SERIES, The Heirs

THE HEIRS (14)

Tittle                : THE HEIRS

Cast                 : Kim Taeyeon

Kwon Yuri

Jessica Jung

Im YoonA

Tiffany Hwang

Choi Sooyoung

Girls Generation Member and Others

Genre              : Gender Bender, BitterSweet, Drama, Romance

 

Series

————————————————————

.

.

PART 14

.

.

Yuri berjalan memasuki koridor kampus. Ini pertama kalinya dia kembali ke kampus setelah sibuk dengan segala hal yang berbau tentang bisnis. Ia tertawa kecil saat melihat Yejin begitu serius membaca buku di taman kampus.

.

“Woow, kau memang mahasiswi yang rajin”, kekeh Yuri pada gadis itu dan duduk disebelahnya.

.

“Yeah, ini semua gara-gara kau”, protesnya tanpa menoleh ke arah Yuri.

.

Yuri semakin tertawa begitu mendengar nada jutek dari lawan bicaranya ini. Ia pun merangkul Yejin dan mulai mengganggunya. “Dengarkan aku Yejin-ah. Kau tidak perlu khawatir, kampus ini bisa membantumu dengan baik”, ucapnya sambil memainkan alis.

.

Awwww.. Yejin memukul kepalanya dengan buku.

.

“Kau pikir aku butuh bantuan kampus? Aku bisa sendiri”, ia berkata dengan cuek lalu membaca bukunya kembali. Yuri hanya bisa menunjukkan tampang cemberutnya.

.

.

“Yejin-ah”

.

Keduanya refleks menoleh ke arah seseorang yang berdiri tak jauh dari mereka dengan menggunakan seragam putih khas kedokteran. Orang itu mendekat ke arah Yejin dan Yuri, tapi ia lebih fokus memandang Yejin.

.

“Kim Taeyeon?” tanya Yejin memastikan.

.

Orang itu mengangguk. “Eoh. Apa kau melihat Hyuni?”, tanyanya dengan sopan.

.

Yejin segera menggelengkan kepalanya, menandakan ia belum bertemu Sohyun. “Kupikir, kau bertemu dengannya di Rumah Sakit” balas Yejin.

.

Taeyeon menghela nafasnya. Terlihat wajah kelelahan dari namja imut itu. “Sudah tiga hari Hyuni tak menjenguk adikku. Woobin terus menanyakan keberadaannya. Maka dari itu aku kemari dan bertanya padamu mengingat kau yang paling tahu keberadaannya”

.

“Tapi aku juga tidak bertemu Hyuni. Bahkan di rumah pun, aku tak dapat menemukannya”, jelas Yejin.

.

Taeyeon cukup kaget dengan berita ini “Baiklah, kalo begitu terima kasih. Maaf mengganggu waktumu” Taeyeon menatap Yejin, lalu menatap namja disampingnya yang sedari tadi diam saja dan mendengar percakapan mereka.

.

Yejin menyadari situasinya. Ia segera mengenalkan Yuri pada Taeyeon, dan keduanya pun bersalaman. Seperginya Taeyeon dari sana, Yuri menatap Yejin dengan kerutan yang terlihat di dahinya.

.

“Wae?”, Yejin balik menatap Yuri.

.

“Kau mengenal anak kedokteran? Wow, itu terlihat sedikit aneh” jujur Yuri.

.

“YA! Kau pikir aku seculun itu”, Yejin bersiap memukul kepala Yuri dengan bukunya lagi tapi Yuri segera melakukan pertahanan.

.

“Hehehe, kau lucu sekali jika semarah itu”, Yuri menunjukkan tanda peace dengan jarinya. “Kajja, kita makan. Aku lapar”, ajak Yuri.

.

Namja itu pun membantu Yejin mengemasi bukunya dan mereka pun pergi berdua. Tak jauh dari sana, sepasang mata melihat mereka dari kejauhan dan mengepalkan tangannya melihat kedekatan Yuri dan Yejin.

.

.

—————————-

.

“Yul”

.

“Ya?”

.

“Kupikir ini semua salah. Kau tak seharusnya denganku. Bagaimana dengan Jessica?”

.

Yuri meletakkan sendoknya. Matanya lekat memandang Yejin. “Apa yang salah? Aku hanya berteman denganmu. Apa kau takut Sica melihat ini dan salah paham?”, Yejin menganggukkan kepalanya. Terkadang ia merasa harus menolak ajakan Yuri karena mempertimbangkan status namja itu.

.

“Dengarkan aku Yejin-ah. Ada hal yang tak bisa kau pahami dan aku tak bisa mengatakannya. Tapi aku dan Sica sepakat untuk menjalin hubungan ini tanpa harus terbebani. Jadi Sica tak akan marah lagi”

.

Yejin menghela nafas. “Sejujurnya aku bukan ingin menjauhimu Yul, tapi kau tahu kan kita ini berbeda?”

.

“Hmmm dan kenapa jika kita berbeda? Apa itu suatu dosa?” Yuri mengerutkan keningnya tak mengerti dengan pikiran Yejin.

.

“Huft, sudahlah. Aku tak ingin membicarakan ini lagi”, Yejin melanjutkan makannya begitu juga dengan Yuri yang hanya mengendikkan bahunya.

.

.

.

***

.

“Minggir”, ketusnya saat seseorang menghalangi jalannya menuju ruangannya.

.

“Sica-ah, kenapa kau marah? Apa aku punya salah?”

.

Jessica menghentakkan kakinya karena kesal dengan ulah namja ini yang terus menghalangi jalannya. “Dengar ya tuan, siapapun namamu aku tidak peduli. Sekarang minggir dari jalanku”, gadis itu sedikit meninggikan suaranya.

.

“Kau tak mengingatku? Lagi? Wae? Kau selalu bersikap seperti ini. Kadang mengingatku kadang tidak. Apa kau sedang mempermainkanku?”, Taeyeon mulai terpancing emosinya. Dia menjadi sangat kesal dengan sikap Jessica. Padahal baru 2 hari yang lalu mereka bertemu dan bercanda bersama.

.

“Aish, minggirlah”, Jessica menabrak pundak kanan Taeyeon dan melewati namja itu tanpa mempedulikan Taeyeon lagi.

.

.

Taeyeon yang tidak mengerti, ikut menjadi kesal. “What the……? Argghhhh. Ada apa dengannya?” Wajah Taeyeon terlihat sangat kesal.

.

Dia baru saja dipusingkan dengan Hyuni yang menghilang dan sekarang dengan Jessica yang seperti itu. Tak ingin berlama-lama, Taeyeon segera pergi dari Rumah Sakit.

.

.

.

.

Di sisi lain,

.

Tubuh Jessica meluruh di balik pintu ruangan miliknya. Jantungnya berdegup kencang dan kepalanya sangat pusing. Ia memegang kepalanya dan meringis.

.

“Arrghh, siapa pria itu? Apa aku mengenalnya?”, Jessica berbicara pada dirinya sendiri.

.

