INDESTRUCTIBLE (4)

Tittle                : INDESTRUCTIBLE

Cast                 : Kwon Yuri

Kim Taeyeon

Tiffany Hwang

Jessica Jung

Girls Generation Member and Others

Genre              : Gender Bender, Sweet, Comedy-Romance, Friendship

Mini-Series

——————————————————————–

.

Sorbonne “Hey, YOU”

.

.

Part 4

.

.

~~~~~~~~~

.

.

“Hmmm, apa kau ingin aku merangkaikan bunga untukmu? Mungkin kau ingin membawanya ke asrama”, Taeyeon mencari topik lain agar Tiffany tidak terlihat sedih.

.

“Maksudku, hmmm bunga-bunga Umma boleh dipetik dan aku akan mengambilkannya untukmu. Jika kau mau”, lanjutnya lagi agar Tiffany tidak salah paham. Kali ini Taeyeon menggaruk kepalanya untuk menutupi kegugupannya.

.

Entah keajaiban darimana, Tiffany tertawa kecil melihat sikap lucu dari Taeyeon. Namja imut itu seperti seorang anak kecil yang takut dimarahi ibunya. Tanpa sadar, Tiffany menunjukkan eyes smile yang begitu mempesona di hadapan Taeyeon.

.

“Oh my girl” batin Taeyeon. “So beautiful”, satu kalimat dari bibir Taeyeon terucap begitu saja tanpa ia sadari.

.

“Apa???”

.

.

.

.

Taeyeon hanya menyengir dan menggaruk tengkuknya karena ia keceplosan memuji Tiffany. Tiffany yang tidak terlalu mendengar, akhirnya hanya mengendikkan bahu.

.

Sesuai yang Taeyeon katakan, namja imut itu pun segera mengambil peralatan yang memang sudah tersedia di taman kecil milik Ummanya. Taeyeon memotong beberapa tangkai bunga mawar berwarna pink. Dengan seriusnya, ia merangkai bunga tersebut tanpa sadar bahwa Tiffany sedang menatapnya takjub.

.

“Selesai”, Taeyeon berteriak senang.

.

Ia lalu menyerahkan buket bunga itu kepada Tiffany disertai senyumannya. “Umma bilang, mawar pink melambangkan kekaguman, keanggunan, dan kecantikan”, ucap Taeyeon masih dengan senyumannya. “Dan kurasa tiga hal itu sangat tepat untukmu”

.

Tiffany menerima bunga itu dengan wajah yang mulai merona akibat pujian Taeyeon. “Thank you”, jawabnya dengan tersenyum tipis.

.

Oke, 1 poin lagi. Taeyeon sangat memahami tentang filosofi, itu artinya namja imut ini menjalani hidup penuh dengan rencana. Dan Tiffany suka dengan type seperti itu, karena secara otomatis, Taeyeon dapat menjadi pemimpin yang bijak.

.

.

.

“Oppaaa~~”, suara Jessica dari luar mini garden membuat keduanya tersadar jika mereka cukup lama berada disana.

.

Taeyeon mempersilahkan Tiffany untuk jalan terlebih dahulu diikuti dirinya yang mengekor di belakang. Jessica mengulumkan senyumnya begitu melihat Taeyeon keluar. Ia langsung menggandeng tangan Taeyeon, tak lupa mencium pipi Oppanya itu.

.

“Apa sudah selesai solo konsernya di depan Yul?”, Taeyeon mengusap rambut adiknya dan sedikit menggodanya.

.

“Ish”, Jessica mengerucutkan bibirnya kesal dan itu membuat semuanya ikut tertawa.

.

“Taeng, kami pamit ya”, ucap Yuri

.

Yuri dan Tiffany pun pamit meninggalkan kediaman Taengsic. Dalam perjalanan pulang, Tiffany yang duduk di kursi penumpang menjadi pediam. Yuri yang melihatnya hanya tersenyum apalagi menyadari apa yang Tiffany pegang.

.

“Woah, kau mendapat bunga yang indah”, godanya.

.

Tiffany menolehkan kepalanya dan menatap Yuri tajam. “Shut up” kesalnya karena tahu kemana arah pembicaraan Yuri.

.

Yuri terkikik melihat tingkah sepupunya itu. Ia dapat melihat wajah Tiffany yang mulai memerah. “Taeng anak yang baik, ya walaupun sedikit pervert”, Yuri memberitahukannya kepada Tiffany.

.

“So?”, Tiffany menimpali ucapan Yuri. Ia tidak mengerti apa maksud namja disampingnya ini.

.

“Tidak ada apa-apa. Mungkin kau mau membuka hatimu lagi. Dia sama terlukanya sepertimu”, terang Yuri.

.

Tiffany segera meminta Yuri menghentikan mobilnya. Gadis itu sedikit memiringkan posisi tubuhnya untuk berhadapan dengan Yuri. Ada rasa penasaran yang tiba-tiba muncul di benaknya.

.

