Drabble#10

Finally, Yulsic!! #Part 2

.

.

.

PS: Next update adalah part 9 dari My Trouble Maker, berbahagialah reader yang ngikutin only one dari awal sampe akhir, karena MTM akan di protect di part 9.

Semua masa lalu para cast utama akan terbongkar di part 9

.

CLUE: PW nya sama dengan Only One part ending ^^

.

.

.

Keesokan paginya……..

.

“KIM SOOYEONNNNNNNNNNNNNNN”, hanya teriakan panjang dari Taeyeon yang memanggil nama adiknya dan menangis histeris di pelukan Tiffany.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Flashback……

.

Yuri terbangun dari tidurnya. Angin sejuk masuk ke dalam sebuah kamar melalui celah jendela kaca yang terbuka lebar. Suara deru ombak terdengar jelas. Yuri sedikit terkejut saat mendapati dirinya di sebuah kamar asing serba putih dengan hiasan-hiasan bunga mawar merah dan putih.

.

“Selamat pagi, Seobang~~~”, sebuah uara merdu menyadarkannya. Di depan pintu, berdiri seorang gadis manis dengan dress selutut yang mengekspos paha putihnya dan mengekspos bahu kanannya. Gadis bak malaikat itu tersenyum dan berjalan menghampiri Yuri dengan riangnya.

.

“Ssii…..Siiic…Sicaaa, dimana ini?”, Yuri mulai panik, karena yang ia ingat bahwa ia sedang berada di taman untuk berolahraga bersama kekasihnya itu, lalu melihat empat pria berseragam angkatan udara. Setelah itu Yuri tidak mengingat apapun lagi. Yuri juga memandang tubuhnya hanya mengenakan boxer dan kaos.

.

“Jeju”, satu kalimat Jessica membuat Yuri kaget bukan main. Pertanyaan yang muncul dibenaknya adalah bagaimana ia dan Jessica bisa sampai disini.

.

Sebenarnya keempat pria berseragam angkatan udara adalah orang-orang yang Jessica sewa untuk mengantarkan dirinya dan Yul ke Jeju menggunakan helikopter. Selama pacaran, Yuri tidak pernah bertemu orangtua Jessica dan Taeyeon. Ayah mereka adalah seorang panglima angkatan udara dan berpindah-pindah tugas. Namun Taeyeon dan Jessica tidak ikut karena mereka lebih suka menetap di Seoul dan memilih menyembunyikan identitas orangtuanya.

.

Dalam hitungan detik Jessica sudah berada di atas tubuh Yuri. Namja tanned itu menyangga tubuhnya sendiri dengan kedua sikutnya di kasur. Jessica memberikan ciuman hangat di bibir Yuri. “Aku ingin menikmati Jeju beberapa jam sebelum kembali ke Seoul, Seobang”, ucapnya dengan memasang puppy eyes tepat dihadapan Yuri.

.

“Ta…Tapi– “, belum sempat Yuri bertanya lebih banyak lagi Jessica sudah menempelkan bibirnya ke bibir Yuri. Jessica mencoba menjelajahi bibir kekasihnya. Tangan halusnya masuk ke dalam kaos Yuri dan mulai meraba abs Yuri yang terasa kokoh. 

.

Akibat perbuatan Jessica, iman Yuri mulai goyah. Ia perlahan membalas ciuman itu dan mulai mendominasi. Jessica tersenyum di sela-sela ciuman mereka. Merasa puas, Yuri melepas ciuman dan membalikkan posisi Jessica berada di bawahnya. Ia mulai melepas dress putih Jessica dan menyisakan underwear. Begitu juga dengan Yuri, dia mulai melepas kaos dan boxernya. 

.

“Wait, Seobang”, Jessica mengambil tas channelnya dan mengeluarkan bungkusan kecil. Ia tersenyum pada Yuri “Pakai ini, Oppa bisa membunuhmu jika aku hamil sebelum Tiffany unni”, ucapnya terkekeh.

.

Yuri mencubit hidung mancung kekasihnya “baik, tuan putri”, dengan perlahan Yuri mulai menyatukan tubuhnya dengan Jessica. Sesekali ia mengecup bibir tipis kekasihnya untuk menghilangkan rasa sakit yang Jessica rasakan di bagian bawah tubuhnya. Saat Jessica mulai bisa menyesuaikan diri, saat itulah desahan-desahan dan erangan dari keduanya saling bersahut-sahutan.

.

Dan hari yang indah itu, Jeju island menjadi saksi bisu bulan madu ilegal keduanya. Ketika sore menyapa, Yuri dan Jessica berjalan-jalan mengelilingi Jeju. Menikmati kuliner khas pulau itu dan membuat momen-momen indah disana.

.

“Baby, bagaimana kau membayar semua ini?”, heran Yuri. Setahunya, apa yang mereka nikmati sangat mahal, bahkan sedari tadi Jessica tak mengizinkan Yuri mengeluarkan uangnya.

.

“Tenang saja Seobang, aku punya sponsor”, jawabnya enteng ketika sedang menikmati es krim kesukaannya.