Namja itu terasa familiar, tapi Jessica tidak mengingatnya. Gadis itu segera berdiri dan berjalan menuju laci untuk mencari obat yang harus dikonsumsinya. Setelah meminum obatnya, Jessica mengistirahatkan tubuhnya di kursi dan mengambil ponsel miliknya.

.

.

“Yul….”, sapanya setelah sebuah suara menyahut panggilannya.

.

“Baby, ada apa?”

.

“Oddiga?”

.

“Aku masih di kampus. Kau terdengar tidak sehat. Are you okay, baby?”, Nada Yuri terdengar cemas dan Jessica tersenyum mendengarnya.

.

“Aku baik-baik saja Yul. Hmmm, ngomong-ngomong…. apa kita mempunyai seorang teman, namja berkulit putih dan sedikit lebih tinggi dari aku?”

.

“Tidak ada, baby. Wae?”

.

Jessica diam untuk berpikir. Tapi belum sempat ia membalas pertanyaan Yuri, namja itu berbicara dengan nada yang lebih khawatir dari sebelumnya. “Sica, apa yang terjadi? Apa kau melupakan sesuatu?”, tanya Yuri dengan panik.

.

Jessica memegang kembali kepalanya yang masih pusing. “Eoh, aku sepertinya melupakan sesuatu” ujarnya.

.

“Apa kau sudah meminum obatmu?”

.

“Sudah Yul. Tenanglah, aku baik-baik saja. Aku harus ke kamar pasien, sampai nanti Yul”,

.

“Eoh, hati-hati baby”

.

Jessica segera mematikan ponselnya, tak ingin membuat Yuri khawatir. Ia menatap ke langit-langit ruangannya dan mendengus pelan. Sejenak terdiam, lalu ia mengambil peralatan dokternya dan keluar ruangan untuk mengunjungi pasien-pasiennya.

.

.

.

.

.

—————————

.

Seorang gadis tersenyum menyambut kedatangan orang yang ditunggunya. Ia merentangkan tangannya dan orang itu memeluknya. Namun detik selanjutnya, dia menautkan alisnya melihat wajah kesal orang itu.

.

“Wae, Oppa?”

.

Namja itu belum menjawabnya. Ia memilih duduk terlebih dahulu diikuti gadis itu. “Aku sedang kesal dengan seseorang”, adunya pada gadis itu.

.

“Nugu?”

.

“Jessica”, ucapnya sambil mendengus kesal.

.

“Apa yang terjadi?” heran gadis itu.

.

“Molla.. Hari ini aku berniat mengajaknya pergi tapi saat aku menemuinya, dia bersikap tidak mengenalku dan bersikap sangat ketus”, jelas Taeyeon yang masih terlihat kesal.

.

“Apa kau berbuat salah, Oppa?”

.

Taeyeon menggeleng. Ia kemudian menopang dagunya dan sedang memikirkan sesuatu. “Ini aneh Krys”, ucapa Taeyeon. “Ini bukan pertama kalinya Jessica seperti ini. Beberapa minggu lalu dia juga seperti ini”, Taeyeon menceritakan kejanggalan yang dia rasakan.

.

“Maksudnya, Oppa?”

.

“Dia seolah melihatku seperti orang asing dan tatapannya kosong. Jadi kupikir dia tidak sedang bercanda. Apa kau tahu sesuatu tentang Jessica, Krys?”

.

“Selama kami berteman, aku tidak terlalu sering bertemu dengannya Oppa. Jika kami bertemu pun, hanya di business party. Jadi aku tidak mengenalnya secara dekat”

.

Jawaban Krytsal membuat Taeyeon hanya bisa menganggukkan kepalanya. Tak lama berselang, seorang namja datang menghampiri mereka dengan rokok yang belum menyala di mulutnya.

.

“Apa kau punya rokok satu lagi, Yoong?”, tanya Taeyeon begitu namja itu duduk disebelahnya.

.

Krystal memelototi keduanya yang dengan polosnya mulai merokok didepannya. “Aish, apa harus merokok sekarang?: kesalnya dengan melipat kedua tangan di dada dan menatap tajam dua namja didepannya.

.

“Just one Krys”, ujar Yoong yang baru saja menyembulkan asapnya di bawah meja. Walaupun ia merokok, tapi Yoong masih punya tata krama untuk menghargai orang lain yang tidak merokok. Sedangkan Taeyeon bukan perokok, hanya saja dia bisa merokok.

.

Krystal hanya tersenyum melihat kebiasaan Yoong satu ini yang tak berubah. Taeyeon yang baru saja melakukan hal yang sama, memandang penuh arti kepada dua orang ini.

.

“Apa aku terlihat seperti nyamuk disini?” tanyanya.

.

“Wae?” Yoong balik bertanya.

.

“Kalian terlihat baik-baik saja. Apa aku melewatkan sesuatu?”

.

Yoong tertawa begitu menyadari maksud Taeyeon. “Apa aku dan Krys harus terlihat bermusuhan? Tidak kan Hyung?”, Taeyeon mengendikkan bahunya sedangkan Krystal menggelengkan kepala melihat reaksi Taeyeon.

.

“Jadi, kita akan membicarakan apa?”, Krystal mencoba kembali ke topik pertemuan mereka.

.

Taeyeon ikut mengalihkan pandangannya ke arah Yoong karena dialah sumber dari terjadinya pertemuan ini. Merasa dipandangi, Yoong pun segera menyembulkan asap rokoknya ke bawah meja lagi dan mematikan puntung rokok itu ke dalam asbak.

.

“Aku akan segera melaksanakan rencana ini, setelah itu sesuai janji, aku tidak akan membalaskan dendamku. Hanya memberinya sebuah pelajaran”, jelas Yoong.

.

“Keputusan yang bagus Yoong”, Taeyeon menepuk pelan pundak Yoong dan tersenyum.

.

Krystal menatap namja di depannya dan menganggukkan kepalanya sebagai respon. “Kapan aku harus mencabut sahamku di perusahaan itu?”

.

“Sehari setelah artikel mengenai saham Ritz dikeluarkan”, Yoong berucap lalu memandang Taeyeon. “Dan Reus bisa mencabut sahamnya 3 hari setelahnya. Perusahaan itu tidak akan bangkrut, aku hanya membuatnya goyah. Aku ingin melihat seperti apa usahanya mengembalikan kekacauan itu”, Taeyeon dan Krystal mendengar penjelasan Yoong dengan serius.

.

“Apa ide ini bisa diterima?”, tanyanya lagi.

.

“Aku setuju Yoong, yang penting kau tidak membuatnya hancur seperti yang pernah dilakukannya pada perusahaan kakekmu”, Taeyeon memberikan pendapatnya.

.

“Aku akan menepati janjiku Hyung”, Yoong tersenyum.

.

Tiba-tiba……

.

.

“Hai Kryssie”, seorang namja dengan rambut blonde menghampiri ketiganya dan menuju ke arah Krytsal. Memberikan kecupan di pipi gadis itu. Awalnya Krystal kaget tapi begitu melihat siapa orang itu, dia tersenyum.

.