“Apa maksudmu Yul? Kau tahu, aku tidak suka cara kekanak-kanakan seperti ini. Kau ingin menjodohkanku dengannya?”, tanyanya menyelidik.

.

Yuri menghela nafasnya. “Aku bukan ingin menjodohkanmu, aku hanya ingin mengenalkanmu. Lagian Taeng sahabatku, jadi aku tidak mungkin menjebakmu ke dalam pelukan pria brengsek seperti Nickhun”

.

Telinga Tiffany memanas mendengar Yuri menyebutkan nama itu lagi. Ia segera turun dari mobil Yuri dan menyetop taxi yang lewat. Yuri baru saja menghentikan aksi Tiffany tapi gadis itu menepis tangannya dan segera masuk ke dalam taxi.

.

Yuri menjambak rambutnya kasar karena kesal dengan sikap Tiffany.

.

.

“Arrrggghhhh”

.

.

.

—————————

.

Tiffany memejamkan matanya sejenak untuk menenangkan perasaannya. Ia baru saja masuk ke dalam kamarnya yang berada di asrama SA. Bayangan masa lalu mulai menyeruak ke dalam pikirannya.

.

.

Matanya memerah dan airmatanya mulai jatuh. Tiffany baru saja ingin memberikan kejutan ulang tahun untuk kekasihnya. Perjalanan LA-Thailand tak mengurangi rasa antusiasnya bertemu sang kekasih.

.

Tapi semua kejutannya berubah menjadi petaka. Di depan matanya, Tiffany melihat Nickhun menyatakan cinta pada gadis yang ia kenal adalah salah satu pesaing terbesar Tiffany di sekolah. Keduanya adalah murid terbaik di bidang fashion yang ada di LA high school.

.

Plaaaak…

.

Dengan uraian airmata, Tiffany menampar keras pipi pria brengsek di hadapannya ini. Sekarang ia tahu mengapa belakangan ini, Nickhun selalu penasaran dengan design yang ia buat. Ternyata tujuannya adalah untuk memberitahu contekan designnya kepada Ye Eun, pesaing terbesarnya.

.

.

Sejak kejadian itu, Tiffany menjadi pendiam dan tertutup pada siapapun. Bahkan walaupun kemampuan designnya masih dibilang luar biasa, namun Tiffany tak merasakan kebahagiaan lagi. Baginya semua menjadi sia-sia, hingga suatu hari ia memutuskan untuk pindah ke Paris dan mengambil jurusan musik di SA. Tiffany tidak pernah membenci apapun yang berhubungan dengan fashion tapi menjadi designer, sudah ia lupakan sejenak saat itu.

.

.

.

.

Tiffany tertawa kecil, mengejek dirinya sendiri yang telah kalah. Sebelumnya, ia adalah seorang yang berambisi dan memiliki semangat tinggi untuk menjadi designer tapi kini Tiffany telah memutuskan jalannya menjadi seorang musisi. Karena musik membuatnya mulai merasakan kebahagiaan yang sempat hilang.

.

.

.

.

.

***

.

Matahari pagi mulai menampakkan dirinya di langit Paris. Kilauan sinarnya menembus jendela kaca yang terbuka. Dua insan manusia yang tengah tertidur pulas, terlihat sangat damai. Menikmati pagi mereka dengan senyuman indah.

.

Eunnghh.

.

Salah satu dari mereka mulai merasakan sinar matahari tepat di wajahnya. Ia mulai membuka mata perlahan dan menyesuaikan pandangannya. Tak berapa lama, ia tersenyum manis saat menyadari sebuah tangan melingkar di atas perutnya. Seseorang baru saja memeluknya dan menyembunyikan wajahnya di ceruk lehernya.

.

Drrttt….drtt…

.

Ponselnya bergetar dan dengan tangan kirinya ia meraih ponsel yang berada di meja kecil sebelahnya tanpa menimbulkan gerakan agar seseorang disampingnya tidak terbangun.

.

“Morning sayang”, suara wanita disambungan telpon terdengar ceria dan bersemangat.

.

“Morning Mom”,

.

“Kau baru bangun Taeng?” tanya wanita yang dipanggilnya Momitu.

.

“Yeah.. Semalam aku terlambat tidur Mom. Sooyeon bermimpi buruk lagi”, jelas Taeyeon sambil menunduk melihat adiknya yang masih memeluknya dalam tidurnya.

.

“Apa dia panik dengan konsernya hari ini?”

.

“Sepertinya begitu Mom. Tapi tenang saja, dia sekarang baik-baik saja. Apa kalian akan kembali ke Paris?” tanya Taeyeon penuh harap.

.

Ada jeda sejenak dari wanita itu menanggapi pertanyaan putranya. “Belum bisa, sayang. Daddymu harus bertemu dengan Menteri Mayer. Setelahnya, kami akan mengusahakan untuk pulang. Jaga adikmu dengan baik, hmmm”