.

.

.

.

.

.

.

.

Di rumah Taengsic…….

.

Taeyeon mondar mandir di ruang tengah menunggu kedatangan adiknya yang sedari pagi tadi hingga pukul 10 malam tak kunjung pulang. Ponselnya dan ponsel Yuri tak dapat dihubungi.

.

“TaeTae”, Tiffany yang baru saja datang dari dapur, muncul membawakan cokelat hangat untuk kekasihnya. Ini sudah gelas kelima yang Taeyeon minum untuk menenangkan pikirannya tapi tak kunjung tenang.

.

“Gomawo phany-ah”, ucapnya tulus.

.

Tiffany membimbing kekasihnya untuk duduk dan meminum cokelat hangat buatannya. Baru setengah gelas Taeyeon meneguk minuman itu, ia tersedak saat sebuah suara mengagetkannya. “Oppa~~~ Aku pulang”

.

Jessica masuk ke dalam rumah dengan riangnya. Bahkan wajah gadis itu berseri-seri. Taeyeon berani bersumpah, ini sudah tengah malam tetapi adiknya terlihat fresh dan bersemangat. Jessica memeluk Tiffany lalu mencium pipi calon kakak iparnya kemudian ia memeluk Taeyeon dan mencium kedua pipi Taeyeon.

.

“Astaga!! Sooyeon, kau kemana saja? Oppa hampil gila mencarimu”, Taeyeon mulai sewot. Kekhawatirannya memang mereda tapi pikiran negatifnya belum hilang “Sepertinya dia benar-benar terlibat dalam organisasi gelap”, pikir Taeyeon.

.

“Aku pergi bersama Yul. Aku mengantuk Oppa, aku tidur dulu. Oppa, Unni, Jaljja”, ucapnya kepada Taeny.

.

Taeyeon dibuat melongo oleh sikap adiknya. Tapi berhubung sudah malam dan Sooyeon sudah pulang, ia menggandeng Tiffany dan masuk ke dalam kamar karena ia merasakan kantuk yang luar biasa.

.

.

.

.

Keesokan paginya….

.

Pagi yang cerah tapi kelabu pagi Kim Taeyeon. Baru seharian kemarin ia merasa resah dan gelisah karena adiknya tak kunjung pulang ke rumah hingg larut malam, kini Taeyeon harus dihadapkan pada situasi yang hampir membuat jantungny copot.

.

Seseorang baru saja mengantarkan tagihan kartu kreditnya dan juga sebuah surat dengan tinta berwarna biru, warna favoritnya. Ekspresi Taeyeon maenjadi kaku ketika melihat apa saja yang harus dia bayar. Mulai dari akomodasi hingga makanan, semua biaya yang Jessica keluarkan di Jeju.

.

30. 720. 512 won

.

Sebuah angka yang cukup fantastis untuk sebuah perjalanan beberapa jam. Taeyeon masih diam mencerna apa yang dia lihat. Tiffany yang tak bisa berkata apa-apa, hanya bisa menenangkan Taeyeon dengan mengusap punggung kekasihnya.

.

.

“Oppaa~~~ kau yang terbaik. Aku menyayangimu” -SY

Begitulah bunyi kertas kedua yang baru saja ia baca. Surat cinta yang singkat, padat, dan jelas. Sebuah surat cinta yang mampu memporak-porandakan kartu kreditnya.

.

.

.

.

“Hiks….Hiks…..”, Taeyeon kembali meratapi tagihan kartu kreditnya…

.

.

.

.

.

.

END

—————————————–

Dan begitulah cerita drabble tbc yang gue buat ^^

semoga berkenan….

.

Sampe ketemu di next update selanjutnya.

.

.

annyeong!!

.

by: J418

.

*bow*

Advertisements

143 thoughts on “Drabble#10

  1. wkwkkw…good job Sica !
    lu berhasil dapetin yg elu mau ,setelah bbrp kali kegagalan.

    poor Taeng Oppa harus menanggung projek adik nya ,haha

    Like

  2. Hahaha poor taeng pasti kuesel banget tuh sama jessie, kocak lah ni 🙂
    wah ketinggalan banyak ff nih AOF, Heirs dll 😦 tak baca dulu ya thor nanti baru minta pw boleh hehehe

    Like

  3. jessie err..yul mah terima enak ny duank,.eh tp yul jg bkrja ko..klo yul ga bkrja trs yg goyang siapa dunk..haha
    tae tabah kn diri mu,.clue yg d konci gue blom nemu..blom sempat gue obrak abrik lg .. gue jg lupa udh baca chap brp

    Like

  4. Oh nooooooo😱 my ice princess, my BIAS, yg selalu terlihat cool saat di bandara kenapa jadi byun, pervert and genit banget disini T.T hiks hiks….. gue sedih banget.😥 #lby#

    Like

  5. wkwkwkwk gue ngakak ama kelakuan sica, knp sifatnya ketuker gini ama taeng. Yaampun salah apa taeng dpt tagihan sebanyak itu buakakakakak
    kekhawatiran yg membawa tagihan kredit …

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s