Krystal memeluk orang itu. “oh my god, Josh. Long time no see”, ucap gadis itu senang. Namja bernama Joseph itu tertawa kecil melihat reaksi Krystal.

.

“Kau semakin cantik dan dewasa Krys”. Jujurnya.

.

Perkataan Joseph membuat Yoong dan Taeyeon mengerutkan keningnya karena mereka tidak tahu siapa namja ini. Krystal yang sadar dengan pandangan mereka lalu mengenalkan Joseph pada keduanya.

.

Tatapan mata Yoong sangat panas ketika melihat Krystal dan namja itu tertawa bersama saat membicarakan kesibukan masing-masing. Ia pun mengambil rokoknya dan mulai menyalakannya lagi.

.

Taeyeon tertawa puas dalam hati melihat reaksi Yoong yang menurutnya sangat lucu. Ia pun menyenggol lengan Yoong dan memainkan alisnya untuk meledeknya.

.

“Shut up Hyung!”, bisik Yoong dengan kesal dan Taeyeon terkikik menahan tawanya.

.

“Krys, apa kau mau berjalan-jalan denganku? Aku bisa mengajakmu mengenal Seoul?”, tawar namja itu.

.

Sebelum Krystal menjawab, Yoong sudah berdiri dan memegang pergelangan tangan Krystal. “Kajja, kita pulang”, ajaknya. Dan Krystal tak sempat bereaksi karena Yoong sudah menariknya lebih dulu.

.

“Bye Hyung”, pamitnya pada Taeyeon dan membawa Krystal bersamanya.

.

Josh memandangi Taeyeon dengan penuh tanda tanya karena kejadian barusan. Taeyeon menunjukkan senyumnya sebelum berbicara pada Josh.

.

“Sepertinya mereka sedang ada urusan penting”, ucapnya pada Josh. “Kecemburuan anak muda” kekeh Taeyeon dalam hati.

.

.

.

————————-

“Yoong, lepaskan”, kesal Krystal saat Yoong membawanya menuju mobil. “Kau ini kenapa?”, ucapnya lagi.

.

Bukan menjawab, Yoong justru menciumnya tepat di bibir gadis itu. Krystal yang terkejut, langsung memberontaknya tapi kekuatan Yoong jauh lebih kuat darinya. Yoong memperdalam ciumannya dan tak lama Krystal dapat merasakan cairan asin dalam ciuman mereka.

.

Yoong melepas ciuman itu dan mengusap wajahnya dengan tangannya. “Ayo, aku antar pulang. Masalah mobilmu, biar orangku saja yang mengantarnya”, jawab Yoong seperti biasa. Seolah-olah tidak ada hal yang terjadi barusan.

.

Sepanjang perjalanan, Krystal hanya memandang ke arah luar jendela, sedangkan Yoong memakai headset di telinga kirinya dan mendengarkan lagu. Mereka diam tak ingin mengatakan apapun.

.

Sesampai di hotel Reus, Yoong membukakan pintu untuk Krystal dan mempersilahkannya turun dari mobil. Yoong memandang wajah Krystal dengan aura sendu. Ia menggerakkan ibu jarinya untuk mengusap pipi Krystal lalu tersenyum padanya.

.

“Benar kata orang. Kau semakin cantik dan dewasa”

.

“Yoong”, Krystal memegang tangan Yoong yang berada di pipinya. Gadis itu belum mengatakan apapun dan Yoong menggeleng agar Krystal tak mengatakan apa-apa. Ia lalu tersenyum lagi.

.

“Masuklah, terima kasih untuk hari ini”, Yoong mengecup kening Krystal sebelum masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Krystal yang sedang menatap kepergian mobilnya menjauh dari sana.

.

Krystal menghela nafasnya kasar. “Apa sesusah itu mengungkapkan perasaanmu?”

.

.

.

.

.

***

.

“Hi.. are you Korean?”, tanya gadis kecil itu.

.

Lawan bicaranya hanya mengangguk karena sebenarnya ia tidak bisa berbahasa inggris. Gadis kecil itu terlihat senang dengan teman barunya dan memeluknya dengan excited.

.

“Do you wanna play with me?” tanyanya dengan tatapan puppy eyes. Lawan bicaranya hanya bisa mengerutkan dahi karena tidak mengerti.

.

Tiba-tiba seorang gadis yang lebih besar tubuhnya dari mereka menghampiri keduanya. “Speak in France, sweety. He doesn’t understand”, ucapnya pada gadis kecil itu dan membelai rambutnya yang mulai terlihat panjang. Lalu ia tersenyum pada seseorang lainnya yang sedari tadi diam.

.

Setelah diajak berbicara bahasa Perancis, akhirnya ia pun mengerti dan tersenyum senang dengan ajakan gadis kecil itu. Mereka pun bergandengan tangan dan mulai bermain bersama dengan penuh keceriaan.

.

.

.

.

Hosh…..Hosh…..Hosh……….

.

Ia memegang dadanya yang berdetak kencang saat ia kembali bermimpi tentang hal itu. Kepalanya sedikit pusing dan ia segera mengambil air minum. Nafasnya masih tercekat dan ia memanggil nama seseorang.

.

“Oppa~~”

.

“Opaa~~”

.

.

Berkali-kali ia memanggil Oppa tapi tak ada satupun yang masuk ke kamarnya. Ia menjadi sedih dan menangis. Tak ingin berlama-lama, ia segera mengambil jaketnya dan kunci mobil untuk menuju ke suatu tempat.

.

.

.

Ting tong…Ting tong…

.

Ia memencet bel dengan tidak sabar dan tidak menyadari jika ini sudah pukul 3 pagi. Tak lama, suara serak terdengar dari dalam. Dari nadanya, orang itu terdengar kesal.

.

“Sia——pa…..” ucapannya melemah saat melihat orang dihadapannya. “Jessica??”, herannya.

.

Jessica segera menggenggam tangan orang itu yang bisa merasakan tangan Jessica sangat dingin. “Apa kau bisa mengantarku menemui Oppaku?”

.

Orang itu telihat menautkan alisnya. “Kau mengenalku?” ia bertanya balik pada Jessica.

.

Jessica mengangguk cepat. “Bukankah kau Taeyeon?”, jawab Jessica.

.

Taeyeon segera melepaskan tangan Jessica darinya. “Kau sangat aneh Sica, tadi siang kau tidak mengenalku. Sekarang kau datang jam segini untuk meminta bantuanku. Are you kidding me?”, Taeyeon terlihat masih kesal dengan sikap Jessica.

.

“Aku minta maaf Taeng, aku……”, kalimatnya terhenti. Ia bingung harus mengatakan apa pada Taeyeon.

.

“Aku….???”, Taeyeon menunggu jawabannya.

.

Jessica menghela nafasnya. “Aku…. mungkin saat itu aku sedang tidak menjadi diriku”, ucapnya pelan.

.

Taeyeon tidak mengerti dengan ucapan Jessica.

.

“Apa sekarang kau bisa mengantarku menemui Oppaku?”, tanyanya lagi dengan tatapan memohon. Taeyeon bisa melihat bahwa Jessica baru saja menangis karena matanya memerah. Ia pun mendesah pelan dan mengalah.