.

“Hmmm, pasti Mom. Jaga kesehatan kalian juga. Aku dan Sooyeon baik-baik saja”, ucapnya.

.

“Syukurlah. Apa Sooyeon bersamamu?”

.

“Ya Mom, dia masih tidur. Sebenarnya—”

.

Taeyeon menghentikan ucapannya karena ragu untuk mengatakan kejadian semalam pada Ummanya. Mengingatnya saja, Taeyeon tidak mau.

.

“Apa kau meninggalkan Sooyeon sendirian di rumah?”, tebak Ummanya dan itu sangat tepat.

.

.

Semalam Taeyeon tidak sengaja melakukannya. Sehabis Yul dan Tiffany pulang, Jessica segera tidur sedangkan Taeyeon masih menonton televisi di ruang tengah. Tiba-tiba Taeyeon ingin sekali makan es krim dan ternyata yang dia inginkan tidak ada di kulkas.

.

Akhirnya Taeyeon pergi sebentar ke supermarket yang ada di sekitar perumahan rumahnya. Seharusnya Taeyeon bisa menyuruh salah satu buttler tapi karena menurutnya dekat, jadi ia pun pergi sendiri.

.

Tanpa Taeyeon tahu, adiknya mengalami mimpi buruk. Jessica bangun dengan berkeringat hebat di seluruh tubuhnya. Ia memanggil sang Oppa tapi tak kunjung datang hingga akhirnya ia menyadari bahwa Taeyeon tidak ada di rumah. Jessica semakin ketakutan dan disaat bersamaan traumanya kambuh.

.

Taeyeon yang baru pulang dari supermarket dibuat terkejut saat melihat salah satu buttler memegang pelipisnya yang berdarah. Bantingan barang-barang pun terdengar dari kamar sang adik. Salah satu buttler memberitahukan kejadiannya pada Taeyeon dan ia segera berlari untuk menghentikan aksi adiknya.

.

“Ssssshhhh, tenanglah tenanglah”, Taeyeon memeluk Jessica yang menangis hebat. Kamar gadis itu berantakan akibat ulahnya sendiri. Taeyeon segera menggenggam tangan adiknya yang terasa dingin dan berkeringat.

.

“Mianhe mianhe…Oppa tidak meninggalkanmu, Sooyeon-ah”, ucap Taeyeon seraya masih memeluk adiknya dan menenangkannya.

.

Tangis Jessica mulai mereda lalu diganti sebuah isakan. Selama ini Jessica mengalami trauma hebat yang akan dia alami saat bermimpi buruk dan tidak menemukan Taeyeon ataupun kedua orangtuanya.

.

Jessica kecil pernah mengalami penculikan karena kedua orangtuanya merupakan salah satu pebisnis terkenal di Eropa. Karena kejadian itu, setiap Jessica bermimpi buruk maka ia akan terbangun dan kembali mengingat penculikan itu. Jika Taeyeon ataupun kedua orangtuanya tidak berada disampingnya, maka Jessica akan menghancurkan barang-barang disekitarnya karena rasa takut yang dia ingat saat kecil. Dan semua kejadian ini akan terjadi jika Jessica mengalami kepanikan dalam dirinya yang memicu mimpi buruk dan traumanya.

.

Taeyeon mencium kening adiknya dan terus mengucapkan kata-kata untuk menenangkan Jessica. Tubuhnya masih bergetar walaupun tidak sehebat tadi. “Oppa….ba—ba—bagaimana jika Yul melihatku seperti ini?”, isaknya. “Apa dia akan membenciku?”

.

Taeyeon menggelengkan kepalanya dan mengusap airmata adiknya dengan ibu jarinya. “Yul tidak akan membencimu, hmmm. Sssshh, tenanglah.. Oppa sudah disini”, ucapnya menenangkan.

.

Hampir setengah jam, keduanya berada di kamar Jessica yang berantakan. Beberapa buttler sudah mulai membersihkan pecahan kaca ataupun barang-barang yang sudah rusak. Taeyeon menggendong adiknya dan membawa Jessica ke kamarnya. Dan malam itu berakhirlah dengan Jessica yang tidur bersama Taeyeon.

.

.

.

Taeyeon akhirnya menceritakan kejadiaan semalam pada Ummanya. “I am sorry Mom”, ucapnya.

.

“Huft, syukurlah adikmu tidak terluka. Tidak apa-apa sayang, kau tidak sengaja. Lain kali jangan sampe terulang. Mintalah buttler yang pergi melakukannya”

.

“Ne”

.

“Yasudah, sampaikan salam Mom dan Daddy pada adikmu. Kalian jaga diri ya, Mom dan Daddy mencintai kalian”

.

“Hmmm, we love you too Mom”

.

.

