Drabble #9

Finally, Yulsic!! #Part 1

.

.

Pertama-tama speech dulu ya gue, hahaha:

Sebenarnya gue lagi gak khilaf sih buat rajin update. biasanya kan karena khilaf. wkwkwkw tapi sekarang alasannya karena gue dapat banyak vitamin dari reader2 yang datang ke wp ini dan ninggalin jejak. Gue berterima kasih banyak buat kalian yang bersedia menghargai karya gue. Jadi inilah hadiah yang bisa gue kasih ke lo semua, guys.

sekian ^_<

.

.

Note: Kalo udah baca drabble #5 #6 #7, pasti tau kan ini lanjutan dari mereka.. hahah selamat membaca ^^

.

.

Jessica seharian ini sangat sibuk berada di kamarnya, bahkan gadis itu menolak sarapan bersama dengan sang kakak, Taeyeon dan juga kekasihnya, Tiffany. Gadis itu tak henti-hentinya memandang layar laptop, mencari sesuatu yang dia inginkan.

.

Karena sikap adiknya, Taeyeon sampe rela tidak pergi kemanapun. Dia dan Tiffany hanya berada di rumah untuk sekedar menonton, bercerita, atau melakukan hal-hal positive. (yang ini gue gak yakin XD). Bahkan Taeyeon rela mengantar makanan untuk adiknya itu agar Jessica tidak telat makan. Satu hal yang membuat Taeyeon khawatir, Jessica melupakan jadwal makannya.

.

.

“Kenapa Tae?” Tiffany bertanya pada kekasihnya saat Taeyeon duduk di sebelahnya sesaat setelah mengantarkan makanan dan vitamin untuk Jessica..

.

“Aish, ini kali ketiga aku masuk ke kamarnya mengantarkan makanan tapi sampai detik ini aku tidak menemukan jawaban atas apa yang dilakukannya di dalam sana seharian ini”, kesal Taeyeon yang dari tadi mencoba mencari tahu apa yang Jessica kerjakan namun hasilnya nihil.

.

“Mungkin Jessi sedang mengerjakan tugas pentingnya di awal semester baru nanti Tae”, Tiffany berucap bijaksana.

.

Taeyeon merinding membayangkan adiknya mengerjakan tugas. Bagaimana tidak? ia yakin seribu persen bahwa adiknya tidak sedang mengerjakan tugas. Faktanya, Jessica sedang libur 1 bulan dan ini baru 5 hari adiknya menikmati liburan. Taeyeon sangat memahami adiknya yang suka mengerjakan tugas dengan sistem kebut semalam.

.

.

.

.

di kamar Jessica….

.

.

“Yeayyy!!! akhirnya aku berhasil”, teriaknya kegirangan dan mematikan layar laptop. Ia langsung berbaring di tempat tidurnya dan mengirim pesan singkat kepada Yuri.

.

To: my seobang

.

Seobang~~ besok jemput jam 5 pagi ya. aku ingin berjalan-jalan bersamamu. Kita olahraga bersama. Jangan telat!! byeeee… kiss kiss kiss.

.

Tanpa Jessica tahu, Yuri yang sedang minum langsung tersedak begitu membaca pesan Jessica. Jam 5 pagi?? Olahraga?? itu impossible dalam kamus gadis dingin itu. Namun Yuri tak ingin memancing Hellsica di tengah malam. Ia akhirnya membalas pesan itu.

.

.

To: Sicababy

.

Okay baby.. Aku akan menjemputmu~~ kiss kiss kiss

.

.

.

Jessica tersenyum lebar membaca balasan makhluk hitam itu. Dia sudah tidak sabar menunggu hari esok.

.

“Tae, apa yang kau lakukan?” Tiffany memergoki Taeyeon sedang mengintip ke kamar Jessica. Namja itu membalikkan badan dan meletakkan jarinya di bibirnya.

.

“Ssssh, jangan berisik sayang”, Taeyeon menutup pelan pintu kamar adiknya yang terbuka sedikit karena ulahnya sendiri. Ia membimbing kekasihnya ke dalam kamar. “Aku curiga, Sooyeon terlibat dalam organisasi yang mengerikan. Dia seharian ini seperti robot di depan laptop dan sekarang senyum-senyum tidak jelas dengan ponselnya. Apa aku harus membawanya ke psikiater?”