.

“Baiklah, aku akan mengantarmu. Masuklah, aku akan menghubungi orangku untuk menjemput kita”, Taeyeon membukakan pintu kamar hotelnya dan mempersilahkan Jessica masuk.

.

Tak lebih dari 5 menit, dua pria dengan pakaian rapi menjemput Taeyeon dan Jessica. Keempatnya menuju lantai paling atas dari hotel Reus. Disana sebuah helikopter sudah menunggu mereka dan mereka pun berangkat ke Kwangju, daerah tujuannya.

.

Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit, helikopter milik Reus sudah tiba di sebuah bukit yang dijadikan tempat mendarat. Jessica segera mengeluarkan ponselnya dan mengubungi seseorang. Tak lama sebuah mobil menghampiri mereka dan seorang pria keluar dari dalam mobil dengan jaket tebalnya.

.

.

“Youngi!!”, Jessica berlari ke arah pria itu dan memeluknya. Taeyeon memberikan kode untuk kedua orangnya agar menunggu disini.

.

Taeyeon menghampiri keduanya dan membungkukkan badan menyapa orang itu. “Lama tidak bertemu, Choi Sooyoung”, sapa Taeyeon dengan ramah.

.

Sooyoung membalas sapaan Taeyeon dan tersenyum. “Thanks Taeyeon-ssi, sudah mengantarnya kemari. Kajja, kita ke rumahku”, ajak Sooyoung yang merangkul Jessica. Gadis itu kembali menitikkan airmata saat akhirnya bertemu lagi dengan Sooyoung.

.

Sesampai di rumah, Tiffany menyambut kedatangan mereka dan menyeduhkan minuman hangat. Karena Jessica kelelahan, Sooyoung menemaninya di kamar dan Tiffany menemui Taeyeon di ruang tamu.

.

.

Taeyeon mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan dan rumah ini. Walaupun hari masih gelap, tapi ia dapat menebak bahwa rumah ini sejuk dan asri. “Woow, jadi ini kehidupan seseorang setelah menikah?”

.

Ucapannya membuat Tiffany tertawa kecil. “Ya, begitulah”, jawabnya singkat. “Taeyeon-ssi, terima kasih sudah mengantar Jessica kemari. Kami tidak tahu apa yang terjadi padanya”

.

Taeyeon mengangguk setuju. “Tapi kupikir, suamimu jauh lebih tahu tentang hal ini”.

.

“Hmm kau benar”, balas Tiffany. “Sekarang beristirahatlah, kau bisa tidur di kamar tamu”, Tiffany berdiri dan mengantarkan Taeyeon.

.

“Terima kasih, Tiffany-ssi”, balas Taeyeon sopan.

.

.

Setelah mengantar Taeyeon, Tiffany masuk ke dalam kamar. Ia melihat Sooyoung bersandar di headbed dan mengusap rambut Jessica. Sedangkan gadis itu sudah menuju alam mimpinya.

.

Sooyoung tersenyum dan meminta istrinya untuk duduk dipinggir ranjang disampingnya. “Apa yang terjadi?”, bisik Tiffany.

.

Dengan satu tangannya yang bebas, Sooyoung mengusap pipi Tiffany. “Akan kuceritakan nanti. Sekarang kembali lah tidur. Kau pasti lelah juga, sayang”, pinta Sooyoung dan Tiffany menurut. Ia pun tidur disamping Jessica dan Sooyoung yang menjaga mereka hingga pagi.

.

.

.

.

***

.

“Hyuni!!”, teriak Yejin begitu melihat Seohyun baru saja masuk ke dalam kelas pagi-pagi begini.

.

“Eoh Unni”, jawab Seohyun singkat dan duduk di bangkunya.

.

“Kau kemana saja? Taeyeon mencarimu karena Woobin”, tanyanya pada Seohyun.

.

“Ada beberapa meeting yang tak bisa kutinggalkan. Appa memintaku untuk mengurusnya”

.

“Syukurlah aku bertemu denganmu. Kau tahu Woobin mencemaskanmu. Kondisinya juga belum stabil” Seohyun mengangguk menanggapi perkataan Yejin.

.

“Aku tahu unni, aku akan menemuinya nanti dan meminta maaf. Unni tahu sendiri, perusahaan sedang terlibat banyak kerjasama” jelasnya.

.

Yejin simpati dengan ucapan Seohyun. Ia tahu bagaimana Seohyun belajar bertanggung jawab untuk mengurus perusahaan orangtuanya. Memang tak dapat disangka bahwa kehidupan seorang pewaris tak jauh dari beban yang begitu besar dipundak mereka.

.

Yejin memeluk gadis itu untuk memberinya semangat dan Seohyun menerimanya dengan senyuman.

.

“Woow, ada pemandangan bagus”, seseorang merusak momen mereka dengan menujukkan deretan gigi putihnya.

.

“Aish, anak ini”, ucap Yejin.

.

“Hahahahahaha”, orang itu tertawa dan masuk ke dalam kelas. Tanpa disangka oleh Yejin dan Seohyun, orang itu tidak datang sendiri tetapi bersama seseorang yang ia gandeng tangannya.

.

“Krystal?”, ucap kedua yeoja itu bersamaan.

.

Krystal melambaikan tangannya dan menyapa keduanya. Tatapan Yejin dan Seohyun beralih dari Krystal ke Yoong. Lalu Seohyun menatap Yejin dengan sebuah pertanyaan.

.

“Unni, apa aku sedang berhalusinasi?”

.

“Sepertinya tidak”, balas Yejin.

.

“YA! Kalian pikir kami abstrak”, kesal Yoong yang mengerucutkan bibirnya.

.

Krystal tak mempedulikan itu. Ia mendekati Seohyun dan Yejin “Hai Unni, Hai Hyuni”, Krystal melepas genggaman tangan Yoong dan memeluk kedua yeoja itu.

.

Ketiganya pun berpelukan dan melupakan kehadiran Yoong yang tiba-tiba menjadi invisible. “Ehem ehem”, Yoong berdehem dan membuat ketiganya memandang ke arahnya.

.

“Sorry boy, we’re busy”, ucap Yejin tanpa dosa.

.

“Aish, aku menyesal membawanya kemari bertemu kalian”, Yoong masih mengerucutkan bibirnya.

.

Ketiganya hanya bisa tertawa dengan sikap Yoong.

.

“Ngomon-ngomong, apa yang kau lakukan di Seoul Krys? Apakah kalian…….”, Seohyun tidak melanjutkan kalimatnya dan hanya menatap Yoong lalu ke Krystal.

.

“Aku ada beberapa urusan disini, dan sedang ada project bersama Yoong”, Krystal menjelaskannya dengan cepat. Ia tidak ingin Yejin dan Seohyun salah paham.

.

Keduanya mengangguk mengerti.

.

“Berhubung kalian sudah lama tidak bertemu, jadi aku mengajak Krys ke kampus kita”, Yoong memamerkan senyum dorknya.