Taeyeon mengakhiri telpon itu. Ia menatap ke bawah dan mendapati Jessica yang sudah membuka matanya. “Morning, baby”, sapanya pada sang adik. Taeyeon merangkul adiknya dan tersenyum.

.

“Oppa”

.

“Hmmm??”

.

“Gomawo”, ucap Jessica disertai senyumnya dihadapan Oppanya.

.

Taeyeon mencubit kecil hidung mancung adiknya ini. “Kyaaaa~ Sooyeonnya Oppa manis sekali”, teriaknya senang beserta kekehan kecilnya.

.

Jessica menepuk dada bidang Taeyeon sambil mengerucutkan bibirnya. “UP”, perintahnya pada Taeyeon.

.

Taeyeon pun mengerti dan turun dari kasurnya lalu pindah ke sisi adiknya. Ia memposisikan dirinya di depan sang adik. “Kajja, kau harus mandi nanti terlambat rehearsalnya”, dengan senang hati Jessica naik ke punggung Taeyeon.

.

.

.

***

.

“Yoong!!”, Yuri menghampiri namja kurus itu di kafetaria SA.

.

“Oh Hyung, wae?”

.

Yuri segera mengambil dua lembar tiket pada Yoong dan memberikannya. “Datang ya nanti malam di konser Sica”, ucap Yuri.

.

“Oh, okay Hyung. Ngomong-ngomong, Taeng Hyung tidak masuk hari ini ya?”

.

“Eoh, dia menemani Jessica melakukan rehearsalnya siang ini”, Yuri pun bergabung bersama Yoong untuk menikmati makan siang bersama. Tak berapa lama muncul Krystal yang baru saja selesai dari kelasnya.

.

Krystal menyapa Yuri sejenak lalu ikut duduk disebelah Yoong. “Apa kau melihat sepupuku Krys?”, tanya Yuri pada gadis itu.

.

“Kulihat dia pergi ke gedung musik, Oppa”

.

“Ada apa Hyung?”, Yoong yang melihat wajah cemas Yuri pun bertanya padanya.

.

“Kami bertengkar semalam, kupikir dia masih marah padaku”, Yuri menceritakan kejadian semalam pada Yoong dan Krystal.

.

“Oh jadi seperti itu. Hmm, kurasa dia hanya terbawa emosi saja Oppa. Wanita akan sangat sensitif jika seseorang membahas mantannya terlebih mereka putus dengan tidak baik-baik”, jelas Krystal. Sebagai wanita, dia cukup mengerti tentang hal ini.

.

Yoong tersenyum lebar dan mengacak rambut Krystal. Dengan cengegesan, dia menggoda kekasihnya. “Pantas saja kau tidak mau aku membahas si Ilama”, goda Yoong dan mendapatkan pukulan dilengannya dari Krystal.

.

“YA!!”

.

Yuri hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sepasang kekasih dihadapannya ini.

.

Setelah makan siang, Yuri menyusul Tiffany dan Yoonkrys pergi ke basecamp milik Blue Sky. Yoong langsung merebahkan punggungnya di sofa sedangkan Krystal mengambil air minum. Belum selang berapa menit, Yoong mendengar Krystal mengadu kesakitan.

.

Namja itu segera menghampiri kekasihnya yang ternyata berada di wastafel. “Ada apa, princess?” Yoong terlihat khawatir.

.

Krystal tidak menjawab tapi justru kembali mengeluarkan cairan dari mulutnya. Yoong dengan sigap mengusap leher kekasihnya dengan baik.

.

“Kau pasti kelelahan dengan jadwal latihan cheers, apa sebaiknya sore ini izin saja?”, tanya Yoong.

.

Krystal menggelengkan kepalanya tanda ia tak setuju dengan ide Yoong. Timnya akan berlomba dalam kejuaraan nasional tingkat high school di seluruh Perancis. Jadi, sebagai kapten tim, Krystal harus bertanggung jawab terhadap latihan timnya.

.

Yoong memapah Krystal menuju sofa dan memberikannya segelas air putih hangat. Dengan telaten, Yoong mengusap peluh di dahi kekasihnya dengan sapu tangan yang selalu ada di kantong celana namja cungkring itu.

.

“Yoong?”

.

“Yes. Why?”

.

“Apa kau ada latihan setelah ini?”, tanya Krystal

.

“Tidak ada, karena Taeyeon Hyung meliburkan latihan hari ini”

.

Krystal tersenyum lalu memandang jam dinding yang ada di ruangan itu. Tiba-tiba saja ia menarik tengkuk Yoong yang berada di depannya dan mencium namja itu dengan agresif.

.

“Making love with me”, ucap Krystal di sela-sela ciumannya.

.

Yoong yang mendengarnya ikut tersenyum. Detik selanjutnya, ia bergerak lebih dulu untuk menikmati ciuman itu. “Naughty girl”

.

.

.

.

.

—————————

.

