuk buat sica ke lain hati apa lagi ke diri ku 😂😂 aku ikhlas sica baby milik taeng aja..thor sumpah deh kalo Loe bilang ada beberapa part berarti itu masih panjang cerita nya ..yeiiyy aku senang ga rela cepat cepat berakhir.biarkan moment couple bertebaran apa lagi taengsic kn itu moment jarang bget thor 😄

    Like

  26. akhirnya yulsic resmi putus
    wow taengsic, taeng mah klo udah di kasih lampu hijau ama sica pasti byun nya makin merajalela
    moga nanti keluarga jung bisa menerima hubungan taengsic

    Like

  27. kyaaa kyaaaaa kyaaaa #plaaak
    ahhh serunya chapter ini ..
    akhirnya sedikit demi sedikit semuanya akan beress. .
    dan gw ngarep banget nih nc nya taengsic bakal diliatin full nih #ketauanyadongnya wakakakakaaa
    ayo thor gw tunggu nc nya hehehehe

    Like

  28. Nih ntar couple ya bakal ganti apa tetep aja? Ah jdi makin penasaran hahahaha
    Nc ya dtmbahin dong thor bikin versi semua couple hahahah

    Like

  29. Yoonkrys emang sekalu kocak kalo jadi pasangan deh 😁😁😁
    Taengsic semoga adem” aja abis ini ☺ Yulseo kayanya masih bakal banyak rintangannya nih 😥😭
    Soofany makin so sweet aja 😍😘
    Soo emang menantu yg baik mau ngebantu daddy hwang walaupun daddy hwang gak suka sama sooyoung 😊 Semoga daddy hwang bisa nerima hubungan soofany, terlebih fany bakal ngelahirin baby choi bentar lagi 😊😉

    Like

  30. Yes akhirnu yulsic resmi pts.cint tdk dpt dipksa.baik yul ato sica udh pny org yg dicintai. trungkp jg knp daddy hwang benci klrg choi.
    smg hub mrk mulus..

    Like

  31. okesip taengsic akhir’y bersatu jg dan pertunangan yulsic batal, tp aku blm lega soal masalah appa yul secara dia org’y ambisius bgt
    di dpn keluarga jung sok jaim tau deh klo udh di belakang abis kali yul digebukin
    trs mommy natasha mau ngomong apa yah, kasian sica dipaksa trs jd pemegang mahkota tp ya mau gmn lg yah
    suer aku makin suka ini sama karakter sooyoung bnr” suami sama menantu idaman bgt, dan gk salah klo mom fany rela kawin lg sama daddy soo #pelukciumsoofany
    yulhyun, oke ini emg couple selingkuhan dsni tp klo udh jodoh mh ya gk bisa diganggu gugat
    yoonkry dgn kegilaan mrk yg kerjaan’y selalu berantem bikin ini couple selalu terlihat cute dan romantis moga lancar deh rencana nikah’y
    jeng jeng inilah dia couple terbyun, everydays is sexy time for taengsic haha ^^

    Like

    • hahahhahahah suamiable banget ya si Sooyoung… akkkhh peluk Soo appa deh XD
      kalo buat taengsic, hmmm biarkan lah mereka berkreasi dengan kebyunannya.. Yoonkrys bumbu2 cintanya dari berantem. hihihi

      Like

  32. akhirnya pertunangan yulsic resmi BERAKHIR…!!! hehe dan taengsicpun siap mengudara kkk…masalah pertunangan udah selesai sekarang masalahnya sica adalah tentang mahkota dan taeyeon dengan mommy jung…apakah nanti mommy jung bakal nerima taeng ataukah sebaliknya…
    untuk para pasangan semakin hari semakin sweet aja untuk taengsic semakin byun ,soofany makin manis,yoonkrys semakin romantis dan lucu, dan yulseo makin romantis jga…semoga semua pasangan bahagia dan gak akan ada masalah lagi…..

    Like

  33. woahh ini semakin mendekati ending. Finally yulsic bisa memutuskan hubungan mereka dengan baik dan taengsic benar-benar telah kembali. Yoonkrys disini jadi pasangan muda sekaligus jadi pasangan yg rusuh. Dikit-dikit berantem, tapi ucul sih gaya berantemnya mereka persis kayak pasangan muda yg lagi kasmaran kekeke

    Like

  34. yulsic , batal nikah , sedih juga sih , gue paling ngeshipp mereka . tpi disini lebih suka sama taengsic . wahh ,, smoga masalah yg datang bisa didelesaikan dengan baik ..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s