.

Keduanya mengangguk lagi.

.

.

.

.

.

——————————–

.

“Dia bersamaku, tenanglah jangan khawatir Yul”, Sooyoung menenangkan sahabatnya yang baru saja ia beritahu mengenai kondisi Jessica.

.

“Soo, apa kita harus mengakhirinya? Kau tahu, cara kita ini salah Soo”, ucap Yuri diseberang telpon.

.

Sooyoung mendesah. Tatapannya menatap langit pagi yang terlihat cerah. Ia menelpon Yuri dan menjauh dari pekarangan rumah agar tak ada yang mendengar ucapan mereka. Kedua namja ini sedang dalam pembicaraan serius dan rahasia.

.

“Aku tahu, tapi kita belum menemukan cara lain Yul. Sangat susah menemukannya. Untuk saat ini, kita jangan membahas tentang hal itu dulu”

.

“Tapi Soo, bagaimana jika ayahku tahu? Kau tahu sendiri sikap ayahku. Dia tak menyukai Sica tapi dia menginginkan Sica menikah denganku. Tujuanku menggenggam dunia, tapi bukan untuk menyakiti Sica”, Nada Yuri tak kalah gelisahnya dari sebelumnya. Sooyoung dapat mendengar helaan nafas Yuri dari ponselnya.

.

“Aku mengerti. Maaf Yul, tujuanmu jadi terhambat karena hal ini” sesal Sooyoung.

.

“Apa yang kau katakan Soo? Kita ini kan saudara, kau dan Sica berarti dalam hidupku. Jangan mengatakan itu lagi”

.

Sooyoung mengangguk walaupun Yuri tidak dapat melihatnya. “Sepertinya aku harus kembali ke Seoul”. Lirih Sooyoung tapi Yuri bisa mendengarnya.

.

“YA! Jangan gila. Bagaimana jika Mr.Hwang menemukan fakta jika kalian menikah dan lagi Tiffany tengah mengandung anakmu”, Yuri memperingatkan sahabatnya itu.

.

Sooyoung mengusap pelipisnya sambil memikirkan sesuatu. “Tidak ada pilihan lain Yul. Mungkin aku akan membicarakan hal ini dengan Daddy Jung dan Mommy Jung. Sepertinya mereka belum tahu”, jelas Sooyoung.

.

“Apa kau yakin? Mereka pasti akan cemas. Sica satu-satunya yang mereka harapkan memakai mahkota JK”

.

“Untuk urusan itu, aku akan mengurusnya. Aku akan meminta Baro untuk mengurus tempat tinggalku dan Fany”

.

“Apa Eunji akan senang dengan hal ini?”

.

“Entahlah, tapi ini termasuk permintaan Eunji. Walaupun terkadang aku sedih jika Sica membencinya”, balas Sooyoung.

.

Yuri terdiam sesaat sebelum membalas ucapan Sooyoung. “Huft, Andai kita bisa merubah keadaan tapi semua sudah tidak bisa”

.

“Kita tidak bisa mengubahnya Yul, tapi kita bisa mencegahnya”

.

“Hmmm, aku setuju. Huft, baiklah. Hubungi aku jika kau akan kembali ke Seoul, Soo”

.

“Hmm pasti. Sekarang aku harus masuk ke dalam. Takut Sica dan Fany mencariku”

.

“Oke. Sampaikan salamku pada mereka” ucap Yuri sebelum mengakhiri panggilannya.

.

.

.

.

Di ruang tamu….

.

Taeyeon tertawa mendengar cerita-cerita Tiffany saat menceritakan pengalaman uniknya ketika bekerja di puskesmas desa. Keduanya tengah bersantai di ruang tamu, sedangkan Jessica masih di kamar mandi.

.

“Ternyata orang-orang di desa ini sangat menarik dan ramah tamah”, ujar namja imut itu.

.

“Eoh, kau pasti akan terkesan dengan mereka” Tiffany menunjukkan eyes smilenya. “Aku senang bisa menolong mereka. Rasanya aku merasakan kebahagiaan lebih karena melakukannya” lanjut Tiffany.

.

“Dari caramu bercerita, aku dapat melihatnya”

.

“Benarkah?” Tiffany tertawa kecil. “Padahal sebelum ini aku…….hmm mungkin terlihat arogan dan tak menyukai hal-hal seperti ini. Tapi dari seseorang aku belajar banyak hal untuk sadar bahwa masih ada orang-orang di bawah kita yang membutuhkan bantuan” jelas Tiffany sambil mengingat Yoong yang mengajarinya banyak hal saat namja itu menjadi partnernya di panti asuhan.

.

Taeyeon memegang dagunya dan tersenyum. Namja itu juga terlihat mengingat sesuatu. “Aku juga memiliki dua orang sahabat yang sangat menyukai kegiatan kemanusiaan. Dulunya mereka sepasang kekasih, tapi sekarang sudah tidak lagi”

.

“Sangat disayangkan. Jika mereka masih bersama, pasti akan menyenangkan” balas Tiffany.

.

Namja imut itu terkekeh ketika membayangkan sikap cemburu Yoong kemarin pada Krystal. “Sepertinya akan terus menyenangkan karena sekarang mereka sudah bertemu lagi”, kekehnya.

.

Tiffany ikut tertawa mendengar cerita Taeyeon. “Hubungan dua sahabatmu terdengar menarik”

.

“Eoh, begitulah”, Taeyeon masih tertawa.

.

.

Tanpa sengaja, pandangan Taeyeon mengarah ke meja hias yang berada di pojokan ruang tamu. Disana ada beberapa bingkai foto yang terpajang. Taeyeon menikmati teh hangatnya sambil memandang satu per satu foto yang ada. Seketika matanya melebar ketika melihat satu wajah pria paruh baya bersama Tiffany.

.

Ia pun tersedak dan Tiffany membantunya mengusap punggung Taeyeon.

.

“Pelan-pelan minumnya, Taeyeon-ssi”, ujar Tiffany.

.

Taeyeon tersenyum canggung pada Tiffany. Ia mengelap bibirnya dengan tisu sebelum menatap Tiffany lagi.

.

“Apa aku boleh bertanya?” tanyanya hati-hati.

.

“Apa?”

.

“Siapa pria itu?”, Tiffany mengikuti arah telunjuk Taeyeon dan tersenyum saat melihat apa yang Taeyeon maksud

.

“Ah, dia ayahku” jawab Tiffany

.

.

.

.

.

.

“WHAAAATTT???”

.

.

.

———————————-

Hai Hai ^^

Terima Kasih sudah membaca dan meninggalkan komennya

.

See you di the next update.

Annyeong!!

.

.

by: J418

.