Baru saja Tiffany keluar dari gedung musik, gadis itu membalikkan badannya dan berjalan ke arah yang berlawanan. Tiba-tiba sebuah tangan menahan pergelangan tangannya. Dan itu Yuri.

.

“Tiff, aku minta maaf”, ucapnya tulus.

.

Tiffany masih diam dan belum menanggapi ucapan Yuri. Sebenarnya dia tidak marah pada Yuri, hanya saja ia kesal jika Yuri berusaha menjodohkannya dan Tiffany tidak suka akan hal itu.

.

“…………………………”

.

Tidak ada pembicaraan lagi hingga—

.

“Sudahlah Yul, aku tidak memikirkan hal itu lagi”, jawabnya cuek.

.

Tiffany berjalan lagi dan Yuri mengikuti disebelahnya. Mereka tiba di taman yang ada di sekitar gedung olahraga.

.

“Apa kau mau datang bersama ke konser malam ini?”, tanya Yuri setelah mereka duduk di salah satu bangku taman.

.

“Ya, aku sudah mengatakan itu pada Jessica” Yuri tersenyum mendengar jawaban sepupunya.

.

.

Keduanya terdiam lagi. Baik Tiffany dan Yuri tidak mengatakan apapun. Mereka masih sibuk dengan pikirannya masing-masing. Hingga akhirnya Yuri membuka suaranya.

.

“Aku tidak memaksamu untuk bersama Taeyeon. Kau tahu? Aku hanya ingin mengembalikan keceriaan sepupuku seperti semula. Kau berubah sejak putus dari Nickhun dan aku hampir tidak mengenalmu Tiff”

.

“…………………………..”

.

Yuri menghela nafasnya saat Tiffany tetap diam saja. “Baiklah, mungkin kau ingin sendiri saat ini. Aku akan pergi, tapi kuharapkan kau memikirkan kembali ucapanku. Aku hanya ingin kau mendapatkan kebahagiaanmu lagi. Dan itu secara utuh”, Ia berdiri dari kursinya dan merapikan baju seragamnya.

.

“Aku akan menjemputmu jam 6 sore. See you, Tiff”, dengan begitu Yuri pun meninggalkan gadis bereyes smile itu seorang itu.

.

Setelah kepergian Yuri, Tiffany menyandarkan tubuhnya di kursi taman dan melemaskan bahunya yang semenjak tadi terasa kaku. Ia pun menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya. “Aku hanya tidak percaya pada cinta lagi, Yul” batinnya.

.

.

.

***

.

Tepat jam 8 malam, konser tunggal pertama Jessica pun dimulai. Dia akan bermain 3 jenis alat musik dari biola, piano, dan harpa secara bergantian dan membawakan 15 lagu dengan 2 genre musik. Jessica juga akan diiringi salah satu orchestra band yang menjadi pengiringnya selama konser.

.

Sepanjang 90 menit, sekitar 250 penonton di dalam hall disajikan pertunjukkan yang terlihat simple namun berkelas. Semua menikmati setiap alunan musik yang dimainkan Jessica beserta timnya. Tepuk tangan meriah menggema di dalam hall ketika Jessica mengakhiri permainannya dan semua tim berdiri bersama dengannya untuk memberikan salah terima kasih.

.

.

Selesai pertunjukkan, Jessica segera menuju backstage. Disana sudah ada Taeyeon dan Sooyoung yang menunggunya.

.

“Oppaaaaa”

.

Jessica berteriak senang dan memeluk Oppanya. Kemudian ia bergantian memeluk Sooyoung. Tapi gadis itu cemberut ketika menyadari Sooyoung tidak membawa apa-apa untuknya.

.

“Mwo?”, heran Sooyoung.

.

Jessica menghentakkan kakiknya kesal dan menjambak rambut Sooyoung. “Kau tidak membawa apa-apa untukku?”

.

“Awwwww”, Sooyoung berteriak kesakitan. “Astaga, Sica. Kau mau membunuhku?”, omel Sooyoung dan Taeyeon tertawa keras melihat kelakuan keduanya.

.

“Hahahhahah, rasakan itu”, ejek Taeyeon pada Sooyoung.

.

“Aish, Kim bersaudara yang menyebalkan”, gerutu namja tinggi itu.

.

Jessica yang masih kesal, memasang tampang dinginnya didepan Sooyoung. “Ya ya ya, berhenti memandangku seperti itu. Aish, baiklah baiklah. Kau mendapatkannya”, Sooyoung menyerah.

.

Sebenarnya ia membawa hadiah, hanya saja ia sengaja menyembunyikannya agar Jessica kesal tapi ia tidak berpikir bahwa reaksi sahabatnya itu akan seperti ini. Sooyoung merogoh saku bagian dalam jasnya dan mengambil sebuah kotak jam tangan lalu ia berikan pada Jessica.

.