.

Tiffany memukul lengan Taeyeon “Hush, jangan bicara sembarangan Tae. dia adikmu”, Tiffany memperingatkan Taeyeon.

.

Namja itu mengacak rambutnya frustasi karena bingung dengan sikap adiknya. Dia mengambil bantal dan mulai berbaring di atas kasur. “Ah, meolla… Sebaiknya kita tidur saja, Phany-ah”.

.

.

.

.

————————————

.

Keesokan paginya……

.

Yuri melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata. Jam menunjukkan pukul 04.45 pagi. Itu artinya 15 menit lagi tersisa untuk waktu janjian menjemput Jessica. Dengan t-shirt putih polos dan short khusus jogging, Yuri sudah siap memulai olahraga pagi ini bersama sang kekasih (sebenarnya Yuri tidak yakin Jessica sudah bangun).

.

Tepat pukul 5 pagi dan Yuri sudah tiba di rumah kekasihnya. Ajaibnya, dugaan Yuri salah total. Jessica sudah duduk manis di kursi yang ada di beranda rumah. Dia bahkan sudah siap dengan pakaian olahraganya.

.

“Apa dia sedang kemasukan malaikat rajin?”, pikir Yuri. Ia pun segera keluar dari mobil dan menghampiri Jessica. Gadis itu senang sekali melihat kedatangan Yuri.

.

“Seobang~~~”, ucapnya manja dan langsung memeluk Yuri. “Kajja, kita pergi sekarang”, ajaknya bersemangat. Lagi dan lagi, Yuri dibuat heran dengan sikap yang tak biasa ini. Iya berdoa dalam hati bahwa perasaan tak enaknya segera hilang.

.

.

Selama perjalanan, Jessica tak henti-hentinya bernyanyi lagu-lagu riang yang benar-benar menggambarkan perasaan seseorang yang lagi bahagia. Yuri bingung harus berkata apa lagi. Ia memilih untuk menikmati suara merdu kekasihnya.

.

Jessica mengapit lengan Yuri dan mereka berjalan menuju lapangan yang luas. Sambil menikmati Jus ma buatan Jessica, Yuri mulai menikmati suasana disekitarnya. Mereka baru saja tiba di sebuah taman di daerah Incheon dan disana terdapat lapangan terbang untuk latihan para angkatan udara.

.

Yul mengerutkan keningnya manakala ada 4 pria berseragam angkatan udara mendekati mereka. Badan mereka sangat kekar dan sedikit seram. Yuri sudah waswas karena tiba-tiba feelingnya tidak enak. Namun, 4 pria itu melewatinya dan Jessica begitu saja.

.

“Ah, ternyata aku hanya parno saja”, pikir Yul yang agak takut dengan pria-pria tadi.

.

Saat akan mulai jogging bersama kekasihnya, Yuri justru merasakan kantuk yang luar bisa. Jessica yang melihat sikap Yuri malah tersenyum senang “Ternyata obatnya sudah bereaksi”, pikirnya.

.

Belum sempat Yuri mengatakan sesuatu, ia sudah jatuh pingsan. Tepat saat itu, 4 pria yang berseragam angkatan udara membantu Jessica untuk membawa Yuri.

.

“Seobang~~ mianhe”, gumam Jessica.

.

.

.

.

.

.

TBC

——————————————

Ada ya drabble TBC?? Ada dong. Nih drabble ini TBC. hahahahah

Kira-kira apa ya yang mau Jessica lakuin??

Penasaran?? hahaha peace V

Jawabannya ada di next drabble… Bersabarlah XD

.

P.S: buat yang udah tahu pw only one part ending, siap-siap ya di updatenya jam 10 malam ^^

.

.

annyeong!!

.

by: J418

.

*bow*

Advertisements

130 thoughts on “Drabble #9

  1. Apa yg terjadi, kenapa sica jadi semyum2 ga jelas gitu. Dan apa rencana sica ampe ngasih yul obat tidur?. Hmmmmm….😏😏>3<

    Like

  2. hahhahah .. suatu keajaiban dunia , sica bisa bangun pagi . wkwkwk . apa tuhh yg direncanain sica . yul dibawa pergi berlibur tuh kayaknya . hahahha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s