*bow*

141 thoughts on “THE HEIRS (14)”

  1. knp tuh taeyeon liat bpanye fany kaget gtu apa ada sesuatu????
    apa yg sebenernya yg terjadi antara yulsoo???
    jessica kenapa lg tiba2 jadi heboh gtu trz apa sica punya penyakit lupa gtu??? terlalu banyak pertanyaan gw hehee
    makin penasaran aja jadinya

    Like

  2. whaaatttt??!!, knp nih kata muncul sih, sebel bgt deh je,,hehheee. hhhmmm ga tau mau ngomong apalagi sm nih cerita. eh btw tuh ank kecil yg di mimpinya sica, taeng bkn je??akunya jadi flashback sm yg jeje blng kmrn2, mikir keras…,

    Like

      1. sebenernya ntar malem baru mau nge email jeje nih, nanyain the heirs nya kpn diposting, eehhh ga taunya udh nongol duluan.gimana ga mikir je, baca part ini aja sampe 2 kali. hhfftt

        Like

  3. penasaran gue sica sama siapa? penyakit sica apa kok bisa lupa gitu?appa nya yul benci sica tpi pengen sica jadi menantunya tuh orang maunya apa sih? gagal paham gue hahahah 😀 aduh duh soo jangan tinggalin fany untuk ke seoul kalau ketangkap mr hwang gimana?

    Like

  4. Hallo,,, author jeje,,,^^ aduh semua nya bikin gw penasaran banget2 yulsoo, sica knapa juga bisa lupa tiba2 gitu ya, trus taeyeon kaget liat poto ayah nya tiffany

    Like

  5. Jess sakit apa kayaknya parah itu dimana2 jess selalu aja penyakitan heran dahh hahaha ohhhh yulsoo punya rahasia juga apaan tuh. Tae kok heboh gitu liat foto bapanya fany hufff semakin complicated yaaa okedehh dlanjut kakak fighting

    Like

    1. oh ya? emang dimana aja dy sakit? kalo di ff gue, dia gak ada sakit apa2 kok.. tenang aja. hihihii
      klo masalah kagetnya Taeng, sebenarnya udah bisa ketebak klo lo ingat chapter2 sebelumnya ^^ hehhee

      Like

      1. banyaklah di aff kak haha di ff tetangga juga ada. okedehh percaya aja sama authornyaa hehe
        masalahnya lupa-lupa ingat gitu kak wkkk tapi udah bisa ketebak kok sedikit mulai ngerti lahh

        Like

  6. sica kenapa thor? jgn bilang sica sakit alzeimer, soalnya klu ngeliat sica yg sering lupa???
    untung yul gak ngikutin niat bapak nya buat manfaatin sica.
    knapa kesini nya makin tmbah banyak misteri nya sih thor? yg chapter kmrn2 ja blom pada kebuka semua…..huff
    lo emang bisa bikin org tmbh penasaran thor hehe….

    Like

    1. astagaaa….hahaha gue gak kepikiran sampai jauh kesana tentang alzeimer. wkwkwk. kaget gue baca komen lo. haha
      g bsa ngejelasin skrg, mgkn di next2 chap mulai kejawab ya ttg Sica nya ^^
      gak bnyk misteri sebenarnya, klo lo ingat chapter2 sblmnya.

      Like

  7. Aiihh Je, fany suruh jangan usap2 gitu ke taeng, gw mikirnya macem2 ntar, fany kan fix punya soo disini lol, btw kenapa taeng ampe keselek gitu liat papanya fany? Trus kenapa sica bisa lupa gitu? dia punya penyakit pelupa ato emang bawaan ato emang penyakit? gw pikir awalnya sica cuman iseng aja lupanya, ternyata nggak ya? papanya yul juga gasuka banget ama sica, gw agak kecewa sih sama yul, gatau kenapa setiap di part gw baca scene yul gw selalu kesel, esp di ff ini doang sihh.. Hehe semoga next nggak terlalu mumet ya gw soalnya semua punya masalah huhu awal baca aja gw tadi mikir dulu *iniceritaapayaakk* maklum uda lupa Je, ditunggu kisah cinta indestructible nya.. Hwaitinggg ^^

    Like

    1. wkwkwkw ngusap punggung doang.. lo mah mikirnya macem2. hahaha
      kan belum ending jadi fany masih bisa jadi sama siapa aja. *ketawa evil
      Dia emang gak iseng, benar2 kayak gitu. ada sisi lain dari Sica yang tersembunyi slama ini terus muncul lagi ^^ hihihi
      oke, indestructible on the way

      Like

  8. sica menderita penyakit kah??? kadang” ingat kadang jg gak…
    tp knp hny berlaku sm taeng jah…

    sbnrnya yul sayangnya kesica sbgai tmn or pacar sichh???

    aduuuuuh, soori merencanakan apa ya kira”?

    bnyak pertanyaan dikepla gw, sampe gk bs diungkpkn….hehe

    Like

    1. dia baik2 aja kok ^^
      berlaku sama Taeng aja? nggak juga. ahhaha biar penasaran sica kenapa XD
      yang seperti Yul bilang, ada sesuatu yg gak bisa dipahami orang lain ttg hubnya dengan Sica tp mgkn next2 chap, lo akan mulai tahu ^^

      Like

  9. Sebenernya apa ya yg di sembunyikan yuri dan sooyoung tentang sica ? 😥😩
    Udah itu yoonkrys balikan aja, yoong cepetan deh selesai misi balas dendamnya jadi bisa balikan lagi sama krystal.. 😊
    Wah itu taeyeon kenapa kaget bgt kaya gitu pas tau yg di foto itu adalah appanya fany? 😱😨

    Like

  10. sica kaya pnya penyakit alzaimer , bntar2 inget bntar2 juga lupa ..
    ohh jadi beneran nih niat yul ga mau nyakitin sica ?,klo bohong awas aja gw goreeng wakaakakaka

    si taeng kaget ngeliat foto bapaknya fanny krna dia tau yoong kan bls dendamnya sm bapaknya fanny .. cm ga tau jg si asal nebak ge hahaha
    ahh kali ini gw lebih tertarik sm taengsic si . cm terserah author aja lahh .. ff ini menurut gw agak berat alurnya n bnyak teka2 teki .. pusing gw jadinya . tp gw ttp nikmatin si hahaha

    Like

    1. serius deh, gue nulis tentang sica di chap ini, gak sampe mikir alzaimer loh. hahaha daebak.
      Sica lo gak kenapa2 tp ada apa2 #eh
      setiap orang punya alasan, begitu jg dgn Yul XD
      gpp nebak2, semoga aja tebakan lo benar. klo iya, berarti lo masih ingat chap2 sblmnya ^^

      Like

  11. Knape pula taeyon tersedak pas liat foto bapake tifany.
    Pa ya yang di sembunyikan yulsoo.
    Gmna ya jd nya klau soo bner bner kembli ke seoul apa kah bkl da badai di rumah tangga soofany.
    Emang sica punya penyakit apa ya. Kadang lupa kadang ingat.
    Yoong pa sih sush nya blng ke krys klau lu msh synk dan cinta sm dia.
    Cemburu kan liat krys dkt sm cwo lain.
    Di tunggu thor lanjutannya

    Like

    1. nah itu dy, kalo soofany balik ke seoul. Seru kali ya? hahahha *smirk *smirk
      ada Yoong disana. wkkwkwkw
      Sica? doi baik2 aja. barusan gue ktmu. haha *yg ini abaikan XD
      mgkn seru kali ya bikin Yoong cemburu lagi hehehe