Saat menyadari apa yang Sooyoung berikan padanya, senyuman Jessica melebar dan ia segera mengecup pipi kanan Sooyoung. Gadis itu terlihat bahagia karena Sooyoung memberikan jam tangan yang sangat dia sukai yaitu limited edition style J diamond ladies yang bertahtakan 643 berlian kecil yang menghiasi jam tangan itu.

.

“Kau yang terbaik, Youngie~~” ucapnya senang. Giliran Sooyoung yang cemberut karena rambutnya masih sakit akibat ditarik oleh Jessica. “Hehehe, maaf Oppa. Tidak sengaja”, lanjutnya menatap Sooyoung.

.

Taeyeon yang melihat tingkah keduanya hanya bisa menggeleng heran. Tak lama senyum bahagia terlihat di wajahnya ketika melihat Yuri bersama Tiffany berjalan mendekat.

.

“Hai Yul, Tiffany”, sapanya.

.

Jessica langsung memeluk Yuri begitu melihat kekasihnya datang dan Yuri memberikannya sebuah buket bunga yang indah. “Gomawo Seobang” ucapnya dan mengecup bibir Yuri. Yuri pun tersenyum karena Jessica terlihat bahagia.

.

“Pertunjukkan yang indah. hmmm, aku yakin kau akan menjadi musisi yang hebat baby”, puji namja tanned itu pada kekasihnya.

.

“Dimana Yoong?”, tanya Taeyeon yang tidak melihat satu temannya itu.

.

“Sudah pulang, Krystal terlihat kelelahan”, jelas Yuri dan Taeyeon menganggukkan kepalanya mengerti.

.

Kelimanya pun mengobrol di dalam ruang tunggu milik Jessica. Tiffany yang masih kaku, mulai terbiasa dengan konyolan sepupunya dan dua temannya. Tanpa disadari, Tiffany sering mengarahkan pandangannya pada Taeyeon. Ia masih tidak percaya bahwa Taeyeon pernaha mengalami hal pahit seperti dirinya dalam urusan cinta.

.

“Kudengar dari Yul, kau bermain flute. Apa itu benar?”, suara Taeyeon menyadarkan Tiffany dari lamunannya.

.

Yuri sedang tidak ada di ruangan ini karena ia sedang keluar sebentar bersama Sooyoung. Jadi, tinggallah Jessica dan Taeyeon bersama Tiffany.

.

“Hmm, aku bermain flute dan piano”, jawab Tiffany.

.

“Wah, kau memiliki teman baby. Kau bisa mengajak Tiffany bermain di studiomu”, ucap Taeyeon pada adiknya.

.

Jessica yang duduk di sebelah Tiffany, sangat antusias. Ia lalu menggenggam tangan Tiffany “Benar. Kau bisa bermain bersamaku Tiff di studio milikku. Kadang Oppa juga akan bermain disana, dan biasanya Yul berkunjung jika tidak sibuk”, Jessica begitu senang mendapat teman baru seperti Tiffany walaupun Tiffany belum seantusias dirinya.

.

“Hmmm akan kupikirkan. Mungkin jika jadwalku sedang tidak sibuk, kita bisa bermain musik bersama”, Tiffany tidak menolak ataupun menyetujui karena dia sendiri pun belum dapat memastikannya.

.

“Tenang saja, kau bisa datang kapanpun ke studioku. Yul bisa menunjukkannya padamu”, ucap Jessica lalu tersenyum pada gadis itu.

.

Disaat ketiganya sedang sibuk membicarakan musik, pintu ruangan Jessica tiba-tiba terbuka. Ketiganya menoleh, namun hanya Taeyeon dan Jessica yang terlihat terkejut terlebih wajah Taeyeon terlihat memucat saat mengetahui siapa yang baru saja datang.

.

.

.

.

.

“Hai Taeyeon”

.

.

.

.

.

TBC

————————————-

Hai Hai ^^

Selamat menikmati hohohoho

See you, di next update

.

Annyeong!!

.

by: J418

.

*bow*

Advertisements

194 thoughts on “INDESTRUCTIBLE (4)

  1. diawal baru aja bilang di wp ini ff ini yg paling disuka karena gk banyak masalah
    eh pas tengah2 jeng! jeng! jeng!
    satu persatu muncul….
    aisshhh knapa mantan fany dia sih, males baca namanya
    itu lagi siapa yg datang, mantan tae kah

    Like

  2. wihhh yulsic sweet bnget …
    klau sica terang2 ngan aja main cium2 yul. hahaha
    gmna ya reaksi yul kalau tau sica punya trauma , dengan masa lalu nya.
    kalau buat taeny sih masih lurus2 aja blm ada yg gregetan.
    apa krystal ha**l, soal nya dia muntah2 gitu ….. ?
    kalau pasangan ini mah hot2 bnget, gk sanggup kalau udah baca part bagian mereka. hahahaah
    di tunggu thor lanjutannya 🙂

    Like

  3. Yaa jngan blang yg dtang mntannya tae -_- ckck

    Omg yoonkrys biarpun lelah tetep y pervert wkwk