      Like

  12. Bnyak bgt prtnyaan ‘kenapa’ dlem otak gw..

    Ceritanya makin berat dan gw makin pusing .. gagaga 😀

    Itu sica pikun?? dulu pernah kebentur sesuatu kali jdnya pelupa gtu..

    rencana yulsoo itu apa ya? Bukan rencana jahat kan??.. mungkin rencana yulsoo itu nguatin mental sica buat jd pewaris, kan kalo sica jadi pewaris ntar yul bisa menggengam dunia dan buat mr. Kwon seneng.. tapi karna sica pnya pnyakit entah itu apa akhirnya soo mau kembali ke seoul buat bantuin ngurusin perusahaan reus dan ngejaga sica juga?? Soo tau kalo yul itu ga cinta sm sica, dia tau niat yul dari awal. Sebenernya bukan niat yul tapi perintah bapaknya ya, gw ga mau daddy yul gw di salahin 😀

    meski ntar yul nikah sm sica tanpa ada rasa cinta tapi seenggaknya yul sayang sm sica, yul bisa di andelin buat jaga sica makanya soo mau ngebantu niat yul itu kali.. seenggaknya perasaan soo dan yul itu sm” ga mau nyakitin perasaan ice princess..
    Je, gw komenta apa sih?? Ga apa” ya gw ngelantur,, hehe

    eee,, itu tante fany ngobrol sm om taeng?? Ntar kesemsem loh, jgn dket” ntar om soo kebakar..

    Whatt!!???????? Itu yg ngomong tae?? Gw ngebayangin tae lg ngomong whatt itu mulutnya nganga dan lebay gtu..
    Itu tae kenapa pas liat foto mr.hwang? Apa mr. Hwang itu lelaki pilihan emaknya tae? Emaknya tae itu ninggalin tae dari kecilkan??,,

    Asbak berhadiah ( ^_^ )/~~

    Jeje… #semangka…

    Like

    1. WAW DAEBAK!!
      Pertama, Reus itu punyanya Taeng *klo perusahaan harus diingat2, biar gak bingung lo bacanya.
      Kedua, tebakan lo belum ada yang benar ^^ selamat mencoba memahami lagi. hehe
      Ketiga, Sica gak kebentur apa2. dia baik2 aja :))
      Keempat, hahah seru kali klo kita bersabar menunggu next chap. part the heirs emang cukup banyak. Semoga lo kagak bosen ya ^^ semangka

      Like

  13. mmmm…. trnyata da rahasia…….. jd dsni gk yulsic ea…….??? trus sica ma siapa ..??? jd + penasaran……next part….. oh iya ..thor.. q minta PW na My trouble maker kok gk d kasih ea…?

    Like

  14. sicca kena alzaaimer…ato haya sakit lupa biasa..ato ammnesia sesaaat
    tp kok berasa seperti orang linglung begitu..

    ciyeeee yg cemburu*lirikyoong
    sepertinya yoonkrys bakal balikan lg nih klo urusan balas dendam yoong selesei
    heehhee…

    kok taeng kaget gitu ngliat poto bpk nya fanny,apa ada hubungan nya dg balas dendam yoong

    banyak bgt pertanyaan dan makin menarik konfliknya,seru,,seru
    dan gw nunggu aksi*halah
    balas dendam yoong sama reaksi keluarga jung jika soo cerita tentang kondisi sicca

    fighting teman….💪💪

    Like

    1. hmmmm bingung bilangnya. hahaha yang penting Sica baik2 aja kok walau emang linglung. XD
      ciieee Yoonkrys. hahha semoga balikan ya.. *mngkin
      gue doain tebakan lo itu benar. klo iya, berarti lo memahami chap2 sblmnya. ^^
      hahah oke deh, kita liat deh ke siapa Yoong balas dendam sama aksinya. yeay fighting :))

      Like

  15. benerah dah, ini drama hidup nya bnrn ribet yak.
    duhhhhh yoonkrys mah manis nya beda dr yg lain. gemas liatnya >< itu si jess punya penyakit alzaimer?? atau mgkin kepribadian ganda?? trus yulsoo punya rahasia lgi. dan yg plg bikin penasaran itu ini endingnya ntar bakalan yulsic or taesic sih thorrrrr. hadeuhhh ini ff beneran cukup ngebuat kepala puyeng ternyata lol ditunggu next nya yak ^^

    Like

    1. ahhah emang ribet. yang bikin aja sampe pusing. 😀
      >< auu Yoonkrys.. pengen gue bawa balik deh. wkwkwkwk
      gue gak kepikiran smpe alzaimer sih.. Sica baik2 aja, tp emg ada sesuatu dalm dirinya yang dulu, balik lagi ke saat ini. Apaan hayo? ahhah next ya ^^

      Like

  16. yooNa mah gituu harus d panasin dulu bru bertindak ckckck yoonkrys itu unyu unyu gmnaa gtu hahaha

    untunglah yoong cuman buat perusahaan ritz . cs grup goyang gk smpe bangkrut krystal sma tae bkalan cabut saham dri ritz dan cs grup punya sooyong soo mkin bnyak adegan menguras emosi #apasih abaikan

    nooo msa sicca unni kena penyakit alzaimer je -_- tp kok sicca jantung y berdegup sih wktu gk inget taeng ??? ahh smoga saja #ehhh apa slah tebak :p

    yulsoo ?? yuri emnk gak niat nyakitin jessi tp dia sdikt manfaatin jessi buat genggam dunia yaa meskipun itu sruhan ayahnya mungkin itu yg d pertayakan
    waktu bilang apa eunji setuju . meybi

    Like

    1. hahhaha yeah, Yoonkrys emang unyu2 XD
      hmmmm masalah Yoong balas dendam? wkkwkw sebenarnya udah keliatan banget klo lo ingat chap2 sebelumnya. pasti udah bisa nebak Yoong bals dendamnya ke siapa.
      hahhaha Sica gak punya alzaimer, gue aja gak kepikiran smpe ksana XD

      Like

  17. whaaat hahaha mungkin taeng kaget gara gara liat fotonya mr hwang alias ayah y fanny .. ktna dia tau klw mr hwang itu prusahaan yg d gunain yoong buat bls dendam buat hncurin prusahaaan lain ..

    dan yg lbih parah mreka itu ternyata pada kenal atau saling berhubungan tnpa mreka sadari

    antara jessi.krys
    jessi.yuri.sooyong n tiffany

    tiffany .yoong

    yoong . krys taeng. yujin seohyun

    jessi. taeng arrrrr diriku frustasii hahaha #edisi lebay ckckcj

    Like

    1. kan udah gue kasih note di chapter2 pertengahan gitu, entah chap ke berapa. Gue udah ingetin, harus paham castnya siapa2 aja dan pemegang waris dari group mana. Soalnya semua cast saling berhubungan. Jadi klo lo ingat itu, bisa membantu lo memahami ceritanya :))

      Like

  18. Wow fakta bru mulai brmunculan lgi..
    Mommy lupa tae?? Bkin aj dia lupa tae trus biar ga brpling dri yul hahaha
    Gw hrap yulsoo dpt selesaiin mslah ini dgn cpat dn baik yaa untuk semua tntunya..
    Wah wah ad yg pnas nich aiigoo yoong klo cemburu lucu yaaa#cubitpipijeje
    Nah nie knp lgi tae kaget begitu??

    Like

    1. hahahhahahah seperti begitu.. fakta2 baru akan menjawab kepenasaran misteri sebelumnya XD
      lo mah senang banget ya kak, klo sica lupa sama taeng hahha biar gak jauh dari daddy.. #ciee
      wkwkw gue aduin ke taeng lo kak, klo lo nyubit2 gue. >< entar gue bikin Yoong cemburu lagi deh. ahay ahahahha

      Like

      1. Iya donk sneng je pan biar nempel trus sma daddy yul
        Wkakaka aduin aj sna asal ga di aduin sma yul appa kikiki
        Bner yeee bkin dia cemburu lgi tpi yg lbih sweet😍😙

        Like

  19. Jengjengjeng…..ada hubungan apa antara taeeon dan ayah nya fany…
    Sica kenapa?dia sakit apa gimana?bisa tiba2 lupa trs tiba2 inget. Dan omongannya sica “mungkin itu bukan diriku” bikin penasaran, lah terus itu siapa?punya kepribadian ganda kah?
    Dalam diri semua pewaris masih banyak misteri2 yg belom keungkap yaa??._.

    Like

  20. Ad apa sih…yulsoo nyembunyiin apaan.. kasian sica huhuhu.. jadi yuri mulai suka sama yejin…. hmmm
    Suka sama yoonkrys.. unyu2.. dicium koq malah nangis.. hehehhee

    Like

  21. Aunty sica knp jd pelupa gtu, jdi kzl kan daddy ku -___- kkkk
    Ciee mommy sma daddy udh mulai dket, ntr jtuh cnta stu sma lain lgi.. wkwkwk
    Daddy knp triak pas liat fto Mr Hwang? Hadeh jd pnsran sma rncana yulsoo -___-

    Like

  22. annyeong ,,,,
    update juga .,, kkee
    gw sbnernya bingung mau koment apa ,hmm yng jelas gw tunggu aja next chap nya aja deh ..kkee
    ok deh tetep SEMANGAAAAAAT!

    Like

  23. apa rahasia yulsoo trus sica sakit apa sih??bngung aq jadix..
    tae napa kaget gitu wkt denger ayahx fany???msih bnyk teka teki yang prlu di bongkar nih..

    Like

  24. gw kasian sama sica 😦 hadeh, sebenernya yul tulus ga sih sm sica @.@ klo ga tulus mending kasih ke tae aja dah wkwkwk
    ah liat taeny becanda jd pengen mereka bersatu 😦 tp fany ud jd milik soo
    yoonkrys lucu yah XD cemburuan dasar hahahaha
    wew tae tau mr.hwang itu daddynya pany ._. nah lho tae bakal menghentikan yoong kah ? hmm 😐
    ditunggu deh kelanjutannya thor

    Like

  25. Ada apa sebenernya ama sica
    trus apa sih maksudnya yul ama soo,kenapa nyangkut” ke eunji segala???
    hahaha yoong terbakar cemburu,terkadang jujur memang berat
    tae baru tauu kalo fany anaknya mr.hwang?ato ada something lain
    aishh pusing gw
    liat lanjutan next update ajah
    semangat Je!!!

    Like

  26. duhh c yoong cemburu tuh..
    balikan gih yoong ma krystal..!!

    c jessi napa tuh?? bipolar kah??

    trus c taeng napa kaget gtu liat fto daddy ny fany??

    kykny pnjg nih ff.. bnyk yg lum terselesaikn.. ok deh thx dh update thor J.. gw nunggu next chap.. & indestructible lu ..

    Like

  27. Ni cerita apa tts sih? Byk bgt teka-tekinya.penuh misteri pula.
    Knp itu sica tb2 mendadak amnesia? Taeyeon knp drama bgt wktu liat foto bapaknya fany? Aaaaaahhhh thor,jgn bikin gw pusing…hahaha
    Jgn lama2 updatenya.biar ga keburu lupa ma ceritanya.

    Like

  28. gw harus ngomong apa ya je? lo bikin semuanya jadi ga ketebak 😂😂😉
    kerenlah
    gw udah gamau nebak lagi..
    cukup menikmati dan melihat bagaimana cerita ini berjalan ke depannya wkwkwkwk
    yg pasti sih gw request soofany dibanyakin je porsinya hehehehe
    klo masalah taengsic yulsic… ya gw serahkan sama lo ajalah maunya gmn hahahahaa

    Like

    1. hahahaha itu lo udah ngomong Ris ^^ serius gak ketebak sama lo? oh ayolah, gue udah gadis beberapa hint tersembunyi di bbrp chap sebelumnya. .
      hahaha yups, masalah couple urusan belakangan aja.. tergantung mereka mau sama siapa. XD

      Like

      1. iya gw ga bisa nebak atau gtw otak gw yg males nebak ya? wkwkwkwkw
        gamau jadi reader so tau ah je gw mah hehehe
        menunggu sebuah keajaiban aja saat lo mempersatukan taengsic wkwkkww

        Like

      2. sebenarnya ini yang gue bilang, skenario berubah. daripda gue cerita, entar next udah mulai keliatan apa yg gue maksud. jadi semoga next chap memuaskan para readers dan juga lo XD

        Like

  29. Ahhh ini membuatku pusing, apa yg di rencanakan yuri dan soo..kenapa mereka harus mngorvabkan jessi…astaga ini benar – benar menyebalkan, aku tidak suka dengan sikap mereka….haha yoong benar2 lucu, joshep di buatnya bungkam kkkk jjangiya….aku harap semuanya cepat selesai dan bias tercintaku kim taeyeon, bisa mendapatkan cintanya

    Like

  30. wuuahh…gw gak bisa nebak nih.hahaha.sumpah masih rada samar samar nih ff. Tapi keren thour kece lah ..
    Soo sayang banget ama sica huu terhura

    Like

  31. sejujurnya gue suka semua ff d wp ini.. ceritanya beda dr ff yg lain… selain itu… gue d tuntut extra ingat jalan crta ff nya ‘D #kalo ga paham rivew lagi… gitu trus tiap llu update thor 😀

    Like

  32. cerita ini sungguh membuatku berpikir keras ahhh . berasa nonton drama
    ciah bahasa gw “berpikir keras” #kyk bisa mikir aja -_-
    author ssi jangan lama lame updatnya dungkk pwease^,^ #sokimut

    Like

  33. Hy thor salam kenal, aq ijin baca ff ini dri awal ya.Mau ikut nebak2 sih tpi blum ada bayangan deh tkut salah nebak hehe jdi mending aq baca dri awal aja dlu kali ya..izin ya thor

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s