    Yulsic mkin sweet 😁😁 … taeny .. tiffany diam diam mrhatiin …
    Suka sma taengsic d sini adik dan kkak yg sling mnjaga apalagi taeng good oppa

    Like

  4. wihhh..jahat banget sica karna soo gk bwa hadiah..babak belur kan siapa sruh buat sica kesel..hehe
    trnyta taeny prnh patah hati trlalu dalam..mudah2an taeny jadian deh..
    nah loh siapa tuh yg dtang??mantanx tae kah??

    Like

  5. anyyeong author ijin baca ya
    itu sica galak bner wkwkwk dan taengsic so sweet banget jadi adek kaknta deh huaaa pengeeennn
    itu kira kira siapa yang dateng ya pasti mantannya taeyeon siapa ya kira kira ditunggu author chapter selanjutnya

    Like

  6. Siapa tuh yg datang, jgn2 mantan nya tae ya????
    Yoonkrys byun nya parah abis, masa dah nge duluin taeny ama yulsic haha….
    Sica sampe sgtu nya sma soo,main jambak aja….

    Like

  7. udah dapet berapa poin nih taeng?
    Fany sebenernya udh mulai suka tp masih nolak” aja
    yoonkrys tiap moment pasti pervert deh ckckck#geleng”kepala
    sica kasian traumanya kambuh mulu,moga ntar ama yul traumanya bisa hilang deh
    jgn” krys pregnant ya?
    Masa lalunya fany udh terungkap,tinggal masa lalunya taeng nih
    gw tebak yg dateng tuh salah satu org yg ngejar” taeng #maklumtaeng banyak pengemarnya
    gawat nih kalo emg bener,apalagi di situ ada fany juga
    badai mulai datang
    di tunggu updatetan lu J semangat!!!

    Like

  8. Jangan bilang yg datang itu mantannya tae. Pnsaran siapa mantanya haha jess traumanya parah yaa apa gak bisa dsembuhin kan kasian taengsic sweet yaa dsini yaa walau hanya kakak adik haha.. itu jangan2 si krys hamil lg sampe muntah2 gitu haha dlanjut lah kak fighting

    Like

  9. Itu si krystal kenape muntah2? Hamilkah? Wahwahwah…udh nyolong start aje…lagi lemes2 gt,ttp aja pervert yoonkrys.

    Taeny ud mulai merapat nih… semoga aja…

    Yulsic makin mesra. 😍😍

    Like

  10. siapa tuh yg dateng ? pasti mantan tae deh -_- aww taeny so sweet, tae ngasih bunga ke pany hahaha
    oh jd pany ga mau jd designer lg gr2 nick -_- ish dasar penghancur impian org
    sica trauma hebat yah ._. ngeri jg gw kalo ada di situ wkwk
    krys hamil kah ? 😐 hmm
    next thor

    Like

  11. Aishhh fany jdi kaku kayak gini gegara tu gajah thailand yg bikin hatinya hancur banget. Tu pasti diakhir yg dteng mantannya taeng ye ?? Kim bersaudara tu bikin iri banget sich kebersamaannya…
    Ayo dech taeny cepet sama2 move on dri mantannye…
    Gue tebak tu krys hamil kyaknye ye ??

    Like

  12. Hai kim taeyeon… itu gw yang dateng kan, Yul gabakal beraniblah ninggal sica babe nya kalo brani2 ninggalin cuman gegara trauma, bisa dimakan idup2 sama tae lol.. Fany ohhh fany mami gw yg satu ini galo muluu, buka aja buat tae lagian punya nasib sama kali aja matching kan? hehehe ditunggu next part nya Je, hwaiting

    Like

  13. s-si-siap-siapa itu yg nongol di ujung?? jeng jeng jreng??? gw bukan thor.. gagagaga

    thor padahal gw pengen minta pw ke lu biar bisa koment di ff yg di gembok, tapi gw ga ada twitter dan email di hape gw yg ini ga pake email.. jd gw lewatin aja deh cerita lu nya! :”( .. lewat line bisa ga??

    Like

  14. wah wah…taeny udh mulai ada tanda” pendekatan secara alamiah ,kkkk

    itu yoong sm krystal mesum amat jadi pasangan ,taeyeon aja kalah..haha
    si krystal hamil mgkn ya sampe muntah” gtu

    Like

  15. Yah penasaran siapa yg datang jumpai taengsic..?
    Apa mantannya tae,n soosic emang kocak,kasihan soo di jambak ama sica..
    Dsar yoonkrys pervert..
    Apa krystal hamil ya..
    Karna mual2 gitu..
    Mkin muncul nie konflik 1/1…
    Ditunggu ff selanjutnya..
    Semangat..
    >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡ ☺k..

    Like

  16. aihhh….itu yoonkrys nakal banget, hobinya making love terus awas lo nanti krystal hamil mana udah ada tanda muntah2 lagi wkwkwkwk….taeny belum ada kemajuan, itu tebece kebiasaan banget sih datang saat lagi seru2nya, kira2 siapa tuh orang yang datang yang bikin taeyeon pucat, hantu apa mantan pacarnya???

    Like

  17. siapa yang datang? janga bilang itu mantan Tae! andwae!!!!

    siapa yang datang? jangan bilang itu mantan Tae?! andwae!!

    Like

  18. Ooowww…apa ada dgn taeyeon?eh!ada apa dgn taeyeon..
    Wow..taeny masih canggung..
    Taengsic sweeet moments..walau hnya kakak adek….hahaha…
    Akhirnya terbuka satu” setiap masalah mereka…
    Tetep d tunggu next part..keep spirit thor..

    Like

  19. Oohhhh trnyataaa gtuuu knpa taeyeon gbsa ninggalin sooyeon sendiriiii,,, hahahahah cute KIM bersaudaraaa,,,
    Ciyeeee panny ciyeeeee suka mau mau tapi maluuuu,, hahahahahah
    O.o oow siapaaaaaaa yg dtg buat tae kya bgtuuu?????

    Like

  20. hoho taeng sweet lah~ tp butuh kerja keras buat bikin ppany percaya cinta lg,,,fightaeng..
    smoga yul bisa menyembuhkn trauma nya sica,,,
    yoonkrys no coment dah,,kyk nya tiap chap ml mulu deh*plakkk
    haha

    Like

  21. Tidak bisakah yoonkrys melewatkan hari tanpa making, astag mereka benar benar…tiffany ayolah kau harus dekat dengan tae, kau tidak akan pernah menyesal…apa itu mantan taeyeon?

    Like

  22. Siapa yang di lihat taeyeon ama jessica, ko taeyeon ampe pucat mukanya?. Hahaha aigoo… kasian yoongi jadi sasaran amukan sica padahal niat nya cuman bercanda, tp yg didapat malah jambakan dr sica. Aigooo sica dgn polosnya bilang ga sengaja poor yoongi.. “naughty girl ” krys. Ternyata Fany pernah terluka oleh nikhun ampe Fany menutup hati nya dan belum percaya ama cinta lagi.

    Like

  23. nih ff seru bgt krn tiao couple pny crt msg2 n ini yg bwt kaya akn cerita.
    Jessica yg pny sifat dingin tp hangat pny trauma yg hebat yg bwt tae tdk bs tingglkn adik yg bgt sgt disynginy. klo pny kakak kyk tae wah hdpku pasti nyaman bgt.
    Krystal emg sakit ap y? tp yoong jstru sgt syg n perhatian. tp disini ug prevert justru yoong.
    Fany jg hrs bngkit n berubah. buka hatimu fany, psti bs lpkn mntnmu.kn ad tae, cwok yg udh curi hatimu…..
    siapa tuh ap mntn tae??? huh sebal…

    Like

  24. Woo..yoongkrys 🙈😄 krystal kena byun nya yoong tuhh 😅
    Sikap tiffany cuek” tp memperhatikan taeyeon😆

    Hhhaha youngie di aniaya lg dgn sicaa,salah gara” kado ja merajuk.a ga ketulungan 😂 youngie dan sica tom end jerry bener demen bget jahil jahln😄

    Like

  25. Oh jadi traumanya sica gegara dia pernah diculik ? Oh i see i see tapi bisa sampe separah itu ya dampak ya ? Busyeeett
    Jiaahh ini anggota ppaling kecil byunnya lebih tingkat dewasa yak mainnya begituan astajim astajim haha
    Aaa jd pengen liat taeny saling ngobatin 1 sama lain dgn masa lalunya hahaha
    Sapa tu ? Mantannya tae ? Orangnya siapa ?

    Like

  26. Krystal sungguh agresif. Panny benar-benar trauma, tp mungkin taeng ada kesempatan dekat dengan panny. Jd penasaran apa yg terjadi dimasalalunya taeng sampai memiliki trauma yg sama dengan panny.

    Like

  27. wow sica berbakat banget ,, udah punya panggung sendiri tuh . krystal knp sih ,, gak enak badan ,, jangan bilang hamil .. taeny dulu pernah mengalami sakitnya cinta ,, jdi agak jaga jarak aja dengan cinta ,, mudah2an lukanya bisa sembuh , dan mulai buka hati deh merekanya .. trus , siapa ya yg datang ya , yg dilihat Taengsic , sampe kaget gitu ..

    Like

  28. taeng perhatian bgt sama sica ya, uhhh so sweet. bener2 adik kaka jjang wkwkwk
    taeny punya masa lalu yg buruk tntng cinta sabar ya kaka2
    soo kasan bgt dah, kdg senang kdg menderita sama sica. to kbnykan deritanya yaakk wkwkwmwk
    siaoatuh yg manggil taeng?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s